Fabio Quartararo Akui Baper, Matikan TV Saat Pecco Bagnaia Selebrasi Juara MotoGP

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 07 Nov 2022, 14:30 WIB
Sementara satu-satunya rival yang bisa menjegal Pecco, Fabio Quartararo terlihat lebih santai dan rileks menghadapi balapan MotoGP Valencia. (AFP/Javier Soriano)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, mengaku merasa emosional usai finis keempat dalam balapan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol, Minggu (6/11/2022). Pasalnya, ia harus rela melihat gelar dunia jatuh ke tangan rider Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia.

Tiba di Valencia, Bagnaia unggul 23 poin atas Quartararo dan tinggal masuk posisi 14 besar untuk merebut gelar. Alhasil, satu-satunya opsi El Diablo untuk jadi juara hanyalah menang. Namun, dalam balapan itu, Quartararo finis keempat, sementara Bagnaia finis kesembilan. Jadi, gelar pun disabet Bagnaia.

Advertisement

Quartararo segera memberi selamat kepada Bagnaia usai finis, tetapi terlihat emosional saat kembali ke pit. Usai melakukan tire burnout di depan garasi, rider Prancis ini menangis dan harus ditenangkan oleh keluarga dan anggota tim. Ia mengakui harus mematikan TV tim ketika ada tayangan selebrasi Bagnaia.

2 dari 4 halaman

Matikan TV

Para juara pada MotoGP Valencia 2022 adalah pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins. Di urutan kedua ada pembalap KTM, Brad Binder. Sementara untuk podium ketiga diambil oleh Pramac Ducati, Jorge Martin. (AP/Alberto Saiz)

Quartararo mengaku sedih gagal mempertahankan gelar, dan butuh waktu untuk kembali semangat.

"Saya harus mematikan TV di garasi. Motivasi saya adalah, kami memang kehilangan gelar, tetapi saya akan kembali. Tim saya bekerja keras, tak ada alasan bagi kami untuk tak memperebutkan gelar dunia musim depan," kisah Quartararo kepada BT Sport seperti yang dikutip Crash.net, setelah menghampiri Bagnaia di parc ferme.

"Sudah jelas saya merasa emosional usai balapan. Saya ini petarung, seorang pemenang, jadi saya ingin jadi yang terdepan. Lima belas menit pertama dalam balapan ini berat. Namun, kini sudah selesai. Kami tutup buku, akan membuka bab baru pada Selasa pagi," lanjut juara dunia MotoGP 2021 ini.

Meski begitu, ia sudah menatap 2023, yang dimulai dengan tes di Valencia pada Selasa (8/11/2022). Dalam tes itu, ia akan kembali menjajal mesin YZR-M1 2023, yang memberi impresi apik dalam tes Misano September lalu.

3 dari 4 halaman

Persiapan 2023

Bagi Bagnaia, gelar juara dunia MotoGP tahun ini menjadi gelar pertamanya selama mengaspal. Pada klasemen akhir, Pecco Bagnaia mendulang 265 poin, unggul 17 angka dari Fabio Quartararo yang menorehkan 248 angka. (AP/Alberto Saiz)

"Jika kehilangan gelar seperti ini, Anda harus cari sisi positifnya, walau saat ini saya merasa 99% negatif. Sementara itu, 1% positifnya, saya akan menunggu balapan pertama 2023 dalam empat bulan ke depan. Kemarahan ini akan saya pakai untuk latihan lebih keras dan bertarung lebih gigih pula tahun depan," kisahnya.

"Saya harus berjuang keras, harus agresif. Kami punya banyak kesulitan dengan motor tahun ini. Namun, saya tak punya penyesalan. Saya sudah mengerahkan 100%. Saya sudah mendorong tim, dan tahun depan akan jadi tahun yang baik. Saya tak sabar menjajal motor baru kami pada Selasa, melihat potensinya," tutup Quartararo.

Ducati diketahui menyapu bersih semua gelar bergengsi MotoGP, yakni gelar dunia pembalap, konstruktor, dan tim, serta pembalap tim independen terbaik, tim independen terbaik, debutan terbaik, BMW M Award, dan Tissot Pole of Poles Award. Quartararo sendiri jadi runner up, dan membawa pulang Agostini Fan Award.

4 dari 4 halaman

Klasemen MotoGP

#63 Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 265

#20 Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 248

#23 Enea Bastianini - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 219

#41 Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 212

#43 Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 189

#33 Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 188

#42 Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 173

#5 Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 166

#89 Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 152

#88 Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 149

#12 Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 122

#10 Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 120

#93 Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 113

#72 Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 111

#36 Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 87

#44 Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 56

#73 Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 50

#30 Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 48

#21 Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 42

#49 Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 24

#4 Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 15

#25 Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 14

#87 Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 13

#40 Darryn Binder - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 12

#35 Cal Crutchlow - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 10

#6 Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 2

#51 Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0

#32 Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0

#45 Tetsuta Nagashima - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 0

#9 Danilo Petrucci - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 0

#92 Kazuki Watanabe - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 0

 

Sumber: BT Sport, Crashnet

Disadur dari: Bola.net (Anindhya Danartikanya)

Berita Terkait