Liga Spanyol: Dianggap Sindir Kylian Mbappe, Karim Benzema Beri Klarifikasi

oleh Rizki Hidayat diperbarui 25 Mei 2022, 16:30 WIB
Keinginan Kylian Mbappe berduet dengan Karim Benzema di Real Madrid akhirnya harus pupus usai PSG menolak mentah-mentah nilai aduhai yang ditawarkan oleh Real Madrid yang mencapai 220 juta euro atau setara Rp3,7 triliun. (Foto: AFP/Javier Soriano)

Bola.com, Madrid - Striker Real Madrid, Karim Benzema, dianggap menyindir Kylian Mbappe dengan mengunggah foto Tupac Shakur. Unggahan tersebut dianggap sebagai bentuk sindiran Benzema kepada Mbappe yang urung gabung ke Madrid.

Kylian Mbappe merupakan target utama Real Madrid sejak musim panas tahun lalu. Bahkan, El Real kabarnya menawarkan 200 juta euro demi bisa menebus Mbappe dari PSG.

Advertisement

Akan tetapi, rencana tersebut urung terealisasi karena Les Parisiens enggan melepas sang pemain. Kendati begitu Real Madrid tak menyerah begitu saja.

Madrid kembali melakukan pendekatan kepada Kylian Mbappe pada Januari 2022. Real Madrid bisa mendapatkan jasa Mbappe secara gratis pada musim panas tahun ini, karena kontrak sang pemain di PSG berakhir pada 30 Juni 2022.

Pemain berusia 23 tahun tersebut dikabarkan telah berkomunikasi dengan Presiden El Real, Florentino Perez, dan bersedia untuk bergabung pada awal musim depan.

Namun belakangan, Kylian Mbappe memutuskan untuk menambah durasi kerjanya bersama Paris Saint-Germain hingga Juni 2025 pada 21 Mei lalu. Keputusan Mbappe tersebut membuat Real Madrid kecewa.

 

2 dari 5 halaman

Sindiran Karim Benzema

Striker Paris Saint-Germain (PSG) Kylian Mbappe menunjukkan jerseynya saat konferensi pers di Stadion Paris des Princes, Paris, Prancis, 23 Mei 2022. Keputusan Kylian Mbappe menolak Real Madrid dan berkomitmen untuk PSG selama tiga musim lagi menandai dimulainya proyek pembangunan klub juara Liga Prancis tersebut. (AP Photo/Michel Spingler)

Batalnya Kylian Mbappe bergabung ke Real Madrid membuat Karim Benzema diduga kecewa. Pada hari diumumkannya penandatanganan kontrak baru Mbappe, Benzema mengunggah foto almarhum rapper Amerika Serikat, Tupac Shakur, di Instastroy miliknya.

Dalam foto tersebut, Tupac bersama seseorang yang diduga telah mengkhianatinya. Foto itu seakan menggambarkan Kylian Mbappe yang telah mengkhianati dirinya dengan menolak berseragam Real Madrid.

 

3 dari 5 halaman

Klarifikasi Karim Benzema

Pemain Prancis Karim Benzema (kiri) merayakan golnya ke gawang Finlandia dengan Kylian Mbappe pada pertandingan sepak bola kualifikasi Grup D Piala Dunia 2022 di Stadion Olimpiade, Helsinki, Finlandia, 16 November 2021. Prancis menang 2-0. (FRANCK FIFE/AFP)

Akan tetapi, Benzema dengan tegas jika unggahan tersebut tidak ditujukan untuk Kylian Mbappe. Striker Timnas Prancis itu menyebut, semua pesepak bola berhak memutuskan masa depannya sendiri, termasuk Kylian Mbappe.

"Dikhianati Kylian Mbappe? Kenapa? Setiap orang perlu fokus pada hal-hal lain. Mbappe dan pemain lain tidak punya alasan untuk menelepon saya. Masing-masing pemain memutuskan masa depan mereka sendiri," kata Benzema.

"Saya tenang di sini, mempersiapkan pertandingan Sabtu melawan Liverpool. Terkejut Mbappe batal ke Real Madrid? Saya terkejut sama seperti orang lain. Tetapi dia pemain PSG dan kami memiliki pertandingan pada Sabtu," lanjutnya.

 

4 dari 5 halaman

Alasan Unggah Foto Tupac

Karim Benzema. Striker Prancis berusia 34 tahun yang kini memasuki musim ke-13 bersama Real Madrid ini total mencetak 11 gol di 16 Besar Liga Champions. Gol teranyarnya dicetak saat Real Madrid menang 3-1 atas tamunya Atalanta (16/3/2021) di leg kedua musim 2020/2021. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Karim Benzema juga menjelaskan alasannya mengunggah foto Tupac di media sosial pribadinya. Pemain berusia 34 tahun itu menyebut foto tersebut tidak ditujukan untuk Mbappe.

"Foto Tupac tidak ditujukan untuk Mbappe, saya memasangnya karena saya mencintai Real Madrid. Ini bukan cerita pengkhianatan, atau apa. Setiap setengah bulan saya memasang foto Tupac, yang merupakan favorit saya. Foto itu bukan sebuah pesan," kata Benzema.

"Jika saya memiliki pesan, saya akan melihat orangnya. Madrid adalah klub terbaik di dunia tetapi itu bukan pesan. Saya ingin menunjukkan ini adalah lambang kami dan kami harus memenangkan Liga Champions."

Sumber: Marca

5 dari 5 halaman

Yuk Tengok Posisi Akhir Real Madrid

Berita Terkait