BRI Liga 1: Pemain Baru Persebaya Langsung Gaspol, Marselino Ferdinan Buktikan Kualitas

Persebaya Surabaya memulai putaran kedua BRI Liga 1 dengan catatan gemilang, menang 5-0 atas Persita Tangerang. Pemain baru Persebaya langsung gaspol.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 19 Januari 2023, 22:00 WIB
Aksi pemain anyar Persebaya Surabaya, Paulo Victor di BRI Liga 1 2022/2023. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Jakarta - Persebaya Surabaya memulai putaran kedua BRI Liga 1 dengan catatan gemilang. Mereka menang 5-0 atas Persita Tangerang dalam pekan ke-19 di Indomilk Arena, Tangerang, Rabu (18/1/2023).

Laga ini juga menandai laga debut bagi para pemain anyar yang baru didatangkan Persebaya di bursa transfer pertengahan musim. Mereka adalah Paulo Victor, Ze Valente, George Brown, dan Muhammad Iqbal.

Advertisement

Dari empat nama itu, hanya ada satu yang mendapat kesempatan sejak menit pertama, yakni Ze Valente. Tiga pemain lainnya masuk sebagai pemain pengganti. Pelatih Persebaya, Aji Santoso, mengungkap alasan di balik keputusan itu.

“Yang pertama, jujur saya sampaikan, pemain-pemain saya yang baru, mereka masih belum dalam kondisi seratus persen. Makanya, saya coba Victor tadi saya masukkan sebagai pengganti karena dia baru dua kali latihan sama kami. Demikian juga dengan Ze,” ujarnya.

“Tapi, saya lihat Ze kondisinya lebih bagus. Iqbal juga, saya memberikan kepercayaan diri pada Iqbal. Alhamdulillah, meskipun kondisi mereka tidak seratus persen, tampil cukup bagus dan impresif,” imbuh Aji Santoso.


Paulo Victor Mencuri Perhatian

Pemain Persebaya Surabaya, Paulo Victor (tengah) merayakan gol keempat Persebaya bersama Ze Valente yang dicetaknya ke gawang Persita Tangerang pada laga pekan ke-18 BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Rabu (18/1/2023) sore WIB. Persebaya menang dengan skor 5-0. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Nama Paulo Victor menjadi yang paling bersinar di deretan para pemain rekrutan baru. Sebab, striker asal Brasil itu menjalani laga debut dengan menyumbang masing-masing satu gol dan assist.

Dia sebenarnya baru diturunkan pada awal babak kedua dengan menggantikan Michael Rumere. Tapi, Paulo Victor berhasil tampil sangat mengesankan selama 45 menit pertandingan.

Dia memulainya lewat assist yang cemerlang di menit ke-48. Satu assist tercipta berkat upayanya merebut bola dan mengirim umpan tarik sebelum diselesaikan jadi gol oleh Marselino Ferdinan. 

Kemudian, Victor mencetak gol lewat titik putih memasuki menit ke-81. Tanpa ragu, melepas tembakan mendatar ke gawang Persita yang sukses mengecoh kiper Dhika Bayangkara.


Adaptasi Jos

Bertandang ke Persita Tangerang, Persebaya Surabaya sukses menghancurkan tuan rumah dengan skor telak 5-0 dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 pekan ke-18 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Rabu (18/1/2023) sore WIB. Dua pemain Timnas Indonesia di kubu Bajul Ijo menjadi bintang dengan menyumbang tiga gol di antaranya, yaitu Marselino Ferdinan yang mencetak dua gol, serta Rizky Ridho dengan satu gol. Dua gol tim tamu lainnya dicetak Paulo Victor dan Sho Yamamoto. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Kemenangan ini membuat Aji Santoso takjub dengan kemampuan beradaptasi para pemain barunya. Dia optimistis mereka bisa terus menyatu dengan gaya permainan Persebaya mendulang lebih banyak poin.

“Mereka sepertinya tidak membutuhkan waktu yang cukup lama untuk beradaptasi dengan permainan yang saya inginkan. Mudah-mudahan ini ke depannya lebih bagus lagi, setelah kondisinya berada pada level seratus persen,” ujarnya.

