Dahsyatnya Karim Benzema: Berpuasa Ramadan Dulu, Lanjut Hattrick ke Gawang Chelsea

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 07 Apr 2022, 09:00 WIB
Penyerang senior itu menjadi pemain pertama yang mampu mencetak hattrick melawan Chelsea di Eropa. Hebatnya, ia hanya butuh waktu 46 menit. (AFP/Javier Soriano)

Bola.com, London - Karim Benzema benar-benar dahsyat dan tidak terbendung. Dia mencetak hattrick sensasional ke gawang Chelsea meski menjalani puasa Ramadan. 

Trigol Karim Karim Benzema itu memastikan Real Madrid menang 3-1 atas Chelsea pada leg pertama perempat final Liga Champions 2021/2022, Kamis (7/4/2022) dini hari WIB. Satu-satunya gol The Blues pada laga itu diciptakan oleh Kai Harvertz. 

Advertisement

Striker Real Madrid tersebut sedang menjalankan puasa Ramadan, yang menjadi bagian dari kepercayaannya sebagai seorang muslim. Puasa sama sekali tidak menghalangi kinerjanya.

Bahkan, dia menganggap ibadah puasa Ramadan bisa membuatnya lebih kuat. Baru-baru ini, Karim Benzema diwawancarai oleh Esquire tentang dampak Ramadan pada rutinitas, jadwal, dan sesi latihannya. Benzema mengungkapkan tidak ada pengaruhnya sama sekali.

"Tidak ada efek. Ramadan adalah bagian dari kehidupan saya dan agama saya menjadikan Ramadan sebagai kewajiba," kata Benzema, seperti dikutip The Sun

"Bagi saya, puasa Ramadan sangat penting. Saya juga merasa bagus ketika sedang berpuasa," imbuh Karim Benzema

Ditanya apa yang dia syukuri, dia menjawab singkat. "Saya bersyukur kesehatan saya baik."

 

2 dari 3 halaman

Tampil Brilian Sejak Menit Pertama

Ekspresi striker Real Madrid, Karim Benzema, setelah mencetak gol ke gawang Chelsea pada leg pertama perempat final Liga Champions 2021/2022 di Stamford Bridge, Kamis (7/4/2022) dini hari WIB. (Glyn Kirk/ AFP)

Karim Benzema tampil brilian sejak menit pertama. Dia ingin memastikan Chelsea menyadari betapa hebat dan mematikan dirinya. Striker Prancis itu benar-benar tidak terbendung.  

Seperti dikutip dari Marca, pada menit ke-22, Benzema memberikan umpan sempurna untuk Vinicius Junior, dan mengendus peluang. Dia masuk ke kotak penalti lawan dan menyambut umpan silang, dengan cemerlang menyundulnya ke sudut atas gawang. Gol yang bagus.

Dia mengukir gol keduanya tiga menit berselang. Kali ini umpan silang dari Luka Modrid lagi-lagi diselesaikan dengan tandukan mematikan yang membobol gawang kiper Chelsea, Edouard Mendy. 

Gol kedua Karim Benzema itu mirip dengan sundulan Lionel Messi melawan Manchester United pada final Liga Champions 2009 di Roma.  

     

3 dari 3 halaman

Genapi Pesta Real Madrid

Benzema belum puas. Mendy dipaksa memungut bola dari gawangnya untuk kali ketiga. Kali ini, gol Benzema lahir tak lepas dari blunder sang kiper. 

Benzema mencatatkan hat-tricknya satu menit memasuki babak kedua, memanfaatkan kesalahan dari Edouard Mendy dan kemudian Antonio Rudiger. Fans Chelsea hanya bisa menatap nanar ketika Benzema menggenapi pesta dengan gol ketiganya di Stamford Bridge. 

Chelsea hanya bisa sekali menembus gawang Real Madrid. Satu-satunya gol The Blues malam tadi dicetak oleh Kai Havertz pada menit ke-40. 

Kemenangan besar itu membuat Real Madrid menempatkan satu kakinya ke babak semifinal Liga Champions. Kans mereka menyegel tiket empat besar terbuka lebar karena leg kedua akan digelar di kandang mereka sendiri, Stadion Santiago Bernabeu.

Sumber: Marca, The Sun 

Berita Terkait