Liga Inggris: COVID-19 Bikin Parno, Pemain Aston Villa Sampai Enggak Berani Keluar dari Mobil

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 23 Des 2021, 11:45 WIB
Pada menit ke-15 giliran Andrew Robertson yang mendapat peluang emas. Bola sundulannya usai menerima umpan silang Trent Alexander-Arnold masih mampu diantisipasi kiper Aston Villa, Emiliano Martinez. (AP/Jon Super)

Bola.com, Birmingham - Kecemasan para pemain di Liga Inggris mencapai titik tertinggi. Pelatih Aston Villa, Steven Gerrard, bercerita ada satu pemainnya yang enggan untuk sekadar keluar dari mobil karena takut tertular virus COVID-19.

Serangan COVID-19 di tempat latihan Aston Villa memaksa pertandingan melawan Burnley akhir pekan lalu ditunda. Gerrard mengatakan itu akan menjadi mimpi buruk jika klub harus menjalani dua pertandingan dalam dua hari dengan hanya 14 pemain yang tersedia.

Advertisement

Kapten Liverpool, Jordan Henderson, menegaskan kesejahteraan pemain tidak dianggap serius di Inggris. Pernyataan ini digaungkan kembali oleh Gerrard seraya mencotohkan kegelisahan yang dialami satu di antara anak asuhnya.

"Kami memiliki situasi di akhir pekan di mana salah satu pemain enggan keluar dari mobilnya karena dia memiliki beberapa gejala dan dia memiliki keluarga muda, dan Anda seharusnya dapat memahami kegelisahannya,” kata Gerrard.

"Dia adalah pria yang memiliki keluarga muda, ini adalah waktu Natal, dan itulah situasi yang dialami semua orang."

"Tidak ada yang ingin terkena virus ini. Semua orang ingin melindungi keluarga mereka sendiri. Ini adalah pekerjaan kami dan prioritas Anda adalah selalu menjadi keluarga Anda, tentu saja."

"Untungnya dia diuji setelah itu dan dia tidak mengidap COVID-19, tetapi pemain itu tidak akan tersedia untuk saya pada hari itu, dan ini adalah situasi yang tidak dilihat orang."

"Kami memiliki tanggung jawab besar untuk mendengarkan para pemain dan menghadapi setiap situasi yang datang kepada Anda," jelas pelatih Aston Villa itu melanjutkan.

 

 

 

2 dari 3 halaman

Cuek dengan Kesehatan Pemain?

Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, melakukan selebrasi bersama Jordan Henderson usai mencetak gol ke gawang West Ham United pada laga Liga Inggris di Stadion London, Minggu (31/1/2021). Liverpool menang dengan skor 3-1. (Justin Setterfield/Pool via AP)

Klub-klub Liga Inggris secara kolektif setuju untuk melanjutkan musim ini meskipun ada 90 kasus positif COVID-19. Padahal, gara-gara hal ini, enam pertandingan akhir pekan kemarin ditunda.

Aston Villa akan menjamu Chelsea pada Boxing Day dan melakukan perjalanan ke Leeds dua hari kemudian. Ditanya bagaimana mereka mengatasi hal ini jika mereka hanya memiliki 14 pemain yang tersedia, Gerrard berkata, "Semoga kami tidak berada dalam situasi itu, tetapi kami akan membutuhkan sedikit keberuntungan, kami akan melakukan tes lagi,"

Tapi Jordan Henderson tidak percaya pemain benar-benar didengarkan, dan mengatakan kepada BBC Sport, "Sepak bola bagi kami adalah segalanya dan kami ingin dapat tampil di level tertinggi setiap kali kami menginjakkan kaki di lapangan. Dan sayangnya, pada periode ini sulit untuk melakukan itu."

"Situasi seperti ini sudah berlangsung selama beberapa tahun sekarang dan itu sulit. Saya khawatir tidak ada yang benar-benar menganggap serius kesejahteraan pemain."

3 dari 3 halaman

Persaingan di Liga Inggris 2021/2022

Berita Terkait