Keributan Atletico Madrid Vs Man City: Pep Guardiola Jadi Korban Dilempari Botol

Keributan di lorong pemain mewarnai momen setelah duel Atletico Madrid kontra Manchester City. Manajer Man City, Pep Guardiola, juga ikut jadi kor

BolaCom | Yus Mei SawitriDiperbarui 14 April 2022, 07:12 WIB
Pep Guardiola - Pelatih berkepala plontos ini telah mempersembahkan banyak trofi dan membawa Manchester City menjelma menjadi klub elit di Eropa. Menukangi City sejak Juli 2016 Pep telah memenangi 231 laga dari 312 pertandingan. (AFP/Lindsey Parnaby)

Bola.com, Madrid - Keributan di lorong pemain mewarnai momen setelah duel Atletico Madrid kontra Manchester City pada leg kedua perempat final Liga Champions 2021/2022 di Stadion Wanda Metropolitano, Kamis (14/4/2022) dini hari WIB. Manajer Man City, Pep Guardiola, juga ikut jadi korban. 

Pep Guardiola dilempari botol saat berjalan menyusuri lorong stadion setelah pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions yang kacau melawan Atletico Madrid.

Advertisement

Juara Liga Inggris itu memasuki pertandingan dengan keunggulan 1-0. Mereka gagal mencetak gol tetapi tidak kebobolan. Alhasil, The Citizen melangkah semifinal dengan kemenangan agregat 1-0. 

Tetapi, pertandingan direcoki kontroversi, dimulai ketika pemain Atletico, Felipe, mendapat kartu merah karena menendang Phil Foden.

Perkelahian terjadi dan di antara kekacauan itu, pemain sayap City, Jack Grealish, berbicara dengan pemain Atletico, Stefan Savic. Yang terjadi kemudian, Savoc menarik rambut pemain berbanderol 100 juta pounds itu.

Savic juga menandukkan kepalanya ke Raheem Sterling, tetapi entah bagaimana lolos dari hukuman lebih lanjut dari wasit.

Setelah mengamankan tempat City di semi-final Liga Champions, Pep Guardiola mendapat teror saat berjalan menyusuri terowongan menuju ruang ganti. Botol-botol dilempar ke pria Spanyol itu.

 


Reaksi Pep Guardiola

Cekcok antarpemain terjadi saat Manchester City bersua Atletico Madrid pada laga leg kedua perempat final Liga Champions di Estadio Wanda Metropolitano, Kamis (14/4/2022) dini hari WIB. (AFP/OSCAR DEL POZO)

Ketegangan kembali berkobar di terowongan antara Grealish dan Savic. Bek Atletico, Sime Vrsalkjo, juga menambahkan bahan bakar ke api, tampak melemparkan sarung tangan kiper ke pemain dan staf City.

Polisi terpaksa turun tangan. Sekitar delapan polisi masuk ke lorong stadion untuk melerai pertikaian yang terjadi antara pemain Man City dan Atletico. 

Bagaimana tanggapan Guardiola tentang insiden tersebut? 

"Saya tidak berbicara tentang wasit maupun lawan. Saya tak ada komentar tentang insiden di lorong stadion," kata Guardiola pada sesi wawancara setelah pertandingan, seperti dikutip BBC

 


Rio Ferdinand Kecam Keributan di Wanda Metropolitano

Cekcok antarpemain terjadi saat Manchester City bersua Atletico Madrid pada laga leg kedua perempat final Liga Champions di Estadio Wanda Metropolitano, Kamis (14/4/2022) dini hari WIB. (AFP/OSCAR DEL POZO)

Pundit BT Sports sekaligus mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand, mengecam keributan antara pemain City dan Atletico Madrid tersebut. 

"Itu perilaku tidak menyenangkan dari para pemain Atletico, mereka seharusnya malu dengan beberapa kekonyolan yang mereka lakukan," sergah Ferdinand, seperti dikutip dari The Sun. 

“Anda harus mengatakan, berbicara tentang sepak bola, selamat untuk Atletico Madrid karena membuat Manchester City bermain dengan cara yang sudah lama tidak kita lihat, membuat mereka keluar dari ritme dan langkah mereka," ujar Ferdinand. 

"Tetapi beberapa hal menjelang akhir bukanlah apa yang ingin Anda lihat di lapangan sepak bola," tegasnya. 

Sumber: BBC, The Sun 

Berita Terkait