Prestasi Lifter Debutan Bikin Indonesia Melewati Ekspektasi di ASEAN Para Games 2022

oleh Aryo Atmaja diperbarui 06 Agu 2022, 17:15 WIB
Ekspresi atlet parangkat berat Indonesia, Tambi Sibarani dalam ASEAN Para Games 2022. (Ist)

Bola.com, Solo - Kontingen paraangkat berat Indonesia sukses melampaui target enam medali emas yang dicanangkan dalam ASEAN Para Games (APG) 2022. Tak tanggung-tanggung, Ni Nengah Widiasih dkk. sukses memborong 18 medali emas dan tiga medali perak pada APG edisi kali ini.

Moncernya penampilan Merah Putih tak lepas dari penampilan luar biasa sejumlah lifter debutan. Indonesia memang mengambil keputusan berani dengan membawa atlet yang belum punya pengalaman internasional, termasuk di ASEAN Para Games 2022.

Advertisement

Mereka adalah Eneng Paridah (kelas 41 kg putri), Abdul Hadi (kelas 49 kg putra), Shebrioni (kelas 67 kg putri), Tambi Sibarani (kelas 80 kg putra) dan Andika Eka (kelas 88 kg). Para lifter debutan tersebut total menyumbangkan lima emas dan lima perak.

2 dari 4 halaman

Sangat Memuaskan

Atlet Paraangkat berat Indonesia, Andika Eka dengan medali emas di ajang ASEAN Para Games 2022. (Ist)

Capaian terbaik diraih Eneng dan Shebrioni yang masing-masing menyumbang dua emas. Adapun Tambi Sibarani yang turun pada hari terakhir, Jumat (5/8/2022), sukses mempersembahkan satu emas dan satu perak, sedangkan Andika menyumbangkan dua perak. Sementara Abdul Hadi mampu menorehkan dua perak pada hari kedua perebutan medali.

Koordinator pelatih pelatnas paraangkat berat Indonesia, Coni Ruswanto, mengatakan para lifter debutan sejatinya hanya ditargetkan perak dan perunggu di ajang APG perdananya. Namun dia mengapresiasi seluruh lifter debutan justru mampu melebihi ekspektasi. Hal itu membuat Indonesia mampu melampaui target enam medali emas.

“Dengan aturan baru (tiap kelas memperebutkan dua emas), target emas Indonesia praktis menjadi 12 emas. Namun target anyar itu ternyata juga masih jauh terlampaui, salah satunya karena banyak lifter debutan yang melebihi ekspektasi,” ujarnya saat ditemui INASPOC di Hotel Solo Paragon, Jumat malam.

3 dari 4 halaman

Sesuai Prediksi

Atlet Paraangkat berat Indonesia, Atmaji Priambodo saat bertanding di ajang ASEAN Para Games 2022. (Ist)

Pihaknya mengaku sudah memantau potensi Eneng Paridah dkk. sejak lama. Tim pelatih semakin yakin setelah melihat mereka meraih prestasi terbaik di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2021 Papua. Coni menilai mereka tak sekadar mampu meraih emas, tapi mampu mendekati standar APG dengan limit angkatannya.

“Kadang ada yang nanya, kok atlet juara Peparnas lain tidak dipanggil ke APG? Kami tidak sekadar mempertimbangkan juaranya, tapi kemampuannya mendekati level angkatan di APG,” kata dia.

Sementara itu, Tambi Sibarani bersyukur bisa meraih satu emas dan satu perak di kelas 80 kg. Dia unggul di angkatan terbaik (173 kg), sedikit di atas Bryan Junency Gustin (Malaysia) yang mencatat 170 kg. Namun Bryan giliran mengungguli Tambi di akumulasi angkatan dengan 498 kg berbanding 495 kg.

“Terharu, event internasional pertama langsung dapat satu emas dan satu perak,” ujar Tambi.

4 dari 4 halaman

Indonesia Juara Umum

Logo 11th ASEAN Para Games 2022. (NPC Indonesia)

Sementara itu, kontingen Indonesia memastikan diri sebagai juara umum ajang ASEAN Para Games 2022. Di klasemen akhir perolehan medali, tim Merah-putih total mengoleksi 177 emas, 141 perak, dan 101 perunggu.

Posisi kedua ditempati Thailand dengan torehan 117 medali emas, 116 perak, 87 perunggu. Diikuti Vietnam, 64 medali emas, 60 perak, dan 56 perunggu.

Adapun upacara penutupan ASEAN Para Games akan digelar hari ini di Stadion Manahan, Sabtu (6/8/2022) petang. Presiden Joko Widodo dijadwalkan turut hadir dalam acara closing ceremony pesta olahraga atlet disabilitas se-Asia Tenggara edisi tahun ini.