Piala Uber 2020: Tim Indonesia Pede Depak Thailand dan Tembus Semifinal

oleh Rizki Hidayat diperbarui 14 Okt 2021, 20:36 WIB
Sejumlah pebulu tangkis putri Indonesia melakukan selebrasi sebelum bertanding di matchday kedua Piala Uber 2020 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Senin (11/10/2021). (Badminton Photo/Yohan Nonotte)

Bola.com, Aarhus - Berdasarkan hasil drawing perempat final Piala Uber 2020, Rabu (13/10/2021) malam WIB, Tim Indonesia akan bersua Thailand. Meladeni Thailand, Greysia Polii dkk. optimistis menang dan lolos ke semifinal.

Indonesia lolos ke perempat final Piala Uber 2020 dengan status runner-up Grup A. Sementara itu, Thailand merupakan pemuncak Grup B.

Advertisement

Nantinya, pemenang laga Indonesia versus Thailand akan lolos ke semifinal, dan bersua pemenang antara juara Grup D, China atau runner-up Grup C, Chinese Taipei.

Sementara itu, pada laga lainnya, unggulan pertama sekaligus juara Grup A, Jepang akan bertemu India (runner-up B). Di semifinal, pemenang antara Jepang dan India ini akan berhadapan dengan pemenang antara Korea Selatan (juara Grup C) dan Denmark (runner-up Grup D).

Mengomentari hasil undian Piala Uber 2020 yang mempertemukan Indonesia versus Thailand, Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky optimistis, Skuad Garuda bisa meraih kemenangan dan lolos ke semifinal.

"Melawan Thailand, seandainya Greysia/Apriyani fit dan dalam kondisi normal, saya yakin mereka bisa mengatasi lawan," kata Rionny di Hotel Scandic, Aarhus, Rabu (13/10/2021).

"Begitu pula dengan Ribka/Fadia yang penampilannya makin meyakinkan. Ada kans dua angka bisa didapat dari ganda di perempat final Piala Uber 2020," lanjutnya.

 

2 dari 3 halaman

Gregoria Siap Ladeni Ratchanok Intanon

Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung beraksi pada Piala Uber 2020 di Ceres Arena, Aarhus, Senin (11/10/2021). (foto: BWF-Limited Access)

Sementara itu di sektor tunggal, Indonesia akan mengandalkan Gregoria Mariska, Putri Kusuma Wardani, dan Ester Nurumi Tri Wardoyo. Yang jadi pertanyaan, akankah Thailand bakal menurunkan Ratchanok Intanon sebagai tunggal pertama, mengingat juara dunia 2013 itu belum bermain.

"Ratchanok diturunkan atau tidak, Gregoria siap menghadapi. Ingat di Olimpiade Tokyo lalu, di gim kedua Gregoria bisa memberi perlawanan kepada Ratchanok," ujar Rionny.

 

3 dari 3 halaman

Putri KW Tampil Tanpa Beban

Pada match pertama sampai ketiga, Mariska Tunjung, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto, dan Putri Kusuma Wardani semua kalah secara straight games. (Badminton Photo/Yves Lacroix)

Di sisi lain, Putri KW juga siap memberi kejutan kepada siapa pun. "Dia akan main tanpa beban," ucap Rionny.

Dari hasil undian, Rionny menyebut Indonesia bisa dibilang menguntungkan. Pasalnya, Gregoria dkk. pada 8 besar terhindar dengan tim kuat macam China atau Korea Selatan.

"Ketemu Thailand itu cukup menguntungkan. Kita punya kans untuk memberikan perlawanan ketat dengan mereka," ujar Rionny.