Para Pencetak Rekor di Liga Champions, dari Erling Haaland hingga Olivier Giroud

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 31 Mei 2021, 16:45 WIB
Striker Chelsea, Olivier Giroud, merayakan gol kemenangan bersama rekan-rekannya dalam laga lanjutan Liga Champions 2020/21 melawan Rennes di Roazhon Park Stadium, Rennes, Rabu (25/11/2020). Chelsea menang 2-1 atas Rennes. (AFP/Damien Meyer)

Bola.com, Jakarta - Gelaran Liga Champions 2020/2021 usai sudah. Chelsea telah memastikan diri sebagai kampiun ajang tersebut usai mengalahkan Manchester City 1-0 pada laga puncak yang digelar di Estadio do Dragao Portugal, Minggu (30/05) dini hari WIB.

Bukan hanya Chelsea yang meraih prestasi pada ajang ini. Di level individu, ada sejumlah pemain yang mencatatkan prestasi pribadi, termasuk pencetak gol terbanyak di ajang ini.

Advertisement

Erling Haaland mencatatkan namanya sebagai pencetak gol paling banyak pada Liga Champions 2020/2021 ini. Wonderkid Borussia Dortmund tersebut mencetak sepuluh gol pada ajang antarklub paling akbar di Benua Eropa ini.

Namun, sejatinya, Erling Haaland bukanlah satu-satunya pemain yang mencatatkan rapor apik dalam aspek penyerangan sepanjang gelaran Liga Champions 2020/2021 ini. Siapa saja mereka? Simak artikel selengkapnya di bawah ini:

Video

2 dari 5 halaman

Kualitas Peluang Messi Paling Tinggi

Striker Barcelona, Lionel Messi, menendang bola saat melawan Levante pada laga Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Senin (14/12/2020). Barcelona menang dengan skor 1-0. (AFP/Lluis Gene)

Kendati gagal mengantarkan Barcelona lolos ke perempat final, Lionel Messi tetap mencatat rekor pribadi pada ajang ini. Pemain asal Argentina tersebut mencatatkan namanya sebagai pemain dengan kualitas peluang per menit bermain paling tinggi.

Laman Infogol mencatat bahwa dari 571 menit bermain, Messi memiliki nilai expected goals sebesar 5,92. Artinya, dalam tiap menit bermain, Messi memiliki nilai xG paling sebesar 0,01.

Di bawah Messi ada nama Robert Lewandowski dan Olivier Giroud. Dua pemain ini masing-masing memiliki nilai xG per menit bermain sebesar 0,009 dan 0,008.

3 dari 5 halaman

Giroud Paling Produktif per Menit Bermain

Striker Chelsea, Olivier Giroud, saat melawan Wolverhampton Wanderers pada laga Premier League di Stadion Stamford Bridge, Minggu (26/7/2020). Chelsea menang dengan skor 2-0. (Daniel Leal-Olivas/Pool via AP)

Tak banyak mendapat kesempatan bermain, tak membuat Olivier Giroud gagal bersinar pada ajang ini. Pemain asal Prancis tersebut menjadi sosok pemain paling produktif per menit bermain di Liga Champions 2020/2021.

Dalam ajang ini, Giroud mencetak enam gol. Hebatnya, pemain berusia 34 tahun tersebut melakukannya hanya dari 280 menit bermain. Artinya, rata-rata, Giroud mencetak 0,021 gol tiap menit bermain.

Di bawah Giroud, ada nama Marcus Rashford dan Youssef En-Nesyri. Pemain Manchester United dan Sevilla tersebut sama-sama memiliki produktivitas gol per menit bermain sebesar 0,0139.

4 dari 5 halaman

Giroud Paling Efektif Manfaatkan Peluang

Striker Chelsea, Olivier Giroud, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Atletico Madrid pada laga Liga Champions di Arena Nationala, Rumania, Rabu (24/02/2021). Chelsea menang dengan skor 1-0. (AFP/Daniel Mihalescu)

Tak cuma memiliki produktivitas per menit bermain yang paling bagus, Giroud juga memiliki catatan apik lain pada ajang Liga Champions 2020/2021 musim ini. Pemain bertinggi 192 cm tersebut merupakan pemain paling efektif dalam memanfaatkan peluang yang dimiliki.

Sepanjang gelaran ini, Giroud mencetak enam gol dari peluang-peluang bernilai xG 2,33 yang ia miliki. Artinya, perbandingan antara gol dan xG yang dimilikinya berkisar di angka 2,575 gol per xG yang dimiliki.

Di bawah Giroud, ada nama En-Nesyri dan Rashford. Mereka berdua memiliki perbandingan gol dan xG sebesar 2,083 dan 1,960.

5 dari 5 halaman

Messi Paling Banyak Buang Peluang

Lionel Messi. Pep Guardiola tentulah bukan sosok asing bagi Lionel Messi. Kerjasama mereka di Barcelona telah menghasilkan banyak trofi bergengsi. Saat masa depannya menggantung dan penuh teka-teki, opsi reuni dengan Pep Guardiola di Manchester City adalah yang pilihan terbaik. (AFP/Josep Lago)

Messi boleh menjadi sosok penyerang paling ciamik di La Liga. Namun, di ajang Liga Champions, pemain berusia 33 tahun ini seperti kehilangan tajinya.

Messi memang memiliki peluang dengan kualitas tertinggi di ajang ini. Namun, soal menuntaskan peluang, lain urusan. Messi menjadi pemain paling tak efektif dalam menuntaskan peluang di Liga Champions 2020/2021 ini.

Messi hanya mampu mencetak lima gol dari peluang-peluang bernilai xG 5,92. Artinya, rata-rata konversi peluang Messi menjadi gol 'hanya' sebesar 0,844.

Sementara, di peringkat kedua, ada nama yang selama ini kerap diperbandingkan dengan Messi sebagai pemain terbaik dalam sejarah sepak bola. Siapa lagi kalau bukan Cristiano Ronaldo. Di ajang ini, secara mengejutkan, pemain Juventus ini hanya memiliki rataan konversi peluang sebesar 0,902.

Disadur dari: Bola.net (Dendy Gandakusumah/Gia Yuda Pradana, published 31/5/2021)

Berita Terkait