3 Biang Kegagalan PSM Menyegel Peringkat Ketiga Piala Menpora 2021

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 25 Apr 2021, 03:30 WIB
Pemain PS Sleman, Derry Rachman (kiri) menghalangi laju dari pemain PSM Makassar, Yakob Sayuri, pada laga perebutan juara tiga Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/4/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Solo - PSM Makassar gagal meraih peringkat ketiga Piala Menpora 2021. Kegagalan itu terjadi setelah PSM takluk 1-2 dari PSS Sleman dalam laga yang digelar di Stadion Manahan Solo, Sabtu (24/4/2021) malam WIB.

Dalam laga tersebut, PSM Makassar sudah kebobolan pada menit ke-33 melalui gol tendangan penalti dari Irfan Jaya. Namun, PSM diuntungkan jumlah pemain setelah Fandri Imbiri mendapatkan kartu merah pada akhir babak pertama.

Advertisement

Situasi itu berhasil dimaksimalkan PSM melalui permainan agresif pada babak kedua. Gol yang dinanti akhirnya hadir pada menit ke-59 melalui Sutanto Tan yang melepaskan tendangan bebas indah dari luar kotak penalti.

Akan tetapi, PSS kembali mencetak gol pada menit ke-64 melalui Irkham Milla. Memanfaatkan kerja sama dengan Nicolas Velez, Irkham Mila yang tanpa pengawalan di kotak penalti berhasil menjebol gawang Hilman Syah.

Gol tersebut sempat membuat PSM terlecut kembali. Namun, pada sisa waktu yang ada PSM gagal memaksimalkan peluang sehingga harus menerima kekalahan 1-2 dari PSS.

Bola.com mencatat ada tiga faktor yang menjadi biang kekalahan PSM Makassar dari PSS Sleman pada perebutan tempat ketiga Piala Menpora 2021. Apa saja?

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 4 halaman

Telat Panas

Pemain PSS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan (kanan) mengawal laju pemain PSM Makassar, Sutanto Tan yang sedang mengontrol bola pada laga perebutan juara tiga Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/4/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

PSM Makassar mengawali laga dengan keadaan tertekan. PSS Sleman tampil agresif melancarkan serangan yang membuat PSM kesulitan.

Situasi itu tetap dipertahankan sepanjang babak pertama. PSM sesekali hanya mengandalkan skema serangan balik.

Adapun pada babak kedua, permainan PSM terlihat berubah. Namun, hal itu tak banyak membantu karena PSS mampu menunjukkan semangat militan meski kalah jumlah pemain hingga akhirnya meraih kemenangan.

3 dari 4 halaman

Pertahanan Kendur

Pemain PS Sleman, Fitrah Ridwan, terjatuh saat berebut bola dengan pemain PSM Makassar pada laga perebutan juara tiga Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/4/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Lini pertahanan PSM Makassar terlihat kendur. Kombinasi Hasim Kipuw, Muhammad Fahri, Erwin Gutawa, Muhammad Fahri, Ahmad Hari, dan Yance Sayuri gagal menghadirkan tembok kukuh.

Hal itu terlihat dari mudahnya lini pertahanan PSM dibongkar PSS. Dengan kemampuan individu, tusukan-tusukan yang dilakukan Irfan Jaya berhasil merepotkan lini pertahanan PSM.

Puncaknya terlihat pada menit ke-65 ketika Irkham Mila mencetak gol. Jarak antarpemain belakang yang jauh berhasil dimaksimalkan Irkham Mila.

4 dari 4 halaman

Gagal Memaksimalkan Momentum

Pemain PS Sleman, Fitrah Ridwan (kanan) duel udara dengan pemain PSM Makassar, Sutanto Tan, pada laga perebutan juara tiga Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/4/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

PSM Makassar sejatinya unggul jumlah pemain pada akhir babak pertama. PSS Sleman kehilangan Fandri Imbiri yang menerima kartu merah karena melakukan pelanggaran keras.

Namun, situasi ini gagal dimaksimalkan oleh PSM. Pada babak kedua, PSM sejatinya tampil lebih dominan.

Akan tetapi, sejumlah peluang yang dihasilkan hanya mampu dimaksimalkan menjadi satu gol. Adapun PSS sesekali mengancam melalui skema serangan balik yang berhasil merepotkan lini pertahanan PSM.