Lupakan Malam Kelam di London, AC Milan Siapkan Balas Dendam Sempurna pada Chelsea di Liga Champions

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 11 Okt 2022, 18:00 WIB
Fikayo Tomori juga menjadi salah satu korban dari kedatangan Thomas Tuchel. Pemain jebolan akademi Chelsea ini akhirnya memutuskan untuk hengkang ke AC Milan. Tomori berhasil mengantarkan Rossoneri meraih gelar Serie A pada musim 2021/2022. (AFP/ Tiziana Fabi)

Bola.com, Milan - Bek AC Milan, Fikayo Tomori, meminta timnya untuk melupakan malam kelam di London saat kalah 0-3 dari Chelsea pada pekan lalu. Tomori menegaskan, sekarang adalah momentum yang tepat untuk balas dendam.

AC Milan akan menjamu Chelsea di San Siro pada matchday keempat Grup E Liga Champions 2022/2023, Rabu (12/10/2022) dini hari WIB. Fikayo Tomori meminta laga ini dijadikan kesempatan untuk menebus kekalahan pekan lalu.

Advertisement

"Kami marah karena tidak melakukan dengan baik pekan lalu. Akan tetapi, sekarang kami memiliki kesempatan lain," kata Fikayo Tomori seperti dikutip situs resmi klub.

Kekalahan di Stamford Bridge disebut Fikayo Tomori sebagai pelajaran yang berharga buat AC Milan. Pemain berusia 24 tahun itu berharap, timnya bisa terus berkembang.

"Saya tidak ingin terlalu memikirkan pertandingan di Stamford Bridge. Akan tetapi, AC Milan perlu belajar dari kekalahan itu untuk berkembang lebih jauh," tegas mantan pemain Chelsea tersebut.

2 dari 5 halaman

Modal Penting

Bek AC Milan, Fikayo Tomori berselebrasi dengan rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Juventus dalam lanjutan Serie A 2022/2023, Minggu (9/10/2022) dini hari WIB. (AP Photo/Antonio Calanni)

Fikayo Tomori juga menyebut, AC Milan sedang dalam kepercayaan diri setelah mengalahkan Juventus dengan skor 2-0 pada laga sebelumnya di Serie A. Tomori menyebut hasil itu sebagai modal penting untuk bisa mengalahkan Chelsea.

"Saya senang ketika mencetak gol dan itu merupakan perasaan yang bagus. Saya ingin menghapus kejayaan Chelsea," ucap Tomori.

"Di London, kami tidak bermain bagus dan bukan seperti kami. Itu bukan AC Milan yang sebenarnya. Kami bisa merespons secara positif melawan Juventus dan memperbaiki keadaan," tegas Fikayo Tomori.

3 dari 5 halaman

Siap Maksimal

Selanjutnya di Grup E ada perjumpaan bek tengah AC Milan, Fikayo Tomori dengan Chelsea. Tomori merupakan jebolan akademi The Blues. (AFP/Tiziana Fabi)

Pemain berusia 24 tahun itu berjanji untuk memberikan penampilan maksimal bersama AC Milan. Semuanya dilakukan untuk bisa membawa timnya menang atas Chelsea dan juga mendapatkan perhatian dari manajer Timnas Inggris, Gareth Southgate.

"Saya pikir setiap pertandingan memberikan kesempatan untuk menunjukkan keinginan saya bermain untuk Timnas Inggris. Southgate mengatakan kepada saya untuk terus melakukan apa yang saya bisa lakukan," ucap Tomori.

"Saya harus memberikan segalanya di lapangan untuk AC Milan. Kemudian pelatih Timnas akan memutuskan, tentu saja saya ingin membela Inggris di Piala Dunia," ujar Tomori.

4 dari 5 halaman

Tambahan Motivasi

Suporter membentuk tulisan AC milan raksasa saat pertandingan antara AC Milan melawan CSU Craiova pada laga kualifikasi Liga Europa di Stadion San Siro, Milan, Jumat (4/8/2017). AC Milan menang 2-0 atas CSU Craiova. (AP/Daniel Dal Zennaro)

Sementara itu, AC Milan akan mendapatkan tambahan motivasi karena bermain di San Siro. Pelatih Stefano Pioli menyebut, itu sebagai modal penting untuk mengalahkan Chelsea.

"Luar biasa bermain di depan fans kami, mereka memberi kami dukungan besar, mereka adalah tambahan kekuatan bagi kami," kata Pioli.

"Kami ingin membuktikan kekalahan lalu hanya kebetulan, bukan biasa terjadi. Kami kecewa dengan penampilan di London. Kami harus belajar dari kesalahan kami dan melakukan yang lebih baik," tegas Pioli.

Sumber: AC Milan

5 dari 5 halaman

Simak Posisi Chelsea dan AC Milan di Liga Champions

Berita Terkait