Demi Masa Depan Lini Depan Timnas Indonesia, Pelatih Persikabo 1973 Rela Ubah Kebiasaan

oleh Nandang Permana diperbarui 30 Sep 2022, 11:45 WIB
Para pemain Timnas Indonesia merayakan gol ketiga ke gawang Timnas Curacao yang dicetak Dimas Drajad (tengah) dalam laga uji coba FIFA Matchday antara Timnas Indonesia menghadapi Curacao di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/9/2022) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persikabo 1973, Djadjang Nurdjaman mengakui dirinya mengubah kebiasaan pasca didapuk menjadi pelatih tim berjuluk Laskar Padjajaran itu.

Ya, pelatih yang akrab dipanggil Djanur itu mengaku rela mengubah kebiasaan memasang satu striker menjadi dua striker karena talenta yang dimiliki Persikabo 1973.

Advertisement

Setelah disahkan menjadi pelatih kepala Persikabo 1973, Djanur ini lantas mempelajari nama-nama pemain yang dipertahankan manajemen.

 

2 dari 5 halaman

Striker Murni

Pemain Timnas Indonesia, Muhammad Dimas Drajad memberikan penghormatan untuk penonton saat laga FIFA Match Day antara Timnas Indonesia melawan Timnas Curacao di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (27/09/2022). (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Dari nama-nama itu, muncul nama Muhammad Dimas Drajad yang berposisi sebagai penyerang. Mengetahui kualitas Dimas Drajad, Djanur mengaku niatnya mempertahkan posisi reguler sebagai penyerang bagi Dimas Drajad pun mulai dirancang.

Alhasil, Djanur mengakui jika Dimas Drajad akan tetap menjadi penyerang meski di klub-klub sebelumnya dia selalu menempatkan pemain asing pada posisi itu.

"Jadi, saat saya menerima tawaran melatih Persikabo saya melihat satu persatu pemain yang dipertahankan. Di situ ada Dimas Drajad yang memang posisinya sebagai striker murni, Maka, tekad saya dari sejak itu, Dimas Drajad akan tetap main di posisi striker murni, dan pasti saya mainkan," kata Djajang Nurdjaman.

 

3 dari 5 halaman

Berbuah Hasil

Dua pemain Persikabo 1973, Ciro Alves dan Dimas Drajad, merayakan gol ke gawang Barito Putera dalam lanjutan BRI Liga 1 2021/2022. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Tekad pria yang sukses membawa Persib Bandung juara di Indonesia Super League (ISL) musim 2014 perlahan namun pasti membuahkan hasil.

Setelah selalu mendapatkan tempat dari 10 pertandingan yang telah dilakoni Persikabo 1973 di BRI Liga 1 musim 2022/20023, Dimas tampil moncer bersama Timnas Indonesia.

Dari dua laga FIFA matchday yang dilakoni Timnas Indonesia melawan Curacao, Dimas Drajad mampu menyumbangkan dua gol.

"Saya menyadari, kualitas Dimas Drajad sejajar dengan pemain asing. Maka, saya tekadkan dan saya laksanakan, kalau Dimas Drajad akan tetap menjadi striker utama Persikabo dan pasti saya mainkan. Kenapa? Ini semua demi timnas kita, jika kita punya striker handal, maka timnas kita tak akan kesulitan mencari striker murni," ungkapnya.

 

4 dari 5 halaman

Jangan Cepat Puas

Meski Dimas Drajad tampil moncer di dua laga timnas terakhir, pelatih yang pernah menukangi Persebaya dan Barito Putera ini berharap Dimas Drajad tidak cepat puas dengan apa yang dicapainya sekarangnya.

"Usia masih muda, jadi sangat memungkinkan untuk meningkatkan kemampuan. Saya berharap Dimas Drajad tetap menjadi pribadi yang mau bekerja keras dalam latihan dan pertandingan resmi, tidak cepat puas dengan apa yang sudah dicapai."

Saya doakan dia terus berkembang, dan tentunya saya akan berikan kesempatan terus, yang penting Dimas Drajad dalam kondisi on fire," Djanur mengakhiri pembicaraan.

5 dari 5 halaman

Posisi Persikabo 1973 di BRI Liga 1 2022/2023

Berita Terkait