Teori Konspirasi Paul Si Gurita di Piala Dunia 2010: Ada Paul Pengganti?

oleh Hery Kurniawan diperbarui 25 Nov 2022, 17:30 WIB
Paul "si gurita" penghuni akuarium Oberhausen, Jerman, memprediksi Spanyol akan mampu melewati Jerman untuk melangkah ke final PD 2010. AFP PHOTO/PATRIK STOLLARZ

Bola.com, Jakarta - Masih ingat dengan Paul Si Gurita? Paul pernah menjadi fenomena pada Piala Dunia 2010. Ia menebak dengan benar pertandingan-pertandingan penting pada ajang itu.

Termasuk laga final yang mempertemukan Timnas Spanyol dan Belanda. Paul memprediksi La Furia Roja bisa meraih kemenangan.

Advertisement

Pada laga itu, Spanyol memang meraih kemenangan 1-0. Gol tunggal La Furia Roja saat itu dicetak oleh Andres Iniesta pada babak kedua tambahan waktu.

Sayangnya tak lama setelah "membantu" Timnas Spanyol meraih gelar juara di Afrika Selatan, karier Paul harus berakhir. Ia dinyatakan mati sebulan setelah Piala Dunia 2010.

2 dari 5 halaman

Ada Konspirasi

Cesc Fabregas. Eks gelandang tengah Spanyol yang kini masih bermain bersama Como ini tercatat pernah berseragam Arsenal selama 8 musim mulai 2003/2004 hingga 2010/2011. Pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, ia menjadi bagian dalam skuad Tim Matador meraih gelar juara usai mengalahkan Belanda 1-0 lewat perpanjangan waktu di partai final. Ia berjasa menyumbang assist untuk gol kemenangan yang dicetak Andres Iniesta dalam laga final tersebut. (AFP/Javier Soriano)

Namun, belakangan ada teori konsipirasi menarik yang menyertai Paul Si Gurita. Sutradara dari film "Who Killed Paul the Octopus", Jiang Xiao menyebut ada permainan licik mengenai Paul pada Piala Dunia 2010.

Xiao menyebut Paul sebenarnya sudah meninggal pada Juli 2010 atau ketika Piala Dunia 2010 berlangsung. Xiao menyebut Paul digantikan secara rahasia di Oberhausen Sea Life Centre di Jerman.

"Gurita itu bentuknya sama semua, tidak mungkin kita bisa mengenali perbedaan di antara mereka," katanya dilansir dari Daily Star.

3 dari 5 halaman

Ada Ketakutan

Seekor gurita yang diberi nama Paul menebak hasil final PD 2010 antara Belanda vs Spanyol di pusat akuarium laut Oberhausen, Jerman, 9 Juli 2010. AFP PHOTO/PATRIK STOLLARZ

Jiang Xiao kemudian berbicara mengenai proses produksi film "Who Killed Paul The Octopus". Menurut Xiao, pihaknya selalu berhubungan dengan pihak Oberhausen Sea Life Centre di Jerman.

Menurut Jiang Xiao, ada ketakutan dari pihak akuarium tersebut ketika proses produksi film dilakukan. Hal itu menurutnya cukup mencurigakan.

"Kami terus berhubungan dengan akuarium Jerman sejak awal produksi film, tetapi bagi saya tampaknya mereka takut," katanya.

"Film ini mengungkap kisah di balik Paul Si Gurita, sehingga mereka merasa takut," sambungnya.

4 dari 5 halaman

Riset

Paul si gurita peramal berenang di atas trofi replika Piala Dunia sehari setelah prediksinya bahwa Spanyol akan juara di final PD 2010 tepat, 12 Juli 2010. AFP PHOTO/ROLAND WEIHRAUCH

Jiang Xiao kemudian menegaskan mengenai akurasi dari film buatannya itu. Ia tampak cukup yakin dengan ketepatan film buatannya dengan apa yang terjadi pada Piala Dunia 2010.

Bahkan, Xiao berani memberikan presentasi angka yang cukup tinggi. Ia sangat yakin Paul sudah mati dua hari sebelum final Piala Dunia 2010 berlangsung.

"Untuk filmnya, kami telah melakukan cukup banyak penyelidikan dan saya, 60% sampai 70%, yakin bahwa Paul meninggal pada 9 Juli [dua hari sebelum final Piala Dunia] dan Jerman menutupi kematiannya dan membodohi kami untuk waktu yang lama," tandasnya.

Sumber: Daily Star

5 dari 5 halaman

Berita Terkait