CEO Moderna Prediksi Pandemi COVID-19 Berakhir Tahun Depan

oleh Hanif Sri Yulianto diperbarui 25 Sep 2021, 07:20 WIB
Ilustrasi vaksin. Sumber: Freepik

Bola.com, Jakarta - CEO Moderna, Stephane Bancel, memperkirakan pandemi COVID-19 bisa berakhir dalam setahun jika produksi vakin bisa memenuhi permintaan global.

"Jika Anda melihat ekspansi kapasitas produksi di seluruh industri selama enam bulan terakhir, dosis yang cukup seharusnya tersedia sampai pertengahan tahun depan, jadi setiap orang di bumi ini bisa divaksinasi. (Suntikan) penguat (booster) juga memungkinan jika diperlukan," jelas Bancel, dikutip dari Reuters, Sabtu (25/9/2021).

Advertisement

Bancel juga berpendapat bahwa vaksinasi untuk bayi juga segera tersedia.

"Mereka yang tidak divaksinasi akan mengimunisasi diri mereka secara alamiah  karena varian Delta sangat menular. Dengan cara ini kita akan berakhir dalam situasi yang mirip dengan flu. Anda bisa mendapatkan vaksinasi dan menikmati musim dingin. Atau Anda tidak divaksinasi dan berisiko sakit dan bahkan mungkin berakhir di rumah sakit," tuturnya.

Bancel berharap pemerintah menyetujui suntikan penguat untuk orang yang telah divaksinasi karena pasien yang berisiko yang divaksinasi musim gugur tahun lalu 'tidak diragukan' membutuhkannya.

Suntikan penguat Moderna setengah dosis dari dosis asli, yang berarti bakal lebih banyak dosis yang tersedia.

"Volume vaksin adalah faktor pembatas terbesar. Dengan setengah dosis, kita akan memiliki tiga miliar dosis tersedia di seluruh dunia pada tahun mendatang, bukan dua miliar," jelasnya.

Komposisi suntikan penguat masih sama seperti aslinya untuk tahun ini karena Moderna tidak memiliki cukup waktu untuk mengubahnya.

"Kami saat ini sedang menguji varian Delta yang dioptimalkan dalam uji klinis. Mereka akan menjadi dasar untuk vaksinasi penguat untuk tahun 2022. Kami juga mencoba Delta plus Beta, mutasi berikutnya yang diyakini para ilmuwan kemungkinan besar terjadi," ucap Bancel.

Moderna dapat menggunakan lini produksi yang ada untuk varian baru seperti untuk vaksin COVID-19 terbaru. Bancel mengatakan, harga vaksin akan tetap sama.