Lika-liku Rio Ferdinand Jadi Legenda MU: Dulunya Musuh, 2 Kali Diejek Roy Keane, Lalu Bergelimang Gelar

oleh Suharno diperbarui 30 Agu 2022, 14:25 WIB
Raut kekecewaan bek Manchester United Rio Ferdinand di laga lanjutan EPL menghadapi Manchester City di Old Trafford, 23 Oktober 2011. MU kalah 1-6. AFP PHOTO / ANDREW YATES

Bola.com, Jakarta - Rio Ferdinand merupakan salah satu bek tengah terbaik yang pernah dimiliki Manchester United (MU). Dia turut menjadi tulang punggung tim pada masa-masa keemasan Setan Merah di era Sir Alex Ferguson. 

Rio Ferdinand turut berperan besar membantu MU merebut banyak gelar bergengsi di berbagai ajang. Sebut saja gelar Liga Inggris, Piala FA, Piala Liga hingga Liga Champions. Ferdinand juga mendapat gelar individu saat berseragam Manchester United.

Advertisement

Namun, Rio Ferdinand membangun kesuksesan bersama Manchester United tidak semudah membalikan telapak tangan. Dia harus merangkak dari bawah sebelum menjadi legenda Red Devils.

Bagaimana lika-liku perjalanan karier Rio Ferdinand hingga menjelma menjadi legenda MU

 

2 dari 7 halaman

Dari West Ham ke Leeds United

7. Rio Ferdinand - Pemain termahal yang pernah diboyong Sir Alex Ferguson ke Old Trafford adalah Rio Ferdinand. Benteng kokoh itu direkrut Setan Merah dari Leeds United pada musim panas 2002 dengan bandrol sebesar 41,4 juta pounds atau sekitar Rp784 miliar. (AFP/Lluis Gene)

Ferdinand mengawali karier junior di West Ham hingga memperkuat tim senior. Dia bahkan sempat dipinjamkan terlebih dahulu ke Bournemouth selama semusim.

Rio Ferdinand bertahan selama lima musim di West Ham. Manajer West Ham, Harry Redknapp,  kerap memainkannya sebagai gelandang yang membuatnya memiliki passing yang akurat.

Setelah mempersembahkan gelar Piala Intertoto bagi West Ham, Rio Ferdinand kemudian hijrah ke Leeds United. Dia dibanderol fantastis saat itu yakni 18 juta poundsterling.

 

3 dari 7 halaman

Awal Masuk Timnas Inggris

Rio Ferdinand mulai dipanggil masuk timnas Inggris pada Piala Dunia 1998, namun ia baru bisa menjalani debut nya pada 1999. EPA/Sergey Dolzhenko)

Penampilan apik Rio Ferdinand di Leeds United membuat Timnas Inggris memanggilnya ke Piala Dunia 2002. Di tahun itu juga, Ferdinand bersikeras mendesak supaya Leeds menjualnya ke klub rival, Manchester United, karena utang klub yang sudah begitu menumpuk.

"Di Leeds, saya masuk dan duduk di kantor Ridsdale dan hanya duduk di sana dan menunggu sekitar lima, enam jam dan berkata 'Saya tidak akan pergi sampai Anda menyelesaikan kesepakatan bagi saya untuk Manchester United'," kata Ferdinand.

Leeds akhirnya melepas Rio dengan harga 30 juta poundsterling dan membuatnya menjadi bek termahal saat itu.

 

4 dari 7 halaman

Diejek Roy Keane

Kedatangan Rio Ferdinand ke MU sempat tidak berjalan mulus. Bahkan Kapten Manchester United saat itu, Roy Keane, sempat mengejeknya karena menganggap Ferdinand terlalu bermain aman lantaran memberikan umpan ke bek kanan.

"Apa yang kamu lakukan?" Keane bertanya.

"Ini adalah Manchester United! Ambil beberapa peluang! Mengoper bola ke depan!” sambung sang kapten.

 

5 dari 7 halaman

Butuh Waktu Beradaptasi

Manchester United - Rio Ferdinand dan Roy Keane (Bola.com/Adreanus Titus)

Rio Ferdinand memang membutuhkan waktu beradaptasi saat mengenakan seragam Manchester United. Apalagia, dia pernah kena masalah mendapat larangan bermain selama delapan bulan dari FA dan gagal tampil di Euro 2004 karena menolak untuk tes doping.

Bahkan Roy Keane kembali mengejeknya saat dia bermain buruk dan Manchester United kalah telak 1-4 dari tuan rumah Middlesbourgh pada 2005.

"Hanya karena Anda dibayar 120 ribu poundsterling seminggu dan bermain baik saat menghadapi Tottenham jangan berpikir Anda seorang superstar," kata Keane dalam sesi wawancara.

 

6 dari 7 halaman

Sempat Berniat Hengkang, tapi Kemudian Berjaya di MU

Rio Ferdinand. Bek tengah yang total 12 musim memperkuat Manchester United mulai 2002/2003 hingga 2013/2014 ini tercatat 221 kali bermain bersama Cristiano Ronaldo. Bersama Setan Merah ia mengoleksi total 455 penampilan dengan torehan 8 gol. (Foto: AFP/Andrew Yates)

Setelah sulit beradaptasi di awal karier bersama Manchester United, Ferdinand sempat diisukan akan hengkang ke Chelsea. Apalagi beredar fotonya dengan pejabat Chelsea, Peter Kenyon.

Suporter kemudian melakukan demonstrasi di rumah Ferdinand dan menyebutnya pemain sekali pakai. Ferdinand akhirnya tidak jadi hengkang dan menjadi titik balik baginya.

Pada tahun 2007-2008, Manchester United menjadi raja Inggris dan Eropa. Di lini depan ada trio maut Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney dan Carlos Tevez, serta lini belakang yang solid.

Di lini belakang Ferdinand berduet dengan Nemanja Vidic dan diapit dua bek sayap tangguh Patrice Evra dan Wes Brown. Mereka mampu menjuarai Liga Inggris tiga musim berturut-turut hingga Liga Champions tahun 2008.

 

7 dari 7 halaman

Clean Sheet

Pada musim 2007/2008 menjadi tahunnya Manchester United dengan hanya 28 kali kebobolan dari 51 laganya di Liga Inggris dan Liga Champions. Pada musim selanjutnya Manchester United mencetak 11 laga berturut-turut dengan clean sheet alias tidak kebobolan.

Rio Ferdinand akhirnya memutuskan hengkang dari Manchester United pada 2014 untuk bermain selama semusim bagi Queens Park Rangers lalu gantung sepatu.

Selama 12 tahun di United Ferdinand tampil di 455 laga dan mencetak delapan gol serta memenangkan enam gelar Liga Inggris, satu Liga Champions, Piala Dunia Antarklub FIFA, dan dua Piala Liga.

Sumber: Planet Football 

Selama tiga tahun ke depan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group menjadi pemegang hak siar English Premier League (EPL). Kompetisi bergengsi ini akan ditayangkan secara gratis di stasiun televisi SCTV dan bisa dinikmati secara live streaming dengan berlangganan di Vidio. Sobat Bola.com mau tahu detailnya? Klik tautan ini.

Berita Terkait