Liga Italia: AS Roma Kalah dalam Derby della Capitale, Jose Mourinho Ungkap Hal Positif dan Tetap Lontarkan Kritik

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 27 Sep 2021, 12:45 WIB
Jose Mourinho harus melihat tim asuhannya, AS Roma, kalah dari Lazio dalam laga derby della Capitale pada giornata keenam Serie A Liga Italia, Minggu (26/9/2021). (AFP/Vincenzo Pinto)

Bola.com, Jakarta - AS Roma harus mengakui keunggulan Lazio dalam duel giornata keenam Serie A musim 2021/2022. Kekalahan tersebut direspons oleh pelatih Giallorossi, Jose Mourinho.

AS Roma kalah 2-3 dari Lazio di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (26/9/2021) malam WIB. Lazio unggul dua gol lebih dulu lewat gol Sergej Milenkovic-Savic dan Pedro pada saat laga baru berjalan 19 menit.

Advertisement

AS Roma sempat membalas lewat gol Roger Ibanez pada menit ke-41 dan membuat babak pertama berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan Lazio.

Sementara di babak kedua, masing-masing tim mencetak gol. Lazio mencetak gol tambahan lewat Felipe Anderson pada menit ke-63 dan AS Roma mencetak gol tambahan lewat Jordan Veretout pada menit ke-69. AS Roma pun kalah dengan skor 2-3.

Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, pun mengeluarkan sejumlah reaksi terhadap kekalahan yang dialaminya dalam derby della Capitale ini. Apa saja kata pelatih asal Portugal itu?

2 dari 4 halaman

Katanya Liga Italia Berkembang Pesat

Derby della Capitale antara Lazio kontra AS Roma, Minggu (26/9/2021). (AP/Andrew Medichini)

Laga Derby della Capitale berjalan dengan tensi tinggi. AS Roma memiliki penguasaan bola yang bagus. Namun, Lazio sangat berbahaya dalam serangan balik. Kedua tim punya banyak peluang terbuka.

Melihat jalannya pertandingan, Jose Mourinho pun menyebut sepak bola Italia sudah jauh lebih maju. Sepak bola Italia jauh berbeda jika dibandingkan ketika Mourinho membawa Inter Milan meraih treble pada 2010.

"Izinkan saya mengatakan sesuatu yang positif terlebih dulu, yaitu sepak bola Italia telah meningkat pesat dari 10 tahun yang lalu. Kualitas sepak bola, pendekatan menyerang, keinginan untuk menang, semuanya telah meningkat," ujar Mourinho kepada DAZN.

3 dari 4 halaman

Tetap Kritik Wasit

Derby della Capitale antara Lazio kontra AS Roma, Minggu (26/9/2021). (AP/Andrew Medichini)

Meski menyebut Liga Italia telah berkembang pesat, Mourinho juga memberikan catatan untuk kinerja wasit dan VAR. Jose Mourinho melihat ada beberapa kejadian yang merugikan AS Roma. Satu di antaranya insiden Zainolo dan Hysaj sebelum terciptanya gol Pedro.

"Sayangnya, permainan fantastis dirusak oleh wasit dan VAR," ujar Mourinho.

"Gol kedua (Lazio) bisa saja 1-1 berubah menjadi 2-0. Kartu kuning kedua untuk Lucas Leiva juga penting, karena bermain melawan 10 pemain membuat perbedaan besar. Pellegrini mendapatkan kartu merah, hari ini Leiva tidak mendapatkan apa-apa."

"Saya pikir tim saya adalah yang terbaik di lapangan hari," lanjutnya.

4 dari 4 halaman

Kesalahan Sendiri

AS Roma berpeluang memperkecil kedudukan pada menit ke-27. Umpan sepak pojok Jordan Veretout berhasil disundul Nicolo Zaniolo namun hanya membentur tiang gawang. Bola rebound gagal dimaskimalkan kembali Nicolo Zaniolo lewat aksi Pepe Reina. (AFP/Vincenzo Pinto)

Menurut Jose Mourinho, AS Roma kalah lantaran membuat beberapa kesalahan di lini pertahanan. Bukan hanya soal proses terciptanya gol, tapi juga kesalahan lain yang berdampak sangat krusial.

"Kami memberi Milinkovic-Savic terlalu banyak ruang di tengah, dia memiliki kualitas berlari ke dalam kotak, jadi kami membuat kesalahan," ujarnya.

"Namun, saya suka dengan reaksi kami, seolah-olah tidak ada yang terjadi. Kami segera melupakan kesalahan dan sebagai tim mencoba menciptakan peluang. Kami pantas mendapatkan hasil yang lebih baik dan wasit sangat menentukan dalam pertandingan ini," lanjutnya.

Sumber: DAZN

 

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, published 27/9/2021)

Berita Terkait