Nostalgia Liga Italia: Real Madrid, Satu-satunya Klub Pilihan Francesco Totti jika Tinggalkan AS Roma

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 09 Okt 2021, 22:00 WIB
Hadir juga mantan pemain Timnas Italia, Francesco Totti dan Alessandro Nesta dalam ajang empat tahunan tersebut. (Foto: AP/Pool/Andrew Medichini)

Bola.com, Jakarta - Legenda AS Roma, Francesco Totti mengungkapkan Real Madrid adalah satu-satunya klub yang bisa dia bela, jika dia meninggalkan Giallorossi.

Mantan striker Timnas Italia menghabiskan seluruh kariernya di Roma, memenangkan satu Scudetto, dua Coppa Italia dan dua Piala Super Italia.

Advertisement

Seperti diketahui, dia memiliki banyak kesempatan untuk pindah ke tempat lain selama kariernya. Tetapi, dia selalu memilih untuk tetap di Roma karena cintanya pada klub dan kota.

Totti yang sekarang berusia 45 tahun, berbicara kepada The Guardian tentang kariernya dan mengapa dia tidak pernah ingin meninggalkan Roma.

“Saya memulainya di waktu yang berbeda. Sepak bola yang berbeda,” kata Totti.

“Sepak bola yang terbuat dari cinta, kasih sayang terhadap penggemar. Bermain untuk tim yang selalu saya dukung, jauh lebih mudah bagi saya untuk membuat pilihan ini," lanjutnya.

“25 tahun dalam satu tim bukanlah hal yang kecil, dan menjadi kapten, menjadi salah satu pemain terpenting, Anda selalu perlu mengukurnya. Tetapi untuk membuat perbandingan antara waktu saya dan hari ini, itu sulit," kata Francesco Totti.

2 dari 4 halaman

AC Milan

Sejumlah supporter AS Roma menangis saat perayaan perpisahan Francesco Totti di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (28/5/2017). Selama 25 tahun Totti berkarier di AS Roma. (AP/Alessandra Tarantino)

Pertama kali dia memiliki kesempatan untuk meninggalkan Giallorossi adalah ketika dia baru berusia 12 tahun. Direktur AC Milan kala itu, Ariedo Braida mengetuk pintunya untuk membujuknya bergabung dengan Rossoneri.

Diavoli baru saja memenangkan Scudetto dan sangat dikagumi oleh Francesco Totti muda.

"Mereka adalah tim paling menarik yang pernah saya lihat, satu-satunya yang saya bayangkan untuk bermain," katanya.

Totti masih kecil saat itu, jadi bagaimana jika orang tuanya memutuskan untuk mengizinkannya bergabung dengan Milan?

“Keputusan selalu dibuat oleh saya, dengan kepala saya sendiri,” ungkap Totti.

“Seringkali orang tuamu akan memberimu nasihat. Dan itu benar untuk mendengarkan mereka. Tapi kemudian, pada akhirnya, karena masih sangat muda, saya tahu saya punya waktu dan masa depan di depan saya.”

3 dari 4 halaman

Real Madrid 2006

Francesco Totti turut membantu Timnas Italia menjuarai Piala Dunia 2006. (AFP/ROBERTO SCHMIDT)

Real Madrid berusaha untuk mengontraknya pada tahun 2006, beberapa minggu setelah Italia menjuarai Piala Dunia.

“Tentu saja saya memikirkannya,” kata Totti.

“Katakanlah bahwa ada beberapa hari di mana kita memiliki satu kaki masuk dan satu kaki keluar. Kemudian, saya sering dan jujur mengatakan bahwa pilihan untuk tetap bersama Roma dibuat dari hati. Pada saat-saat itu, ketika Anda merasa seperti ini, Anda tidak bisa pergi.

“Real Madrid adalah satu-satunya tim lain yang bisa menjadi tempat saya bermain. Satu-satunya tim yang mungkin, saya pikir. Pengalaman di negara yang berbeda bisa menjadi sesuatu yang indah bagi semua orang. Untuk keluargaku. Untuk saya."

 

Sumber: The Guardian via Football Italia

4 dari 4 halaman

Intip Tim Posisi Favoritmu

Berita Terkait