Arsenal, Jangan Lepas Lewis-Skelly ke MU, Jual Saja Zubimendi!

Paul Scholes menyarankan Arsenal melepas Martin Zubimendi, bukan Myles Lewis-Skelly.

Bola.com, Jakarta - Legenda Manchester United, Paul Scholes, menyarankan Arsenal mempertahankan Myles Lewis-Skelly dan melepas Martin Zubimendi jika membutuhkan dana untuk mendatangkan pemain baru pada bursa transfer musim panas 2026.

Scholes menilai Arsenal akan menyesal jika melepas Lewis-Skelly, terutama jika pemain berusia 19 tahun itu justru bergabung dengan MU.

Arsenal menjuarai Premier League musim lalu, tetapi klub London Utara tersebut tetap aktif memperkuat skuad.

Arsenal ingin membangun dominasi di sepak bola Inggris hingga akhir dekade ini dengan mendatangkan pemain berkualitas tinggi.

Bruno Guimaraes sudah didatangkan untuk memperkuat lini tengah.

Arsenal juga masih membidik pemain bertahan serbabisa seperti Ezri Konsa, pemain sayap kiri yang dapat menjadi peningkatan dari Gabriel Martinelli, serta berpotensi merekrut penyerang tengah baru.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Masa Depan Lewis-Skelly

Kedatangan Guimaraes kemudian memunculkan spekulasi mengenai masa depan Lewis-Skelly. Pemain jebolan akademi Arsenal tersebut lebih menyukai posisi gelandang tengah dibandingkan bek kiri.

Manchester United disebut telah ditawari kesempatan untuk merekrut Lewis-Skelly.

Namun, The Athletic menyebut Arsenal maupun sang pemain tidak ingin mengakhiri kerja sama pada musim panas ini.

Scholes menilai Arsenal akan melakukan kesalahan jika melepas Lewis-Skelly. Ia bahkan mengaitkan situasi tersebut dengan keputusan MU menjual Danny Welbeck ke Arsenal pada 2014.

Kasus Welbeck

Menurut Scholes, jika Arsenal membutuhkan dana untuk mendatangkan pemain-pemain besar, Zubimendi justru menjadi pemain yang lebih layak dilepas.

"Saya lebih memilih Myles Lewis-Skelly di posisi gelandang tengah daripada Zubimendi," ujar Scholes dalam "The Overlap Fan Debate".

"Saya pikir Zubimendi kesulitan musim lalu. Jika ada satu pemain yang akan Anda lepaskan, saya akan memilih dia," tambahnya.

Scholes kemudian mengaku situasi Lewis-Skelly mengingatkannya pada ketika Welbeck meninggalkan Manchester United.

"Itu sedikit mengingatkan saya ketika Danny Welbeck meninggalkan Manchester United. Saya membencinya, saya tidak menyukainya," ujar Scholes.

"Danny memang sedikit lebih tua daripada Myles Lewis-Skelly, tetapi ketika Anda kehilangan pemain sendiri, itu mengecewakan," ucapnya.

Lewis-Skelly Jadi Pilihan Arteta

Zubimendi bergabung dengan Arsenal pada musim panas lalu setelah menolak kesempatan pindah ke Liverpool. Ia kemudian menjadi satu di antara pilihan utama Mikel Arteta hampir sepanjang musim.

Peran Zubimendi berkurang ketika kompetisi memasuki fase akhir musim. Pada bulan terakhir musim lalu, ia jarang tampil sebagai starter.

Arteta lebih memilih duet Declan Rice dan Lewis-Skelly di lini tengah. Duet tersebut juga dimainkan ketika Arsenal menghadapi Paris Saint-Germain pada final Liga Champions, meski The Gunners akhirnya kalah.

Lewis-Skelly yang baru berusia 19 tahun bahkan lebih dipercaya Arteta daripada Zubimendi dalam pertandingan penting tersebut.

Kini, Arsenal memiliki Guimaraes sebagai tambahan di lini tengah, sementara Mikel Merino juga masih menjadi bagian dari skuad.

Situasi tersebut membuat Scholes menilai Zubimendi merupakan pemain yang lebih layak dikorbankan jika Arsenal memang harus melepas salah satu gelandang.

 

Sumber: Teamtalk

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer