Disiapkan untuk Proyek Jangka Panjang Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Dapat Jaminan Masa Depan dari PSSI

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 19 Jan 2022, 18:00 WIB
Pelatih baru Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, bersama Muhammad Iriawan saat diperkenalkan kepada publik pada jumpa pers di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (28/12). Dirinya dikontrak selama empat tahun oleh PSSI. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, memberikan sinyal bakal memperpanjang masa bakti Shin Tae-yong. Menurut Iriawan, rencana itu dilakukan agar sepak bola Indonesia bisa berprestasi.

Saat ini, Shin Tae-yong masih terikat kontrak bersama Timnas Indonesia sampai 31 Desember 2023. Pelatih asal Korea Selatan itu dipercaya untuk menukangi Tim Garuda dari semua kelompok umur semisal U-18, U-20, U-23, dan senior.

Advertisement

"Kami akan melihat perkembangan. Kemungkinan besar ada untuk diperpanjang," kata Mochamad Iriawan saat diundang menjadi narasumber di Podcats Close The Door milik Deddy Corbuzier.

"Ini kan prosesnya panjang. Dia kan meng-hired U-18, U-20, U-23 dan senior. Jadi berkesinambungan lah. Pemain senior kan dari junior," ujar Iriawan.

Sejauh ini, pencapaian terbaik Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia adalah runner-up di Piala AFF 2020. Namun, menurut Iriawan itu hanyalah bonus karena tujuan utama sesungguhnya PSSI merekrut Shin Tae-yong adalah Piala Dunia U-20 2023.

"Memang tugas utama Shin Tae-yong ya ini (Piala Dunia U-20) dan kemarin sebenarnya bonus. Jadi kemarin (di Piala AFF) sudah lumayanlah dapatnya," ucap pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.

2 dari 3 halaman

Cukup Puas

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, bersama pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dalam perkenalan pelatih Timnas Indonesia di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (28/12). PSSI Kontrak Shin Tae-yong 4 Tahun sebagai Pelatih Timnas.(Bola.com/Yoppy Renato)

Mochamad Iriawan juga menyebut cukup puas dengan kinerja dan pencapaian Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Menurut Iriawan, dengan persiapan yang minim akibat COVID-19, meraih runner-up di Piala AFF 2020 sudah cukup memuaskan.

"Dengan situasi sepak bola baru bergulir dan sekarang sudah bisa menjadi runner-up. Kita diakui kok sebagai negara dengan perkembangan sepak bola terpesat di Asia," ucap Iriawan.

Pernyataan itu berbanding terbalik dengan Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Haruna Soemitro. Sebelumnya, Haruna menyebut Shin Tae-yong sebagai pelatih gagal yang tak ada bedanya dengan pelatih-pelatih Timnas Indonesia sebelumnya.

3 dari 3 halaman

Tugas Berat

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, bersama pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dalam perkenalan pelatih Timnas Indonesia di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (28/12). PSSI Kontrak Shin Tae-yong 4 Tahun sebagai Pelatih Timnas.(Bola.com/Yoppy Renato)

Shin Tae-yong kini dihadapkan pada tugas berat bersama Timnas Indonesia sepanjang 2022. Pada Februari nanti, dia akan memimpin Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2022.

Setelah itu, Timnas U-23 akan mewakili Indonesia di SEA Games Vietnam yang berlangsung pada Mei mendatang. Seperti diketahui, Indonesia terakhir kali meraih medali emas SEA Games pada edisi 1991 atau 31 tahun lalu.

Kemudian pada akhir tahun, Shin Tae-yong kembali memimpin Timnas Indonesia senior di Piala AFF 2022. Menarik untuk menantikan gebrakan apa yang akan diberikan oleh eks pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.

Berita Terkait