Spanyol Dipecundangi Jepang, Jadi Strategi agar Bertemu Maroko di 16 Besar Piala Dunia 2022?

oleh Aryo Atmaja diperbarui 02 Des 2022, 15:04 WIB
Pemain timnas Spanyol, Alvaro Morata (dua kiri) berhasil menjebol gawang Jepang dalam pertandingan grup E Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Khalifa International Stadium, Doha, Jumat (2/12/2022). (AFP/Adrian Dennis)

Bola.com, Jakarta - Spanyol berhasil menggenggam tiket lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 meski di laga terakhir Grup E kalah 1-2 dari Jepang, Jumat (2/12/2022) dini hari WIB. Namun, benarkah kekalahan ini memang sengaja dicari Spanyol?

Timnas Spanyol awalnya unggul lebih dulu berkat sontekan Alvaro Morata di menit ke-12. Namun di awal babak kedua, Jepang membalikkan keadaan. Ritsu Doan mencetak gol di menit ke-48, disusul kemudian Ao Tanaka di menit ke-51.

Advertisement

Kekalahan ini membuat Timnas Spanyol mengakhiri fase penyisihan grup sebagai runner-up Grup E. Poin 4 mereka sebenarnya sama dengan milik Jerman, tetapi La Furia Roja berhak lolos karena unggul selisih gol.

2 dari 6 halaman

Drama di Grup E

Jepang kembali berhasil mengoyak Unai Simón untuk kedua kalinya. Gol itu dicetak oleh Ao Tanaka melalui assist kontroversial Kaoru Mitoma yang oleh wasit Victore Gomez disahkan setelah meninjau VAR. (AP/Eugene Hoshiko)

Drama di matchday terakhir Grup E memang sangat seru. Ketika Spanyol tertinggal 1-2, di laga lainnya Jerman juga sempat tertinggal 1-2 dari Kosta Rika. Dalam posisi ini, Spanyol bakal tak lolos, kalah poin dari Kosta Rika.

Namun, Jerman kemudian berhasil menyamakan kedudukan dan berbalik unggul. Spanyol pun kembali diuntungkan karena Jerman harus menang dengan selisih gol sangat besar jika ingin lolos.

Pada akhirnya Spanyol tetap tak bisa mengejar ketinggalan dari Jepang. Meski demikian, mereka tetap lolos karena Jerman 'hanya' menang 4-2 atas Kosta Rika.

3 dari 6 halaman

Sengaja Mengalah?

Selebrasi sejumlah pemain timnas Jepang usai Ao Tanaka menjebol gawang Spanyol dalam pertandingan grup E Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Khalifa International Stadium, Doha, Jumat (2/12/2022). (AP Photo/Darko Vojinovic)

Kini, muncul teori konspirasi bahwa Spanyol memang sengaja mencari kekalahan dari Jepang, terutama ketika mereka tahu betul bahwa Jerman takkan bisa menang dengan selisih gol sangat besar dari Kosta Rika.

Pasalnya, Spanyol kini 'hanya' akan berhadapan dengan Maroko di 16 besar. Pemuncak grup E, Jepang justru malah harus menghadapi Kroasia yang bertindak sebagai runner-up Grup F.

Performa Maroko memang luar biasa di Piala Dunia 2022 kali ini, tetapi Spanyol bisa jadi berpikir mereka merupakan lawan yang lebih mudah ketimbang Kroasia yang notabene berstatus runner-up Piala Dunia 2018.

Spanyol tentu sudah mengetahui calon lawan andai mereja jadi juara atau runner-up karena pertandingan di Grup F sudah lebih dahulu rampung digelar.

4 dari 6 halaman

Jalan Mulus

Pelatih Spanyol, Luis Enrique (kedua kanan) merayakan kemenangan atas Kosta Rika dengan para pemain pada pertandingan grup E Piala Dunia 2022 Qatar di Stadion Al Thumama di Doha, Qatar, Rabu (23/11/2022). Spanyol menang atas Kosta Rika dengan skor 7-0. (AP Photo/Julio Cortez)

Tak hanya itu, Spanyol diyakini juga sengaja lebih memilih lolos ke fase knock-out sebagai runner-up Grup E karena mereka bakal memiliki jalan yang lebih lapang menuju partai final.

Jika mampu mengalahkan Maroko, Spanyol kemungkinan besar akan berhadapan dengan Portugal di perempat final, dan Inggris atau Prancis di semifinal.

Berbeda dengan jika lolos sebagai juara grup, Spanyol kemungkinan besar sudah harus menghadapi Brasil di perempat final, dan kemungkinan Argentina di semifinal.

Disadur dari: Bola.net (Ari Prayoga, pubished 2/12/2022)

5 dari 6 halaman

Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2022

6 dari 6 halaman

Berita Terkait