5 Fakta Kekalahan Telak Timnas Indonesia U-17 dari Malaysia di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023: Bencana 26 Menit

oleh Hery Kurniawan diperbarui 09 Okt 2022, 23:05 WIB
Timnas Indonesia U-17 tertinggal 0-5 dari Malaysia pada babak pertama laga terakhir Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (9/10/2022) malam WIB. (Bola.com/Ikhwan Yanuar Harun)

Bola.com, Bogor - Timnas Indonesia U-17 tak berdaya pada laga terakhir Grup B kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Menghadapi Malaysia di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (9/10/2022) malam WIB, Tim Garuda Asia keok 1-5.

Kekalahan tersbeut tentu mengejutkan. Sebab, dalam tiga laga sebelumnya Timnas Indonesia U-17 selalu meraih kemenangan.

Advertisement

Skor besar 14-0 berhasil diraih saat menghadapi Guam. Kemenangan 3-2 pun dipetik tim asuhan Bima Sakti itu saat menghadapi Uni Emirat Arab.

Kemenangan 2-0 berhasil direngkuh Timnas Indonesia U-17 saat menghadapi Palestina. Dua gol Timnas U-17 saat itu berkat peran besar satu pemain yang sama yakni Habil Yafi.

Kekalahan 1-5 Timnas Indonesia U-17 dari Malaysia meninggalkan beberapa catatan dan fakta menarik. Bola.com mengumpulkannya dan mengulasnya di bawah ini.

2 dari 6 halaman

Bencana 26 Menit Babak Pertama

Timnas Indonesia U-17 menyerah 1-5 dari Malaysia pada laga pamungkas Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023, Minggu (9/10/2022) malam WIB. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Pada laga ini, Timnas Indonesia U-17 kehilangan fokus. Hal itu terjadi terutama pada babak pertama.

Dalam jangka waktu hanya 26 menit, Timnas Indonesia U-17 sudah kebobolan empat gol. Mayoritas dari gol-gol itu pun hadir dari kesalahan di lini belakang.

Empat pemain Malaysia yang berbeda berhasil mencetak gol dalam waktu 26 menit itu. Yakni Zainurhakimi Zain, Arami Wafiy, Anjasmiraza, dan Afiq Danish.

3 dari 6 halaman

Absennya Iqbal Gwijangge Berpengaruh?

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti memeluk kapten tim, Muhammad Iqbal Gwijangge (21) usai melawan Timnas Uni Emirat Arab U-17 di laga Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (5/10/2022) (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Timnas Indonesia tidak bisa diperkuat sang kapten sekaligus bek tengah andalan, Muhammad Iqbal Gwijangge. Pemain bernomor punggung 21 itu terkena akumulasi kartu.

Absennya Iqbal rupanya turut berpengaruh pada kondisi lini belakang Tim Garuda Asia. Mereka tampak bermai tanpa arah dan tanpa pemimpin.

Koordinasi di lini belakang Timnas Indonesia U-17 pun terlhat sangat buruk di laga ini, terutama pada babak pertama.

4 dari 6 halaman

Gagal Ikuti Senior

Pemain Indonesia, Marc Klok mencetak gol pertama melalui eksekusi penalti ke gawang Kuwait dalam laga Kualifikasi Piala Asia 2023 Grup A antara Indonesia menghadapi Kuwait di Stadion Internasional Jaber Al Ahmad, Kuwait City, Kamis (9/6/2022) dinihari WIB. (PSSI)

Timnas Indonesia U-17 gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2023. Mereka gagal mengikuti jejak para senior.

Diketahui Timnas Indonesia U-20 dan senior sudah terlebih dahulu menginci tiket untuk berlaga pada putaran final Piala Asia tahun depan.

Meski demikian, Arkhan Kaka dan kolega tak perlu risau. Perjalanan mereka untuk menjadi pemain yang lebih baik masih sangat panjang.

5 dari 6 halaman

Kelelahan?

Pemain Timnas U-17 Indonesia saling bersalaman dengan timnas U-17 Palestina usai Kualifikasi Grup B Piala Asia U-17 2023 di Stadion Pakansari, Kab. Bogor, Jawa Barat, Jumat (7/10/2022). Kemenangan atas Palestina memperbesar peluang timnas U-17 Indonesia lolos ke Piala Asia U-17 2023. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Satu hal lain yang disoroti pada laga ini adalah skuad Garuda Asia yang terlihat sangat kekalahan. Pemain Malaysia pun sebenarnya merasakan hal yang sama.

Sebab, dalam waktu sepekan, keduanya bermain sebanyak empat kali. Jumlah yang luar biasa banyak, apalagi untuk tim usia muda.

Bima Sakti pun tidak berani terlalu banyak melalakukan di sepanjang Kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Hal itu sedikit banyak memengaruhi kondisi fisik skuad Garuda Asia.

6 dari 6 halaman

Kebangkitan Malaysia

Pelatih timnas U-17 Malaysia, Osomera Omaro saat memberi keterangan terkait kesiapannya menghadapi laga Kualifikasi Piala AFC U-17 2023 grup B, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/9/2022). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Malaysia tampil luar biasa di laga melawan Timnas Indonesia U-17. Mereka memanfaatkan betul titik lemah Garuda Asia.

Padahal, Malaysia sempat menjalani laga buruk di Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Ketika melawan Guam, Malaysia hanya bisa bermain imbang 1-1.

Namun, setelah laga itu, Malaysia mampu bangkit Ujungnya mereka menang atas Timnas Indonesia dan lolos ke Piala Asia U-17 2023.

 

Berita Terkait