Persebaya saat ini menduduki posisi kedelapan klasemen sementara dengan 25 poin. Mereka telah meraih tujuh menang, empat seri, dan tujuh kalah dalam 18 pertandingan yang telah dilakoni. 


Marselino Jadi Bintang

Pemain Persebaya Surabaya, Marselino Ferdinan (kanan) berusaha melewati pemain Persita Tangerang, Shin Young-bae pada laga pekan ke-18 BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Rabu (18/1/2023) sore WIB. Persebaya menang dengan skor 5-0. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Gelandang muda Persebaya, Marselino Ferdinan, juga mencuri perhatian dengan dua gol dalam laga itu. Dua gol itu menegaskan kualitas gelandang berusia 18 tahun tersebut.

Kehebatan Marselino Ferdinan itu juga diakui oleh pelatih Persita, Angel Alfredo Vera.

“Saya sendiri bisa lihat dia pemain bagus, dia punya kemampuan di atas rata-rata. Kami tahu yang bisa bikin pertandingan ini berubah, dia punya kemampuan yang bisa ubah skor dan dia bisa cetak dua gol,” ungkap pelatih asal Argentina itu.

Gol pertama Marselino tercipta setelah dia menerima bola muntah dan melepas tembakan keras jarak jauh. Gol kedua lahir berkat umpan tarik yang dikirim oleh Paulo Victor setelah berhasil merebut bola.

Menariknya, ini merupakan pertandingan pertama Marselino bersama Persebaya setelah lebih dari tiga bulan terakhir. Itu bermula pada Oktober 2022, saat kompetisi dihentikan akibat Tragedi Kanjuruhan.


Pulang dari Timnas Langsung Gacor

Pemain muda terbaik. Gelandang serang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan yang masih berusia 18 tahun dianugerahi gelar pemain muda terbaik pada Piala AFF 2022, meneruskan tongkat estafet Pratama Arhan pada edisi 2020. Sepanjang turnamen, pemain milik Persebaya Surabaya ini mampu menyumbang 1 gol dan 1 assist bagi Timnas Garuda. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Pada Desember 2022, Liga 1 sebenarnya digelar kembali. Akan tetapi, Marselino mengikuti agenda pemusatan hingga Piala AFF 2022 yang baru berakhir pekan lalu bersama Timnas Indonesia.

Marselino Ferdinan baru kembali dari Timnas Indonesia yang gagal melaju ke final Piala AFF 2022. Skuat Garuda kalah 0-2 dari Vietnam setelah leg kedua yang berlangsung pada Senin (9/1/2023).

Pemain didikan kompetisi internal Persebaya itu rupanya tak butuh waktu lama untuk kembali menyatu dengan permainan tim. Dia sudah paham betul dengan apa yang diminta Aji Santoso dan karakter rekan-rekannya.

Secara khusus, Alfredo Vera mengucapkan selamat kepada Marselino Ferdinan atas performa apiknya di lapangan. Termasuk kepada Persebaya yang bisa membawa pulang poin penuh.

“Selamat buat Persebaya, selamat buat Marselino yang main bagus. Kami harus terima kekalahan ini, tetap semangat dan pikir pertandingan berikutnya,” ucap pelatih yang juga pernah menangani Persebaya itu.


Posisi Persebaya

Kemenangan besar ini membuat Persebaya naik ke posisi kedelapan klasemen sementara dengan 25 angka. Mereka telah memperoleh tujuh menang, empat seri, dan tujuh kalah dalam 18 pertandingan.

Hasil ini meneruskan tren buruk Pendekar Cisadane dengan mendapat empat kekalahan beruntun di Liga 1 musim ini. Sebelumnya, mereka juga kalah dari Arema FC, Persib Bandung, dan Barito Putera. Di empat laga ini pula, Persita selalu gagal mencetak gol alias mandul.

Di sisi lain, ini merupakan kekalahan terbesar Persita setelah mereka berhasil promosi ke Liga 1 berkat status runner-up Liga 2 2019. Mereka kini menduduki peringkat kesembilan klasemen sementara dengan 25 poin.

Berita Terkait