Valentino Rossi Curhat Beratnya Balapan di MotoGP Italia Tanpa Penonton

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 24 Mei 2021, 07:30 WIB
MotoGP - Valentino Rossi (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Balapan MotoGP 2021 akan memasuki seri keenam. Seri tersebut bertajuk MotoGP Italia yang akan digelar di Sirkuit Mugello, Italia, Minggu (30/5/2021). Ini menjadi balapan kandang bagi Valentino Rossi

Balapan di Italia biasanya menjadi ajang berkumpulnya fans Valentino Rossi. Mugello biasanya berubah menjadi lautan warna kuning yang merupakan warna keberasan The Doctor. 

Advertisement

Namun, balapan MotoGP Italia pekan depan dipastikan masih berlangsung tanpa penonton karena pandemi Covid-19. Atmosfer di Mugello tidak akan meriah seperti biasanya. 

Valentino Rossi mengakui membalap di Mugello tanpa penonton akan menciptakan ketidaknyamanan. Namun, ia juga menyadari situasi tersebut tak terhindarkan lagi. 

"Mugello selalu menjadi balapan yang sangat penting. Di samping Jerez, di Mugello jelas merupakan tempat yang menjadi masalah ketika tidak ada fans," kata Valentino Rossi, seperti dilansir Speedweek, Minggu (23/5/2021). 

"Alasannya, lintasan di Mugello seperti stadion alamiah, di mana Anda bisa melihat orang-orang ketika berkendara. Jadi sangat disayangkan tak akan ada fans di sana," imbuh Valentino Rossi

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Bagaikan Final Liga Champions Tanpa Penonton

Penonton memasuki lintasan dan memenuhi depan podium balapan MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Minggu (22/5/2016). (Bola.com/Twitter/Crashnet)

Seperti apa balapan di Mugello tanpa penonton? Valentino Rossi punya perumpamaannya.

"Seperti final Liga Champions tanpa penonton. Tapi, hal seperti itu terjadi hampir di semua tempat sekarang," kata Rossi.  

Pembalap Petronas Yamaha SRT tersebut kemudian punya perbandingan yang lebih pas. "Rasanya seperti tes Senin. Ketika Anda berkendara di GP pada Minggu, biasanya ada penonton dan keramaian di tribune," urai The Doctor. 

"Tapi, pada Senin hanya ada kaleng-kaleng kosong yang tergeletak dan kertas-kertas beterbangan di udara. Suasana yang tidak nyata, hampir seperti atmosfer pasca-nuklir, hanya sedikit menyedihkan." 

"Terkadang Anda bertanya pada diri sendiri apa gunanya mengemudi tanpa dilihat orang? Tapi begitulah adanya. Dan masih lebih baik daripada tidak membalap sama sekali. Semoga semua segera kembali normal," imbuh pembalap asal Italia. 

Sumber: Speedweek