PSSI Pastikan Timnas Indonesia 2 Kali Hadapi Curacao di FIFA Matchday

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 01 Agu 2022, 15:55 WIB
Starting line-up Timnas Indonesia berfoto sebelum laga Kualifikasi Piala Asia 2023 Grup A antara Indonesia menghadapi Kuwait di Stadion Internasional Jaber Al Ahmad, Kuwait City, Kamis (9/6/2022) dinihari WIB. (PSSI)

Bola.com, Bantul - Teka-teki calon lawan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday September 2022 akhirnya terjawab. Sekjen PSSI, Yunus Nusi, memastikan pasukan Shin Tae-yong akan menghadapi Curacao sebanyak dua pertandingan.

Yunus Nusi juga menyebut, Federasi Sepak Bola Curacao (FFK) menyambut antusias undangan dari PSSI untuk laga FIFA Matchday melawan Timnas Indonesia. Saat ini, PSSI dan FFK masih berkoordinasi untuk mengurus dua laga tersebut.

Advertisement

''Dua pertandingan Timnas Indonesia pada bulan September rencananya menghadapi Timnas Curacao,'' kata Yunus di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta pada Minggu (31/7), seperti dikutip dari Antara.

"Tanggapan pihak Curacao juga bagus. Semuanya saat ini masih dalam proses,'' ucap Yunus Nusi.

2 dari 5 halaman

Hampir Batal

Rachmat Irianto (nomor 13) berhasil mencetak gol kedua Timnas Indonesia ke gawang Kuwait pada laga pertama Grup A kualifikasi Piala Asia 2023 di Jaber Al-Ahmad International Stadium, Kuwait City, Rabu (8/6/2022) malam WIB. Berkat gol Irianto, Indonesia menang 2-1. (dok. PSSI)

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, sepekan sebelumnya mengonfirmasi kekhawatiran akan duel Timnas Indonesia melawan Curacao di FIFA Matchday September 2022. Penyebabnya adalah karena mayoritas pemain Curacao belum melakukan vaksinasi COVID-19.

"Ada hal yang memang mereka belum vaksin semua. Namun, mungkin masih keburu atau tidak mereka melakukan vaksin," kata Mochamad Iriawan kepada wartawan di Gianyar, Bali.

"Kami perlu komunikasikan dengan Pemerintah. Sebab, Pemerintah kita mempunyai aturan sendiri," tegas pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.

3 dari 5 halaman

Lawan Berkualitas

Menit ke-6, Indonesia berhasil membuka keunggulan. Dimas Drajad menyambut operan Asnawi dengan sundulan terarah untuk menjebol gawang Nepal. (Dok. PSSI)

Mochamad Iriawan berkomitmen mencarikan lawan yang berkualitas untuk Timnas Indonesia. Kandidat lawan harus memiliki peringkat di bawah ranking 100 FIFA.

"Jadi bersabar ya. Kami tetap mencari bersama Sekjen, Direktur Teknik, berkaitan dengan uji coba Timnas Indonesia," ucap Iriawan.

"Yang jelas, saya minta di bawah 100. Yang lebih kuat dari kita sehingga betul-betul bermain dengan permainan tinggi," tegas Iriawan.

4 dari 5 halaman

Main di GBLA?

Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang merupakan markas Persib Bandung dalam mengarungi Liga 1 2022/2023. (Bola.com/Erwin Snaz)

Mochamad Iriawan juga mengatakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung berpeluang menjadi kandang Timnas Indonesia di FIFA Matchday. Itu diungkapkan ketika melakukan inspeksi pada 22 Juli lalu.

"Setelah melihat GBLA, kami juga bisa mempertimbangkan untuk pertandingan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday," ujar Iriawan.

FIFA Matchday selanjutnya digelar pada 19-27 September 2022. Timnas Indonesia masih menunggu kepulangan pelatih Shin Tae-yong yang saat ini sedang cuti di Korea Selatan.

5 dari 5 halaman

Mengenal Curacao

Curacao adalah tim yang bernaung di bawah Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONCACAF). Saat ini, tim berjulukan La Familia Azul menghuni peringkat 84 ranking FIFA.

Itu sudah sesuai dengan misi PSSI yang ingin mencarikan lawan buat Timnas Indonesia. Syaratnya adalah lawan harus berada di 100 besar ranking FIFA.

Timnas Curacao diasuh oleh pelatih Belanda, Art Langeler. Sepanjang 2022, Curacao sudah melakoni empat pertandingan dengan meraih sekali kemenangan dan tiga kali kalah.

Berita Terkait