2 Sad Boy Klub Inggris Sukses Matikan Bruno Fernandes, Bawa Villarreal Juara Liga Europa

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 27 Mei 2021, 11:45 WIB
Bruno Fernandes. Gagal membuktikan kepercayaan dengan dipilihnya menjabat kapten tim ketimbang David De Gea. Performanya seakan menghilang untuk menunjang serangan di babak pertama, meski akhirnya dapat diperbaiki di babak kedua. Setara dengan Paul Pogba, poin 6,5 untuknya. (AP/Maja Hitij/Pool)

Bola.com, Manchester - Bruno Fernandes gagal memberi dampak pada performa Manchester United di final Liga Europa. Menurut Paul Scholes, ada dua pemain yang membuat Fernandes tidak berkutik pada duel lawan Villarreal.

Manchester United kalah dari Villarreal pada final Liga Europa. Setelah bermain imbang 1-1 pada waktu normal, laga di Energa Arena, Kamis (27/5/2021) dini hari WIB, dilanjutkan ke babak adu penalti.

Advertisement

Setan Merah akhirnya kalah dengan skor 10-11 pada adu penalti. Di antara para penendang penalti dari kedua klub, David de Gea menjadi satu-satunya yang gagal. United pun gagal menjadi juara.

Paul Scholes menilai kegagalan United tidak lepas dari hilangnya Bruno Fernandes. Pemain asal Portugal tidak tampil sebagus biasanya. Dia gagal kreator serangan yang dibangun Setan Merah.

"Jelas ini malam yang sangat mengecewakan," buka Paul Scholes kepada BT Sport.

"Saya pikir itu adalah laga yang sangat buruk secara keseluruhan. Tiga tembakan tepat sasaran sepanjang laga. Kami berbicara banyak sebelum pertandingan tentang pengaruh Bruno Fernandes bagi United," kata Paul Scholes.

"Tapi, dia (Bruno Fernandes) tidak muncul," sambungnya.

Video

2 dari 2 halaman

Buangan Tottenham Hotspur dan Arsenal

Pemain Villarreal Etienne Capou memegang trofi Liga Europa saat merayakan dengan rekan setimnya setelah mengalahkan Manchester United atau MU pada laga final di Stadion Energa Gdansk, Polandia, Kamis (27/5/2021) dini hari WIB. (AP Photo / Michael Sohn, Po

Paul Scholes menilai Unai Emery dengan cerdik mematikan Bruno Fernandes. Emery secara khusus memberi instruksi pada pemain Villarreal untuk menjaga Bruno Fernandes dan rencana itu berjalan dengan baik.

"Unai Emery memadamkan Bruno Fernandes. Siapa pun yang paling dekat dengannya benar-benar menantangnya, terutama Ettiene Capoue. Francis Coquelin juga datang dengan cepat saat Fernandes mendapat bola," kata Paul Scholes.

Menariknya, dua pemain yang sukses melumpuhkan Fernandes di final Liga Europa pernah gagal di Premier League. Capoue gagal menembus tim utama Tottenham Hotspur dan Coquelin harus angkat kaki dari Arsenal beberapa musim lalu.

Sumber: BT Sport

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, published 27/5/2021)

Berita Terkait