Bola.com, Denpasar - Bali United akan menjadi tim musafir pada putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023. Ini menjadi pertama kalinya bagi Bali United sejak klub ini berpindah ke pulau Dewata.
Alasan tidak bisa menggunakan Stadion Dipta karena akan dilakukan pemeliharaan jelang Piala Dunia U-20 pada Mei nanti.
Alhasil, Bali United sudah pasti akan memakai dua stadion yaitu Stadion Maguwoharjo dan Stadion Sultan Agung Bantul. Satu stadion menjadi opsi dan ada beberapa pertandingan digelar disana. Stadion tersebut Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Usai menghadapi Persija Jakarta di pekan ke-18 BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada Minggu (15/1/2023), Bali United langsung bertolak ke Stadion Sultan Agung Bantul untuk menghadapi PSM Makassar.
Bus milik Bali United dan berbagai perlengkapan lainnya akan berangkat pada Sabtu (14/1/2023) ke Bantul. Bukan hanya Bali United terusir dari kandangnya.
Demi Piala Dunia
Persis Solo dan Persebaya Surabaya juga mengalami hal serupa. Persib Bandung sebenarnya juga terusir dari Stadion SI Jalak Harupat. Namun Pangeran Biru masih sedikit diuntungkan karena bisa menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA)
Ketua Local Organizing Committee (LOC) Stadion Kapten I Wayan Dipta I Ketut Suantika saat dihubungi Rabu (11/1/2023) mengaku sudah berusaha agar Stadion Dipta bisa digunakan sebagai kandang Serdadu Tridatu.
“Kami dari panpel sudah berusaha agar pertandingan bisa dilaksanakan di Stadion Dipta. Bahkan sudah mencoba untuk melakukan komunikasi dengan Bapak Bupati Gianyar. Hanya saja memang dari otoritas pemerintahan pusat dalam hal ini PUPR belum boleh memakai Stadion Dipta dan juga beberapa stadion lain yang menjadi venue Piala Dunia U-20 dengan alasan akan adanya perbaikan menjelang event internasional tersebut,” bebernya.
“Untuk itu, pelaksanaan pertandingan home Bali United akan dilaksanakan di Stadion di Sultan Agung Bantul dan Stadion Maguwoharjo. Perihal adanya penonton atau tidak nantinya di sana akan menunggu rilis resmi nantinya," jelas pria yang akrab disapa Rojax ini.
Teco Kecewa
Keputusan ini jelas membuat kecewa pelatih Bali United, Stefano Cugurra. Pelatih yang akrab disapa Teco ini tidak habis pikir kenapa Stadion Dipta tidak bisa digunakan.
"Coba tanyakan ke orang FIFA atau PSSI kenapa lapangan bagus sekali harus diparkir dan tidak bisa digunakan," ucapnya dengan sedikit kecewa ketika ditemui di sesi latihan Bali United di Lapangan Gelora Samudera Kuta, pada Selasa (10/1/2023).
Bagi pelatih berpaspor Brasil ini, Stadion Dipta adalah salah satu stadion bagus di Indonesia.
"Bukan sekarang saya Stadion Dipta bagus, tetapi sejak saya di Bali United tahun 2019, sudah bagus. Tim lawan senang datang ke Bali karena lapangan punya kondisi yang baik setiap tahunnya," ucap Teco.
"Saya tidak mengerti kenapa tidak boleh dipakai," tambahnya.
Suporter Juga Rugi
Selain klub yang sangat dirugikan akibat menurunnya pendapatan, suporter juga dirugikan karena membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan biaya yang sedikit untuk menyaksikan laga kandang Bali United.
"Jelas kurang bagus. Suporter harus menempuh perjalanan jauh entah pakai pesawat atau bagaimana. Tidak mudah bagi mereka. Terus ada masalah di finansial klub untuk mengeluarkan biaya yang lebih besar karena tidak bisa memakai Stadion Dipta," tutupnya.