4 Testimoni Sosok Jadon Sancho: Dari Neymar, Tomas Muller, Legenda Timnas Jerman, hingga Manajer Manchester United

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 27 Agu 2021, 08:45 WIB
Manchester United - Ilustrasi Jadon Sancho (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Manchester - Satu di antara pemain sayap muda terbaik di Eropa, Jadon Sancho, kini menjadi milik Manchester United. Ketika MU mulai mengejar pemain Timnas Inggris itu, mereka tahu apa yang mereka cari.

Manchester United membeli Jadon Sancho dari Borussia Dortmund dengan dana mencapai 73 juta pounds. Ini menjadikannya pemain kedua termahal setelah Harry Maguire di Old Trafford.

Advertisement

Jadon Sancho memiliki keterampilan yang hebat, kecepatan, naluri mencetak gol dan gen kreatif yang hanya dimiliki oleh pemain terbaik.

Hadirnya pemain berkualitas menjadi cara Tim Setan Merah untuk bersaing dan meraih gelar Premier League 2021/2022. Maklum, kubu Old Trafford terakhir kali menjadi raja di Inggris pada 2013.

Sancho memulai kariernya bersama Watford sebelum pindah ke akademi Manchester City.

Borussia Dortmund memboyong Jadon Sancho dari Manchester City pada 2015. Selama empat tahun di Signal Iduna Park, Sancho tampil sangat impresif dengan mengoleksi 50 gol dan 64 asis dari 137 pertandingan.

Neymar, Lothar Matthaus, dan tentu saja manajer Manchester United, mengomentari karakter Jadon Sancho, dikutip dari Manchester  Evening News. Apa kata mereka?

 

2 dari 6 halaman

Lothar Matthaus

Pep Guardiola- Lothar Matthaus (FRANCK FIFE / AFP)

Jadon Sancho merantau ke Bundesliga pada usia 17 tahun untuk mengejar karier di tim utama secara reguler, yang dia rasa tidak bisa dia dapatkan di bawah Pep Guardiola di Man. City.

Dia bermain untuk Timnas Inggris junior pada saat itu dan menarik perhatian gelandang legendaris Jerman, Lothar Matthaus. Matthaus menggambarkannya sebagai pemain sempurna setelah hanya 15 menit menontonnya.

“Saya ingin tahu lebih banyak tentang pria luar biasa yang pernah saya lihat. Saya tidak mengenalnya sama sekali, atau untuk siapa dia bermain, hanya nama belakangnya. Tapi sejak saat itu saya bisa melihat dia fantastis," kata Matthaus.

"Saya hanya perlu menonton selama 15 menit untuk mengetahuinya. Dia pesepak bola alami. Seorang pemain yang memiliki segalanya: kecepatan fantastis, teknik hebat, mata yang bagus untuk rekan-rekannya dan umpan kunci itu. Bagi saya dia adalah pemain yang sempurna."

 

3 dari 6 halaman

Thomas Muller

Skor pertandingan berubah empat menit setelah babak kedua dimulai. Bayern Munchen berhasil memperbesar kedudukan lewat Thomas Muller. Memanfaatkan umpan silang Alphonso Davies yang mengenai pemain Dortmund, Muller sukses menjebol gawang Gregor Kobel. (Foto: AFP/Ina Fassbender)

Penampilannya juga menarik perhatian para pemain rival. Bomber Bayern Munchen, Thomas Muller, juga memberikan pujian.

"Jadon Sancho adalah pemain luar biasa. Dia mengancam dengan teknik, kecepatan, dan dribbling-nya. Ada pemain lain di Bundesliga dengan kualitas itu, tetapi mereka tidak memiliki pengambilan keputusan yang luar biasa."

4 dari 6 halaman

Neymar

Neymar - Bintang Timnas Brasil ini pernah bermain bersama Lionel Messi di Barcelona. Bersama Luis Suarez, Neymar dan Messi membentuk trio yang dikenal dengan sebutan Trio MSN. Trio tersebut sukses mempersembahkan treble winners pada musim 2014-2015. (Foto: AP/David Vincent)

Neymar juga mengakui kekagumannya terhadap pemain Timnas Inggris itu. Neymar menyebut Jadon sebagai bahaya besar ketika Dortmund berhadapan dengan Paris Saint-Germain di Liga Champions.

“Borussia Dortmund adalah tim dengan banyak pemain berkualitas. Mereka memiliki pemain spesial, yang baru tapi sangat bagus, namanya Sancho. Jadon adalah pemain yang sangat saya suka tonton dan dia adalah pemain hebat dengan banyak kualitas.”

5 dari 6 halaman

Ole Gunnar Solskjaer

Pada 10 menit terakhir, pasukan Ole Gunnar Solskjaer terus menekan pertahanan Southampton yang mampu bertahan dengan gigih. Hingga laga usai, skor 1-1 tidak berubah. (Foto: AFP/Glyn Kirk)

Manajer Ole Gunnar Solskjaer yang menggambarkannya sebagai pemenang.

“Dia anak yang sangat berbakat. Seperti yang diketahui di seluruh dunia, kami telah mengikuti Jadon untuk waktu yang sangat lama. Dia adalah pemain yang kami targetkan, dan kami pikir kualitasnya akan cocok di sini, di Manchester United," kata Solskjaer.

"Dia memiliki DNA penggemar yang menarik dan menghibur dan dia juga seorang pemenang. Kami merasa dia dapat membantu kami menjadi juara.”

 

Sumber: Manchester Evening News

6 dari 6 halaman

Manchester United di Posisi Berapa, Ya?

Berita Terkait