Tak Sudi Adu Penalti, Singapura Pede Hancurkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 dalam 90 Menit

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 24 Des 2021, 13:45 WIB
Pemain Singapura Ikhsan Fandi (kanan) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Indonesia pada pertandingan leg pertama semifinal Piala AFF 2020 di National Stadium, Singapura, Rabu (22/12/2021). Pertandingan berakhir imbang 1-1. (AP Photo/Suhaimi Abdullah)

Bola.com, Singapura - Pelatih Singapura, Tatsuma Yoshida, tak berkeinginan duel leg kedua semifinal Piala AFF 2020 melawan Timnas Indonesia ditentukan lewat adu penalti. Yoshida berharap, anak asuhnya bisa menyelesaikan laga selama 90 menit.

The Lions akan menantang Timnas Indonesia pada pertemuan kedua semifinal Piala AFF 2020 di National Stadium, Sabtu (25/12/2021). Laga ini sangat krusial buat kedua tim karena jadi penentu akhir peburuan tiket final.

Advertisement

Pada laga leg pertama, Singapura harus puas bermain imbang 1-1 melawan Timnas Indonesia. Sehingga pada pertemuan kedua nanti harus ada pemenangan yang berpeluang ditentukan melalui perpanjangan waktu hingga adu penalti.

"Pertandingan pertama berakhir imbang dan kami harus menyiapkan segala kemungkinan. Namun, saya tidak ingin pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti," kata Tatsuma Yoshida dalam konferensi pers jelang laga, Sabtu (24/12/2021).

Laga melawan Timnas Indonesia bakal dimaksimalkan oleh Singapura untuk bisa meraih tiket final. Ikhsan Fandi dkk. diuntungkan bermain di depan pendukungnya karena berstatus sebagai tuan rumah Piala AFF 2020.

"Saya ingin pertandingan diselesaikan dalam 90 menit. Meski begitu, saya juga harus memikirkan sesuatu bila laga harus ditentukan melalui tendangan penalti," tegas pelatih berusia 47 tahun itu.

2 dari 3 halaman

Menatap Percaya Diri

Bek Singapura, Irfan Fandi, tak memberikan ruang kepada Irfan Jaya untuk membangun serangan di semifinal Piala AFF 2020.(AFP/Roslan Rahman)

Pelatih Singapura, Tatsuma Yoshida, juga menatap percaya diri duel leg kedua semifinal Piala AFF 2020 kontra Timnas Indonesia. Pelatih asal Jepang itu menjamin, permainan anak asuhnya bakal lebih baik.

"Pada pertandingan pertama kami meraih hasil imbang. Kami hanya punya waktu dua hari untuk pemulihan dan pertandingan besok akan menjadi duel yang sengit," ucap Yoshida.

"Kami harus meningkatkan penampilan dan motivasi untuk meraih sesuatu yang diinginkan. Saya tetap menaruh kepercayaan pada kemampuan para pemain," tegasnya.

3 dari 3 halaman

Tak Ada Aturan Gol Tandang

Piala AFF - Ilustrasi Logo Piala AFF 2020 (Bola.com/Adreanus Titus)

Piala AFF 2020 tak menggunakan aturan gol tandang. Penyebabnya adalah turnamen digelar terpusat di Singapura alias tanpa sistem kandang dan tandang.

Artinya, hasil yang diraih pada leg pertama akan ditambah dengan skor pada leg kedua. Dengan demikian, menang atau kalah dengan skor berapapun tak akan ada artinya.

Dengan demikian, Timnas Indonesia wajib mengerahkan segala kekuatan untuk bisa meraih kemenangan. Namun, Singapura juga diprediksi bakal bermain agresif untuk meraih kemenangan.

Berita Terkait