Liga 1: Dua Pemain Persib Menjagokan Si Biru Juara Euro 2020

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 12 Jun 2021, 14:30 WIB
Bek sayap Persib Bandung, Ardi Idrus. (Bola.com/Muhammad Faqih)

Bola.com, Bandung - Bek sayap Persib Bandung, Ardi Idrus menjagokan Timnas Italia menjadi juara di gelaran Euro 2020. Dia menilai tim besutan Roberto Mancini ini memiliki pertahanan yang kuat.

Dalam ajang tersebut, Timnas Italia berada di Grup A Euro 2020. Tim berjuluk Gli Azzuri ini bergabung bersama Turki, Swiss dan Wales.

Advertisement

Italia melawan Turki akan menjadi laga pembuka Piala Eropa. Laga pembuka turnamen Benua Biru ini akan berlangsung di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Sabtu (12/6/2021).

"Kalau Piala Eropa saya pegang Italia karena pertahanannya kuat, karena saya sebagai pemain belakang juga,"ujar Ardi kepada wartawan, Jumat (11/6/2021).

Italia memang dikenal memiliki taktik pertahanan gerendel yang biasa disebut Catenaccio. Barisan pertahanan yang kuat dan mengandalkan serang balik.

Namun, Ardi mengaku tidak bisa menyaksikan pertandingan di Piala Eropa karena laga digelar dini hari. Sehingga, dia khawatir akan berpengaruh kepada kondisi fisiknya.

Sebab, saat ini skuad Persib Bandung tengah menjalani persiapan untuk menghadapi Turnamen Piala Wali Kota Solo yang akan bergulir 20-26 Juni mendatang.

"Gak bisa nonton Piala Eropa karena tengah malam paling nanti saja nonton siaran ulangnya,"terangnya.

 

Video

2 dari 2 halaman

Erwin Ramdani Dukung Si Biru Juga, tapi Berbeda

Winger Persib Bandung, Erwin Ramdani. (Bola.com/Muhammad Faqih)

Berbeda dengan Ardi Idrus, pemain sayap Persib, Erwin Ramdani justru mengunggulkan Timnas Perancis. Erwin menyebut Perancis punya peluang besar untuk menjadi juara ajang empat tahunan tersebut.

"Mungkin tim unggulan saya adalah Prancis, karena kemarin juara Piala Dunia 2018, jadi tim yang diunggulkan,"kata Erwin.

Erwin mengatakan bahwa sebenarnya ingin menonton seluruh pertandingan di Piala Eropa. Namun, karena laga digelar larut malam dia memilih untuk menonton Piala Eropa lewat siaran ulang.

"Saya emang suka nonton, suka mengikuti, sambil mempelajari permainan mereka. Ya, karena mainnya malem, paling lihat streaming saja,"ucap eks pemain PSMS Medan ini. (Muhammad Faqih)