Pakar Liga Spanyol: Barcelona Kehilangan Lionel Messi, Kegagalan Terbesar Joan Laporta

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 09 Agu 2021, 08:00 WIB
Romantika antara Joan Laporta (kiri) dengan Lionel Messi di masa lalu (AFP)

Bola.com, Barcelona - Mantan pemain Timnas Argentina dan pelatih Real Madrid, Jorge Valdano menyalahkan presiden Barcelona, Joan Laporta atas kepergian Lionel Messi dari Camp Nou.

Valdano, yang kini menjadi pakar sepak bola Spanyol, juga menganggap Laporta bertanggung jawab atas kepergian mengejutkan dari pemenang enam kali Ballon d'Or itu.

Advertisement

"Seorang pemain yang menjadi referensi total dan mutlak akan pergi dan itu memiliki konsekuensi olahraga dan ekonomi," kata Valdano di stasiun radio Onda Cero via Tribal Football, Minggu (8/8/2021).

"Ini merupakan pukulan besar bagi Laporta," lanjutnya.

"Situasi yang paling menguntungkannya telah diubah menjadi kegagalan terbesarnya."

Joan Laporta memastikan Lionel Messi bakal gabung PSG pada musim 2021/2022.

Kepindahan ini sangat ironis buat Barcelona karena Lionel Messi berstatus tanpa kontrak yang artinya PSG bisa memberikan kontrak tanpa biaya transfer untuk Barcelona.

Video

2 dari 3 halaman

17 Tahun

Ekspersi striker Barcelona, Lionel Messi, usai gagal mencetak gol penalti saat melawan Paris Saint-Germain pada laga Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Kamis (11/3/2021). Kedua tim bermain imbang 1-1. (AP/Christophe Ena)

Berakhir sudah 17 tahun kebersamaan Barcelona dengan Lionel Messi. Bintang Argentina itu kini benar-benar sudah bukan pemain Barcelona lagi.

Tentunya sebuah fakta mencengangkan, pasalnya Barcelona sangat identik dengan Lionel Messi begitu sebaliknya. 

Tak bisa dibantah, Barcelona pasca-Messi adalah Barcelona yang berbeda. Banyak hal yang akan berubah.

Ada setidaknya tiga hal yang tak akan sama lagi di Barcelona di era baru tanpa Messi, yakni ekonomi, dukungan, dan tentu saja tim.

Sumber: Tribal Football

3 dari 3 halaman

Jejak Barcelona Musim Lalu

Berita Terkait