Yuk Cari Markas Tim Selama Piala Dunia 2022 di Qatar: Ketahuan Deh Timnas Argentina dan Timnas Spanyol Pilih Kampus, Kok Bisa?

oleh Choki Sihotang diperbarui 20 Jul 2022, 10:13 WIB
Lionel Messi. Sayap kanan Argentina berusia 35 tahun yang sejak awal musim 2021/2022 berseragam PSG ini sejatinya memiliki 3 opsi untuk memperkuat timnas, yaitu Argentina, Spanyol dan Italia. Argentina merupakan tempat kelahirannya, Spanyol merupakan tempatnya menghabiskan masa kecilnya, sementara Italia merupakan garis keturunan sang kakek. Timnas Italia justru tak sekalipun melayangkan tawaran, namun Timnas Spanyol sempat beberapa kali membujuknya yang akhirnya ditolaknya. Pada 17 Agustus 2005 ia akhirnya melakukan debut bersama Timnas Argentina dan hingga kini total telah mengoleksi 162 caps dengan torehan 86 gol dan 51 assist. (AFP/Glyn Kirk)

Bola.com, Jakarta - Penyelenggaraan piala dunia selalu memberi efek samping yang menarik. Beragam benefit bisa dinikmati semua kalangan, termasuk apa yang bakal terjadi di panggung Piala Dunia 2022 Qatar.

Satu di antara yang selalu menarik setiap ada momen besar ini adalah markas tim. Bukan rahasia lagi, pemilihan markas timnas alias para partisipan di Piala Dunia 2022, menjadi magnet.

Advertisement

 

Video Menarik

2 dari 7 halaman

Bukan Hotel

Tak seperti negara lain yang memilih tinggal di hotel mewah selama Piala Dunia 2022 Qatar, Timnas Argentina dan Timnas Spanyol justru memilih kampus sebagai markas. Keduanya rencananya akan menetap di Kampus Universitas Qatar (QU).

Apakah Argentina dan Spanyol paceklik dana? Tentu saja tidak. Baik Argentina maupun Spanyol tentu saja punya alasan kuat dengan pilihannya.

 

3 dari 7 halaman

Kelas Internasional

Penyerang Argentina, Lionel Messi berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Estonia pada pertandingan persahabatan di stadion El Sadar di Pamplona, Spanyol utara, Senin (6/6/2022). Messi mencetak lima gol dan mengantar Argentina menang besar atas Estonia 5-0. (AP Photo/Alvaro Barrientos)

Mirror menulis, Universitas Qatar yang dapat menampung 20 ribu mahasiswa memiliki fasilitas sangat lengkap. Sejumlah fasilitas olahraga terkemuka dibangun sesuai dengan spesifikasi internasional serta dilengkapi dengan sistem terbaru sesuai dengan persyaratan kesehatan dan keselamatan.

Argentina dan Spanyol tak akan berbagi fasilitas latihan. Mereka masing-masing mendapatkan fasilitas eksklusif berupa dua lapangan yang dilengkapi lampu sorot untuk latihan malam hari, pusat kebugaran, jacuzzi, serta ruang pertemuan.

 

4 dari 7 halaman

Eks Liverpool

Jordan Henderson - Gelandang asal Inggris ini datang ke Anfield pada tahun 2011 usai ditebus dari Sunderland seharga 18 juta euro. Salah satu kapten terbaik Liverpool itu telah mempersembahkan gelar Premier League, Liga Champions, Piala Super Eropa hingga Piala Dunia Antarklub. (AFP/Javier Soriano)

Pada 2019 lalu, tempat ini juga menjadi pilihan Jurgen Klopp saat Liverpool melakoni final Piala Dunia Antarklub melawan Flamengo di Qatar. Selain itu, Universitas Qatar tak terlalu jauh dari stadion di mana Argentina dan Spanyol mengarungi laga fase grup.

Spanyol yang tergabung dalam Grup E Bersama Kosta Rika, Jerman, dan Jepang bertanding di Stadion Al Thumama. Venue ini hanya berjarak 12 mil dari Universitas Qatar.

 

5 dari 7 halaman

Makanan Khusus

Sedangkan Timnas Argentina, yang tergabung dalam Grup C bareng Arab Saudi, Meksiko, dan Polandia bermain di Stadion Lusail. Jaraknya?, tak terlalu jauh, hanya delapan mil dari tempat mereka mondok.

Lantas, bagaimana dengan makanan? Mengingat menu kudapan di kampus terbatas, pemerintah Argentina kabarnya akan menyiapkan barbekyu khusus seperti yang mereka lakukan di Piala Dunia 2014 dan 2018. Dipastikan akan memanjakan lidah Lionel Messi dkk, mengingat barbekyu berupa daging sapi yang didatangkan langsung dari Argentina.

 

6 dari 7 halaman

Katering Khusus

Bersama timnas Spanyol, kariernya pun cukup mentereng. Ia adalah kapten yang membawa Tim Matador menjuarai Piala Dunia 2010, Euro 2008 dan 2012. (AFP/Javier Soriano)

Begitu pula dengan Spanyol, pemerintah menyiapkan katering spesial dengan ragam makanan dan minuman yang lezat. Hanya saja, tempat ini bebas alkohol.

Tak ada kesempatan untuk membeli bir sekalipun. Pihak Argentina dan Spanyol sama sekali tak mengizinkan pemainnya mengkonsumsi alkohol selama perhelatan Piala Dunia.

 

7 dari 7 halaman

Euforia Kampus

Pelatih Spanyol, Luis Enrique misalnya, hanya memberikan lampu hijau kepada anak-anak asuhnya menikmati 52 jenis kopi yang ada di area kampus. Sayang, tak ada juga informasi berapa jumlah kamar yang dibutuhkan kedua negara.

Satu yang pasti, otoritas kampus menyambut dengan tangan terbuka terkait keputusan Argentina dan Spanyol. Saat ini kami sedang bersiap menjadi tuan rumah bagi Argentina dan Spanyol. Keduanya telah memilih kampus Universitas Qatar untuk menjadi pilihan tempat tinggal mereka selama Piala Dunia," kata Dr. Hassan Al-Derham, presiden universitas.

Berita Terkait