Liga Italia: Mauro Icardi Tidak Akur dengan Lionel Messi, Juventus Ngebet Mau Menampung

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 15 Des 2021, 21:10 WIB
Penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Mauro Icardi berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Olympique Lyon dalam laga pekan keenam Liga Prancis di Stadion Parc des Princes, Senin (20/9/2021) dini hari WIB. PSG menang dengan skor tipis 2-1. (AP Photo/Francois Mori)

Bola.com, Turin - Juventus dikabarkan siap mengambil untung dari situasi Mauro Icardi di PSG. Klub asal Turin itu berniat memboyongnya pada Januari 2022. 

Mantan kapten Inter Milan, Mauro Icardi, sedang menghadapi masa sulit di PSG. Dia dikabarkan tidak akur dengan superstar PSG, Lionel Messi, dan kesulitan mendapatkan menit bermain. 

Advertisement

Di sisi lain, Juventus butuh pemain yang garang dalam mencetak gol. Itulah alasannya  Bianconeri bakal berburu striker baru pada bursa transfer Januari 2022.  

Lini depan Juventus memang mengkhawatirkan. Mereka hanya mencetak 23 gol dalam 16 pertandingan Liga Italia musim ini, alias yang terburuk di antara tim-tim penghuni 10 besar klasemen. 

Juventus dihubungkan dengan beberapa striker, termasuk Edinson Cavani (Manchester United) dan Dusan Vlahovic (Fiorentina). Namun, menurut Tuttosport, Rabu (15/12/2021), Icardi menjadi opsi yang lebih masuk akal. 

Alasan pertama, Juventus mampu membayar gaji striker Argentina. Mereka berharap mengontraknya dengan status pinjaman enam bulan dengan opsi untuk membeli.

 

2 dari 4 halaman

Sulit Tembus Tim Utama

Pundi-pundi gol kemenangan PSG dicetak oleh Mauro Icardi, Kylian Mbappe, Julian Draxler dan Pablo Sarabia. (Foto/AP/Francois Mori)

Alasan kedua, Icardi dilaporkan tidak akur dengan Lionel Messi dan kesulitan menembus tim reguler di Parc des Princes. Dia hanya mencetak tiga gol dalam 18 penampilan di semua kompetisi.

Menurut Tuttosport, pihak perantara sudah bekerja untuk mewujudkan kesepakatan itu, meskipun PSG ingin memasukkan kewajiban untuk membeli dalam kesepakatan.

Juventus juga dapat menawarkan gelandang mereka yang tidak disukai, Arthur, yang sedang mencari jalan keluar dari Stadion Allianz.

 

3 dari 4 halaman

Curhat Pavel Nedved

Wakil Presiden Juventus, Pavel Nedved sebelum konferensi pers di Stadion Wembley, London, (6/3). Juventus akan melawan Tottenham Hotspur pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions. (AFP Photo/Glyn Kirk)

Sebelumnya, Wakil Presiden Juventus, Pavel Nedved, mengklaim kepergian Cristiano Ronaldo menjadi pukulan telak bagi Bianconeri. Penjualan bintang asal Portugal itu meninggalkan lubang besar di lini serang Bianconeri. 

Juventus setuju menjual Cristiano Ronaldo ke Manchester United pada musim panas 2021. Sang pemain memang ingin pergi dan Juventus juga bisa memangkas beban gaji Ronaldo yang sangat tinggi.

Musim lalu, Juventus untuk kali pertama gagal juara Liga Italia sejak 2011/2012, meskipun Ronaldo jadi top scorer dengan 29 gol. Kepergian Ronaldo menunjukkan dampaknya pada awal musim ini, meskipun Juventus finis di puncak grup Liga Champions. 

Di Liga Italia, La Vecchia Signora berada di urutan ke-6 di liga dan telah mencetak gol paling sedikit di antara klub-klub penghuni 11 besar klasemen Serie A.

Setelah Ronaldo pergi, Juventus memboyong Moise Kean dari Everton untuk menambal lubang si lini serang. Mereka juga masih mengandalkan Paulo Dybala dan Alvaro Morata. 

Namun, Nedved menilai pemain penyerang lain juga perlu turun tangan untuk menggantikan gol-gol Cristiano Ronaldo.

"Dalam hal implementasi, kamu tertinggal. Kami harus menambah (gol) dari Federico Chiesa, Federico Bernardeschi, semua pemain menyerang, yang mungkin bisa mencetak antara 10 hingga 15 gol," kata Nedved, seperti dikutip Sportkeeda, Senin (13/12/2021). 

"Jika mereka dapat melakukannya, maka Anda dalam kondisi yang bagus." 

"Kami kehilangan pemain dengan 30 gol (Cristiano Ronaldo). Namun, jika pemain kami berkembang di sektor itu, maka kami punya peluang bagus mendekati posisi teratas," imbuh Nedved.  

Sumber: Tuttosport, Football Italia 

4 dari 4 halaman

Yuk Tengok Posisi Juventus

Berita Terkait