Liga Champions: Wapres Juventus Bicara Hasil Undian Fase Grup, Apa Katanya?

oleh Aryo Atmaja diperbarui 26 Agu 2022, 15:15 WIB
Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri (kanan) bersama Wakil Presiden Pavel Nedved dan Koordinator olahraga Maurizio Cherubini menghadiri sesi latihan tim di tempat latihan Continassa di Turin, Italia (15/3/2022). Pada leg pertama Juventus bermain imbang dengan Villarreal 2-2. (AFP/Marco Bertorello)

Bola.com, Jakarta - Raksasa Italia, Juventus tergabung di grup H untuk babak pemyisihan Liga Champions 2022/2023. Pengundian baru saja dilakukan di Istanbul, Turki, Kamis (25/8/2022) malam WIB.

Juventus akan bersaing dengan PSG, Benfica, dan Maccabi Haifa. Ketiga tim tersebut bukanlah lawan sembarangan.

Advertisement

PSG jelas tim besar yang berambisi menaklukkan Eropa, Terlebih mereka punya sederet pemain bintang terutama Lionel Messi, Neymar Jr, dan Kylian Mbappe.

Sementara Benfica lama dikenal sebagai tim kuda hitam asal Portugal yang selalu menjadi batu sandungan tim-tim raksasa. Begitu juga Maccabi Haifa yang merupakan tim penuh tradisi di Israel.

2 dari 5 halaman

Disambut Gembira

Liga Champions - Hasil Undian Fase Grup Liga Champions Musim 2022/2023 (Bola.com/Adreanus Titus)

Wakil presiden Juventus Pavel Nedved hadir di acara pengundian tersebut, dan kemudian berbicara secara singkat tentang hasil grup yang akan diharapi Bianconeri. Lantas apa katanya?

“Setiap tim tangguh di level ini dan kami senang bermain di Liga Champions dengan lawan-lawan ini,” ujar Pavel Nedved seperti dilansir dari blackwhitereadallover.

3 dari 5 halaman

Ajang Reuni

Angel Di Maria tampil menawan bersama Dusan Vlahovic saat Juventus bekuk Sassoulo dengan skor 3-0. Pemain Argentina tersebut berhasil mencetak satu gol dan satu assist. Di Maria sendiri merupakan rekrutan anyar Bianconeri pada bursa transfer musim panas 2022 yang diboyong dari Paris Saint-Germain dengan status bebas transfer. (AFP/Marco Bertorello)

Tergabungnya Juventus dan PSG dalam satu grup, juga akan menjadi ajang reuni bagi sejumlah pemain. Paling terkini adalah Angel Di Maria yang baru saja pindah dari PSG ke Juventus.

Begitu juga dengan masa depan gelandang Leandro Paredes yang semakin dekat menuju pintu La Vechia Signora. Sementara Adrien Rabiot sudah beberapa musim terakhir pindah dari PSG ke Juventus.

“Saya tidak bisa mengatakan apa-apa karena dia bukan pemain kami. Ada beberapa pemain yang bisa melengkapi skuad kami, pasar belum ditutup dan kami akan melakukan sesuatu,” tutur Nedved.

4 dari 5 halaman

Kedatangan Arkadiusz Milik

Arkadiusz Milik. Striker berusia 28 tahun yang sejak tengah musim 2020/2021 dipinjamkan Napoli ke Olympique Marseille ini baru saja dipermanenkan pada bursa transfer musim panas 2022/2023. Olympique Marseille harus mengeluarkan biaya 8 juta euro untuk mempermanenkannya dengan durasi kontrak hingga Juni 2025. Selama 1,5 musim membela Marseille, ia total tampil dalam 53 laga di semua ajang dengan torehan 30 gol dan 3 assist. Sementara bersama Timnas Polandia ia telah mengoleksi 62 caps dengan torehan 16 gol dan 16 assist sejak melakukan debut pada 12 Oktober 2012. (AFP/Sylvain Thomas)

Juventus baru saja menggaet striker Polandia, Arkadiusz Milik dari Marseille. Milik dipilih karena negosiasi Juventus dengan Memphis Depay buntu. Gaji yang diminta Depay sulit dipenuhi.

“Anda menyusun daftar striker potensial dan Depay ada di daftar itu, tetapi kami memilih Milik karena dia memiliki karakteristik yang tepat untuk melengkapi kekuatan serangan kami. Kami mengharapkan gol darinya dan percaya itulah yang harus dibawa oleh para striker,” terang Nedved.

5 dari 5 halaman

Tren Negatif

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri berteriak memberikan instruksi dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Villarreal di Alliaz Stadium, Torino, Kamis (17/3/2022) dini hari WIB. Juventus kalah 0-3. (Marco BERTORELLO / AFP)

Juventus baru saja menjalani pertandingan yang mengecewakan akhir pekan lalu di Serie A. Mereka hanya mampu meraih hasil imbang 0-0 di kandang Sampdoria.

“Kami baru saja memulai, mungkin kami berharap memiliki beberapa poin lagi, tetapi kami hanya perlu waktu untuk bekerja.

“Saya pikir kritik setelah pertandingan Sampdoria tidak adil. Kami mengalami banyak cedera serius dan dalam pertandingan itu kami kehilangan empat pemain pilihan pertama yang potensial. Seperti yang dikatakan Max Allegri, kami hanya perlu fokus dan menghadapi setiap pertandingan dengan sikap yang benar,” tegas eks pemain Lazio itu.

Sumber: blackwhitereadallover

Berita Terkait