Prediksi Starting XI Garudayaksa FC di BRI Super League 2026/2027: Masih Butuh Tambahan di Lini Terdepan

Garudayaksa FC memulai petualangannya di pentas terakbar pada 6 September 2026, menjamu Java United FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat.

Bola.com, Jakarta - Sebagai tim pendatang baru di BRI Super League 2026/2027, Garudayaksa FC pastinya siap memanaskan persaingan kasta teratas sepak bola Indonesia.

Berdasarkan jadwal yang sudah dirilis I.League selaku regulator kompetisi dalam negeri, BRI Super League musim ini akan mulai bergulir pada 4 September mendatang.

Garudayaksa FC memulai petualangannya di pentas terakbar pada 6 September 2026, menjamu Java United FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat.

Musim lalu, Garudayaksa FC berhasil merengkuh gelar juara Grup A Liga 2 2025/2026. Sukses itu membuat tim berjuluk Spirit of Garuda naik kelas kasta teratas.

Bermain di BRI Super League jelas tak mudah, mengingat semua tim-tim terbaik berada di kompetisi ini.

Tim-tim beken macam Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Borneo FC, dan Persib Bandung tentunya menjadi lawan terberat.

Belum lagi tim-tim penuh kejutan seperti Bhayangkara FC, Dewa United, PSM Makassar, serta Java United FC bisa menjadi batu sandungan.

Beratnya beban yang dipikul membuat manajemen melakukan revolusi di ruang ganti. Setidaknya 20 pilar dilepas, di antaranya Everton Nascimento, Vytas Gaspuitis, Taufik Hidayat, Roken Tampubolon, Birrul Walidain, dan Bagus Nirwanto.

Gantinya, amunisi-amunisi anyar diangkut. Manajemen Garudayaksa FC tentunya tidak asal rekrut.

Hanya pemain dengan jejak rekam mengagumkan yang bisa bergabung. Wajar kalau proses perekrutan butuh waktu yang tak terburu-buru.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Merekrut Pelatih Berpengalaman di Asia Tenggara

Di tataran tim pelatih, Garudayaksa FC juga melakukan perombakan total. Kursi pelatih kini diisi juru taktik berpaspor Serbia, Milos Joksic.

Pelatih berusia 58 tahun itu berkarier lama di Negeri Gajah Putih Thailand. Di sana, Milos Joksic pernah membesut Bangkok FC, Nakhon Ratchasima, Muangthong United, dan sebelum terbang ke Indonesia menakhodai Uthai Thani.

Milos Joksic dibantu empat asisten pelatih, termasuk legenda kenamaan Timnas Indonesia, Zulkifli Syukur.

Milos Joksic bertekad membawa Garudayaksa FC terbang tinggi, meski untuk merealisasikannya tak semudah membalikkan tangan.

"Saya ingin meraih kesuksesan bersama klub ini," kata Milos Joksic, penuh percaya diri.

Deretan Pemain yang Bakal Jadi Andalan

Milos Joksic jelas tidak sedang bergurau, apalagi sesumbar. Soalnya, ditilik dari materi pemain, Garudayaksa FC boleh berbangga.

Bagaimana tidak, demi tetap eksis di kasta teratas, manajemen rela menggelontorkan dana yang tak sedikit guna mendapatkan amunisi-amunisi nan mumpuni di masing-masing lini.

Di deretan pemain lokal, Garudayaksa FC berhasil mengamankan tanda tangan penggawa-penggawa Timnas Indonesia seperti Wahyu Prasetyo, Septian David Maulana, Alfharezzi Buffon, Daffa Fasya, Alfriyanto Nico, hingga Septian Bagaskara.

Garudayaksa FC juga kini diperkuat pemain-pemain lokal kaya pengalaman yakni Muhammad Sihran, Theo Fillo Numberi, dan Al Hamra Hehanussa.

Spirit of Garuda semakin sangar dengan kehadiran legiun asing sarat pengalaman macam Dominik Holec (Kiper/Slovakia), Filip Stamenkovic (Bek/Serbia), Paulo Ricardo (Bek/Brasil), Ryo Matsumura (Gelandang/Jepang), serta Najeeb Yakubu (Bek/Niger).

Dominik Holec sebelumnya berkostum Piast Gliwice yang bermain di Liga Polandia. Ia juga pernah bermain untuk Sparta Praha, Republik Ceko, dan cukup lama berkarier di Liga Slovakia.

Serupa Dominik Holec, Filip Stamenkovic juga wajah baru di Liga Indonesia. Bek yang tingginya nyaris dua meter itu selain di Liga Serbia, pernah pula merasakan kerasnya Liga Rusia saat bermain untuk Veles Moscow, Liga Uzbekistan bersama Metallurg Bekabad, dan Liga Kazakhstan bareng Shakhter Karagandy.

Paulo Ricardo dan Ryo Matsumura merupakan mantan pemain Persija Jakarta. Sedangkan Najeeb Yakubu musim lalu berseragam Persijap Jepara.

Dari sekian nama mentereng di ruang ganti, satu nama yang tak boleh dilupakan siapa lagi kalau bukan Andik Vermansah.

Mantan pemain Persebaya Surabaya yang juga bintang Timnas Indonesia pada masanya itu musim lalu sosok protagonis di balik kedigdayaan Garudayaksa FC.

Kontribusinya yang besar, plus jabatannya sebagai kapten tim, membuat manajemen mengganjar tukang gedor berusia 34 tahun dengan perpanjangan masa bakti.

Prakiraan Starting XI

Nah, dari nama-nama yang ada saat ini, tidak sulit untuk memprediksi siapa gerangan yang akan menjadi starting XI pilihan Milos Joksic.

Melihat komposisi pemain, manajemen pastinya masih membutuhkan tambahan amunisi, terlebih di lini terdepan. Artinya, Garudayaksa FC butuh banyak alternatif di posisi striker murni.

Seiring dengan berjalannya waktu, manajemen akan terus melakukan evaluasi guna menambah daya dobrak di paruh musim nanti.

Berikut prakiraan Starting XI Garudayaksa FC di BRI Super League 2026/2027:

Kiper: Dominik Holec

Belakang: Wahyu Prasetyo, Filip Stamenkovic, Paulo Ricardo, Najeeb Yakubu

Tengah: Andik Vermansah, Ryo Matsumura, Muhammad Sihran, Theo Fillo Numberi

Depan: Septian Bagaskara, Alfriyanto Nico

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer