5 Pernyataan Sakti Jose Mourinho yang Membahana dan Membuat Publik Melongo

oleh Choki Sihotang diperbarui 22 Jul 2022, 22:14 WIB
Reaksi Jose Mourinho saat mencium medali di depan trofi juara Premier League 2014/2015, di Stadion Stamford Bridge (24/5/2015). Mourinho harus merasakan diberhentikan Chelsea untuk kali kedua setelah membawa timnya berada di peringkat 16 Premiership 2015-

Bola.com, Jakarta - Siapa tak kenal Jose Mourinho. Sosok berkharisma sekaligus seringkali membuat publik heboh akibat interaksi dan ulahnya. Terlepas dari itu, seluruh penggemar sepak bola sepakat, Mou layak mendapat acungan jempol istimewa terkait prestasi.

Bisa dibilang, Mou adalah satu di antara manajer terbaik di dunia. Selain jago taktik, Jose Mourinho juga sangat terbuka dengan para jurnalis.

Advertisement

 

2 dari 7 halaman

Selalu Dinanti

Oleh karena itulah, para kuli tinta selalu menantikan The Special One guna mendapatkan pernyataan yang kerap dijadikan sebagai "jualan" utama di media. Tak hanya di Portugal dan Inggris, Mourinho yang kini menukangi AS Roma, juga jadi nara sumber penting.

Hal itu terjadi pada suasana sebelum laga maupun sesudah pertandingan. Masih ingat nggak dengan quote terkenal Mourinho? Kalau sudah lupa, yuk kita simak lagi informasinya di bawah ini.

 

3 dari 7 halaman

Menelepon Presiden

Gairah dan kekaguman John Terry untuk Mourinho tidak mengenal batas, bahkan hingga hari ini. Memainkan 266 pertandingan di bawah asuhannya, Terry merupakan kunci dalam memimpin The Blues memenangkan banyak trofi. Ia juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Chelsea pada musim 2005/06. (AFP/Glyn Kirk)

Dalam suatu konferensi pers ketika menjadi pelatih Chelsea, dia mendapat pertanyaan dari seorang jurnalis Ghana apakah dia pernah menelepon Roman Abramovich, pemilik Chelsea, untuk mengetahui tentang kesehatannya?

Bukannya menjawab, Mourinho malah balik bertanya: Apakah Anda Pernah menelepon Presiden Ghana? Mourinho menjawab pertanyaan itu dengan kalimat yang sensasional. Setelah itu jurnalis tidak berani menginterogasinya lebih jauh!

 

4 dari 7 halaman

Porto Tetap Juara

FC Porto menjalani periode cemerlang dibawah tangan dingin Jose Mourinho dengan meraih trofi Liga Portugal, Piala Portugal, Piala UEFA Hingga Liga Champions. Sukses itulah yang membuat nama Mourinho naik daun hingga akhirnya berhasil melatih klub top Eropa. (AFP/Pascal Guyot)

Saat masih melatih Porto, Mourinho mengeluarkan pernyataan yang terkesan angkuh. Menurutnya, dalam kondisi normal atau tidak, Porto tetap juara.

Mourinho meninggalkan banyak trofi di Porto. Pada musim pertamanya, dia membawa Porto memenangkan Liga Primeira 2002/2003.

Paling fenomenal saat Porto tampil digdaya di panggung Liga Champions 2003/2004. Berstatus sebagai tim kuda hitam, armada Mourinho justru menjadi yang terbaik.

 

5 dari 7 halaman

Ferrari dan Porsche

Diego Costa - Striker Spanyol ini menjadi pilihan utama Mourinho di lini depan Chelsea pada periode 2014-2015. Di musim tersebut Diego Costa mencetak 21 gol dan mempersembahkan gelar juara Premier League (2014/2015). (AFP/Ian Kington)

Bagi Mourinho, pemain bintang penting. Tapi bukan segalanya. Artinya, sukses tidaknya tim tak melulu bergantung kepada pemain bintang.

Ketika ditanya siapa yang paling layak masuk tim utama, apakah Arjen Robben, Damien Duff atau Joe Cole, Mourinho menjawab : "Mengapa harus mengendarai Aston Martin sepanjang waktu ketika saya memiliki Ferrari dan Porsche juga? Itu bodoh".

Pernyataan itu menjadi bagian dari 'kata-kata pedas' ketika banyak jurnalis ingin mengetahui fakta. Poin itu tentang Joe Cole, Arjen Robben, dan Damien Duff, yang saling bertarung untuk mendapatkan tempat di tim utama.

 

6 dari 7 halaman

Tekanan Apa?

Pelatih Real Madrid Jose Mourinho (kanan) berbicara dengan penyerang Cristiano Ronaldo selama bertandign melawan Sevilla pada La Liga Spanyol di stadion Santiago Bernabeu pada 19 Desember 2010. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Pada awal La Liga 2012/2013, Real Madrid berada dalam masalah setelah menderita dua kekalahan tandang berturut-turut di tangan Getafe (1-2) dan Sevilla (0-1).

Dalam jumpa pers, Mourinho menjawab diplomatis pertanyaan nyinyir wartawan. "Tekanan? Tekanan Apa?" Mourinho merasa tak bersalah.

 

7 dari 7 halaman

Sosok Istimewa

2. Jose Mourinho (Chelsea) - Pada musim 2014-2015 The Special One berhasil membawa Chelsea menjuarai Liga Inggris. Namun, karena permasalahan internal klub, Mourinho akhirnya dipecat pada 17 Desember 2015. (AFP/Glyn Kirk)

Chelsea menyambut Mourinho dengan tangan terbuka, juga segepok asa. Saat pertama kali diperhadapkan kepada wartawan, Mourinho langsung menggebrak.

"Kami memiliki pemain top dan, maaf jika saya sombong, kami memiliki manajer top. Tolong jangan panggil saya sombong, tapi saya juara Eropa dan saya pikir saya yang istimewa," katanya saat itu.

Sejarah memahat Mourinho sukses mempersembahkan Liga Inggris 2005 sejak format baru dimulai pada musim 1992-1993. Itulah satu di antara pencapaian Mourinho saat menukangi The Blues dalam dua periode, 2004-2007 dan 2013-2015.

Berita Terkait