Chelsea Tembus Final Liga Champions, Thiago Silva Jadi Nggak Enak Sama PSG

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 07 Mei 2021, 13:45 WIB
Bek Chelsea, Thiago Silva, melakukan tendangan salto saat melawan Real Madrid pada laga semifinal Liga Champions di Stadion Alfredo di Stefano, Rabu (28/4/2021). Kedua tim bermain imbang 1-1. (AFP/Javier Soriano)

Bola.com, Jakarta - Bek Chelsea, Thiago Silva merasa senang timnya mencapai final Liga Champions. Ini merupakan final kedua bagi Silva setelah musim lalu bersama PSG.

Chelsea lolos ke final setelah mendepak Real Madrid, dengan agregat 3-1. Chelsea akan menantang sesama klub Liga Inggris, Manchester City, di partai final.

Advertisement

"Ini spesial bagi kami (Thomas Tuchel dan dia). Sayangnya kemarin PSG tidak berhasil melakukan pekerjaan ke final, saya sedih untuk mereka. Tapi kami bahagia di sini," kata Silva kepada RMC dikutip dari Tribal Football, Kamis (6/5/2021).

Silva menilai Chelsea sangat layak berada di partai puncak. Semenjak ditangani Thomas Tuchel, performa The Blues menanjak. Di Liga Inggris, dari posisi ke-9, Chelsea kini berada di urutan keempat.

Faktor itu juga yang membuat Chelsea semakin on fire di Liga Champions sehingga berhasil menembus final.

"Ini berbeda karena kami memainkan pertandingan Liga Champions setiap akhir pekan dan pada akhirnya Anda lebih siap," kata Thiago Silva.

Video

2 dari 2 halaman

Tak Ada Dendam

Penyerang Real Madrid, Karim Benzema bersaing dengan bek Chelsea, Thiago Silva (kanan) pada leg pertama semifinal Liga Champions di Stadion Alfredo Di Stefano, Rabu (28/4) dini hari WIB. Real Madrid hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Chelsea. (PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

Chelsea bermain sangat bagus ketika menghadapi Real Madrid pada semifinal.

Pada leg kedua yang digelar di Stamford Bridge, Kamis (6/5/2021) dini hari WIB, skuad The Blues membuat pasuka Zinedine Zidane tak berkutik. Chelsea bermain lebih efektif dengan melepaskan 15 tembakan, dua di antaranya menjadi gol.

Saat mantan klubnya, PSG, gagal, Silva juga tidak ada perasaan apa-apa.

"Tapi ini bukan balas dendam, klub membuat pilihan untuk melepaskan saya dan Tuchel. Sulit untuk dijelaskan tapi itu pilihan mereka, itu menyedihkan bagi saya tapi yang paling penting sekarang adalah bahagia di sini bersama Chelsea. Memenangkan Liga Champions selalu menjadi impian kami," tegasnya.

Sumber: RMC via Tribal Football