Sudah Lakoni 4 Laga Uji Coba, PSIM Masih Cari Formula Terbaik Jelang Super League 2026/2027

Terbaru, Laskar Mataram ditahan imbang 1-1 oleh wakil Liga Nusantara, Persekabpas Pasuruan.

Bola.com, Yogyakarta - PSIM Yogyakarta telah menjalani empat laga uji coba pramusim sebagai bagian dari persiapan menghadapi BRI Super League 2026/2027. Terbaru, Laskar Mataram ditahan imbang 1-1 oleh wakil Liga Nusantara, Persekabpas Pasuruan.

Duel tersebut berlangsung di Stadion Mandala Krida, Selasa (18/8/2026) sore WIB. Ahmad Agung mencetak gol untuk PSIM, sedangkan Persekabpas membalas melalui Beto Goncalves.

Rangkaian uji coba jadi kesempatan bagi PSIM untuk mematangkan taktik sebelum kompetisi resmi bergulir.

Selain itu, juga dimanfaatkan untuk menambah menit bermain dan membangun chemistry antarpemain.

Bek PSIM, Raka Cahyana Rizky, menilai empat laga uji coba yang dijalani memberikan dampak positif bagi skuad.

Salah satunya membantu para pemain beradaptasi dengan tuntutan fisik bermain selama 90 menit.

"Kami melawan tim yang cukup bagus secara pertahanan. Secara stamina, perlahan kami mulai beradaptasi karena biasanya tidak bermain selama 90 menit," ujar eks pemain Timnas Indonesia U-22 itu.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Bukan Mengejar Hasil

Manajer PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar, mengatakan hasil bukan menjadi tujuan utama dalam rangkaian uji coba pramusim.

Menurutnya, setiap pertandingan lebih diarahkan untuk mengukur kesiapan fisik sekaligus menyempurnakan permainan tim.

"Secara keseluruhan sejak awal uji coba kita memang bukan untuk mencari hasil, melainkan bagaimana menyempurnakan tim secara taktis, teknis, hingga kondisi fisik para pemain," kata Iksan.

Dalam dua pekan terakhir, PSIM terus menguji komposisi skuad untuk menemukan susunan terbaik. Koneksi antarpemain juga menjadi perhatian, terutama bagi para penggawa anyar.

"Kami melihat adanya kekurangan di area tersebut dan hal ini tentu menjadi evaluasi, terutama bagi beberapa pemain baru di lini depan yang terlihat masih mencari cara dan bentuk permainan terbaik. Tidak hanya secara taktis, tetapi juga hubungan antarpemain," ucapnya.

Ratakan Jam Terbang

Rotasi pemain merupakan bagian penting dalam setiap pertandingan uji coba Laskar Mataram. Tim pelatih ingin melihat kesiapan Ze Valente dan kolega ketika mendapat kepercayaan tampil di lapangan.

"Kami ingin mencoba terutama para pemain yang kemarin hanya bermain setengah jam melawan Bhayangkara di Kebo Giro. Kami masih melihat beberapa titik kelemahan, tetapi ini tentu belum bisa menjadi tolok ukur bagaimana mereka bermain di liga nanti," tuturnya.

Sementara di sisi lain, performa penjaga gawang muda PSIM, Athaullah Daib, juga mendapatkan apresiasi. Kiper berusia 16 tahun itu mencatatkan sejumlah penyelamatan penting saat bersua Persekabpas.

"Ada tiga saves yang dilakukan Daib. Meskipun tadi kebobolan oleh pemain yang terpaut usia 30 tahun dengannya, hal ini tentu menjadi hal positif bagi Daib karena memberikan pengalaman melakukan tiga penyelamatan penting," tutup Iksan.

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer