Cara Nyentrik Van Gaal Bagi Nomor Punggung Timnas Belanda di Piala Dunia 2022: Urut Sesuai Umur

oleh Suharno diperbarui 18 Nov 2022, 16:55 WIB
Ilustrasi Timnas Belanda. (AFP/John Thys)

Bola.com, Doha - Pelatih Timnas Belanda Louis van Gaal mengungkapkan cara aneh untuk memutuskan nomor punggung para pemainnya yang akan berlaga di Piala Dunia 2022. Mantan manajer Manchester United ini menentukan nomor punggung pemain berdasarkan usia mereka.

Biasanya, setiap tim akan memberikan nomor punggung 1 hingga 11 kepada para pemain into. Lalu nomor selanjutnya mulai dari 12 hingga 26 untuk pemain pelapis atau cadangan.

Advertisement

Tetapi, metode itu tidak berlaku bagi Timnas Belanda karena Van Gaal memberikan nomor jersey sesuai urutan usia pemain. Alhasil kiper Ajax Amsterdam yang seharusnya bakal jadi penjaga gawang ketiga De Oranje, Remko Pasveer, akan mengenakan jersey nomor punggung 1.

Tidak hanya Pasveer, ada sejumlah pemain Belanda yang tidak menunjukkan tempatnya dalam hierarki tim saat mendapat jersey. Misalnya saja Frenkie De Jong yang akan mengenakan jersey 21 yang memang serupa dengan nomornya di Barcelona, meski bakal selalu jadi starting XI di Piala Dunia 2022.

Gelandang bertahan Atalanta, Teun Koopmeiners, yang juga bakal jadi andalan Timnas Belanda mengenakan jersey nomor 20. Lalu apa alasan Van Gaal memberikan nomor jersey berdasarkan urutan usia pemain dari yang paling tua?

 

2 dari 6 halaman

Penjelasan Van Gaal

Piala Dunia - Ilustrasi Timnas Belanda (Bola.com/Adreanus Titus)

Van Gaal mengatakan metode pemberian nomor punggung ke pemain yang lebih tua bukanlah lelucon. "Itu bukan lelucon. Saya tidak pernah menceritakan lelucon pada konferensi pers, saya menjelaskan bagaimana saya melakukannya," ujarnya, seperti dikutip Daily Mail

"Pemberian nomor itu ada hubungannya dengan usia, itu sebabnya saya memberikan jawaban itu," sambungnya.

Van Gaal tampaknya ingin supaya pemain muda menghormati kepada para seniornya, meskipun karier mereka lebih mentereng. 

 

3 dari 6 halaman

Nomor yang Selaras

Meski beberapa mendapatkan nomor punggung yang aneh, ada juga pemain yang memperoleh jatah pas. Misalnya, bintang Liverpool Virgil van Dijk akan mengenakan nomor 4.

Selain Van Dijk, pemain sayap PSV Cody Gakpo juga akan mengenakan nomor 8 dan gelandang serang Steven Berghuis akan mengenakan jersey No 11.

Bek Bayern Munchen, Matthijs de Light, memakai jersey bernomor 3 meski usianya baru 23 tahun.

4 dari 6 halaman

Banyak Wajah Baru

Louis van Gaal. Pelatih Timnas Belanda ini menjadi pelatih tertua yang akan berlaga di Piala Dunia 2022 Qatar. Saat ini ia telah menginjak usia 71 tahun dan telah membesut Timnas Belanda sebanyak 3 periode. Di periode ketiganya ini ia mulai menjabat sejak 4 Agustus 2021 menggantikan posisi Frank De Boer. Dari total 15 laga, Louis van Gaal berhasil membawa Timnas Belanda 11 kali menang dan 4 kali imbang tanpa pernah kalah. (AP/Patrick Post)

Sebelumnya, ada yang mengejutkan saat Van Gaal mengumumkan 26 pemain Timnas Belanda. Dia tidak memanggil gelandang Newcastle United, Sven Botman, dan pemain Bayern Munchen, Ryan Gravenberch, serta lebih memilih dua pemain muda yang merupakan muka baru Xavi Simons dan Jeremie Frimpong.

"Kami memang tidak memiliki pemain terbaik di dunia di tim kami. Tetapi saya percaya pada pembangunan tim dan taktik dan kami memiliki pemain yang dapat melaksanakan rencana taktis pelatih," tambahnya.

 

5 dari 6 halaman

Suporter Memboikot

Para Suporter Belanda memberi dukungan saat Belanda menghadapi Latvia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa Grup G di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Sabtu (27/3/2021). Belanda menang 2-0 atas Latvia. (AFP/Remko de Waal/ANP)

Van Gaal juga mengomentari suporter Belanda yang memboikot Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Qatar karena alasan hak asasi manusia. Tetapi, dia berharap suporter yang tidak hadir langsung di Qatar bisa mendukung tim dari televisi.

Ada ribuan suporter Belanda yang sudah menyatakan memboikot dan tidak akan hadir di Qatar. Bahkan dalam suatu survei dari 28.000 orang, hanya 14% yang tertarik datang langsung ke Qatar.

"Mereka punya alasan untuk melakukan itu (memboikot). Tetapi saya harap kami bermain sangat baik sehingga pada akhir turnamen ketika kami mencapai laga final, mereka akan menonton di TV dan melihat seberapa baik permainan kami," kata Van Gaal.

 

6 dari 6 halaman

Mengkritik Qatar

Piala Dunia 2022 - Ilustrasi Kualifikasi Piala Dunia 2022 (Bola.com/Lamya Dinata/Adreanus Titus)

Van Gaal juga mengulangi pernyataannya Qatar seharusnya tidak menjadi tuan rumah Piala Dunia. Alasannya karena Qatar terlalu kecil untuk turnamen 32 negara dan akan ada jutaan suporter sepak bola yang bakal hadir menyaksikan langsung.

"Kami harus memainkan Piala Dunia di negara-negara yang seharusnya berpengalaman dalam hal sepak bola," ujar Van Gaal.

Meski demikian, sang pelatih memuji Qatar dan organisasi yang telah memberikan fasilitas latihan hingga pertandingan yang hebat.

Sumber: Daily Mail 

Berita Terkait