8 Transfer Konyol yang Hampir Kejadian: Lewandowski ke Blacburn Rovers, Guardiala Kepincut Wigan

oleh Suharno diperbarui 20 Jan 2023, 17:35 WIB
Robert Lewandowski. Striker Timnas Polandia berusia 33 tahun ini telah membuat 6 hattrick dari total 72 gol dalam 127 laga internasional. Hattrick pertamanya dibuat saat ia mencetak 4 gol ke gawang Gibraltar pada kualifikasi Piala Eropa, 7 September 2014 yang berkesudahan 7-0. (AFP/Pool/David Ramos)

Bola.com, Jakarta - Bintang sepak bola seperti Zinedine Zidane, Robert Lewandowski, Roberto Carlos, dan Pep Guardiola pernah hampir kepincut transfer konyol. Namun, gara-gara berbagai sebab transfer tersebut akhirnya gagal.

Transfer konyol pernah hampir terjadi kepada sejumlah mantan bintang sepak bola terkemuka di dunia. Para bintang ini sebelumnya bermain untuk klub besar seperti Chelsea, Barcelona dan Real Madrid.

Advertisement

Namun, karena mereka gagal bersinar, para klub raksasa ini bahkan berniat menjual para bintang ini. Sang pemain bintang saat itu juga hanya pasrah jika klub menjualnya karena memang tidak banyak berkontribusi.

Bahkan mereka hampir saja dijual ke klub kecil. Klub-klub seperti Leeds United, Aston Villa dan Blackburn Rovers yang hampir saja mendapatkan bintang jatuh itu.

Beruntung kesepakatan tersebut tidak terjadi karena akhirnya mereka mampu bangkit untuk bersinar. Alhasil, para bintang lapangan hijau ini tetap bermain di level tertinggi.

Berikut tujuh transfer konyol yang hampir saja dialami para pemain bintang sepak bola, termasuk Robert Lewandowski. Kalian bakal terkejut andai tahu siapa saja pemainnya.

 

2 dari 9 halaman

1. Pep Guardiola

Menjelang pertandingan Piala FA Manchester City dengan Wigan Athletic, Guardiola mengakui  ampir bergabung dengan Latics, julukan Wigan. 

Saat itu, Wigan baru promosi ke Premier League pada 2005. Guardiola gagal bersaing dengan Jimmy Bullard dan Graham Kavanagh di City.

"Saya tidak cukup baik, itulah kenyataannya," kata Guardiola. "Saya sudah tua, sangat tua! Saya mengetuk pintu, saya mencoba datang ke sini untuk bermain di sepak bola Inggris, tetapi saya tidak bisa," ujarnya.

 

3 dari 9 halaman

2. Ronaldinho

AC Milan menjadi klub terakhirnya di Eropa, Gaucho bermain di Italia selama tiga musim. (AFP/Olivier Morin)

Blackburn Rovers memiliki sejarah yang cukup bagus urusan rumor transfer yang konyol misalnya dengan Ronaldinho. Rovers memberikan tawaran lebih dari 20 juta pounds kepada Ronaldinho untuk pindah dari AC Milan.

"Dia ingin bermain di Premier League dan saya pikir itu menguntungkan kami," kata ketua Presiden Blackburn, Venky Anuradha Desai, saat itu. Namun, sang pemain justru memilih kembali ke Brasil.

 

4 dari 9 halaman

3. Virgil van Dijk

Performa apik Virgil van Dijk dipertegas dengan catatan bahwa ia tidak melakukan satu pun pelanggaran pada pertandingan tersebut. (AP/Antonio Calanni)

Neil Warnock mengungkapkan yakin  tidak ingin mendatangkan Van Dijk ke Crystal Palace, tim yang dibesutnya saat itu. Dia mengaku mendapat laporan dari ketua tim pencari bakat yang menyebut Van Dijk terlalu lambat.

"Saya pikir dia masih harus memperbaiki diri," kata Warnock tentang sang pemain muda itu. Namun, beberapa tahun berselang Van Dijk jadi bek terbaik dunia dan tidak terbayang jika dia jadi pindah ke Palace.

 

5 dari 9 halaman

4. Diego Maradona

Diego Maradona. Gelandang Argentina yang wafat di usia 60 tahun pada 25 November 2020 ini mengoleksi 21 Caps dalam 4 edisi Piala Dunia (1982, 1986, 1990, 1994). Menorehkan 8 gol dan 8 assist, prestasi terbaiknya adalah menjadi juara pada edisi 1986 mengalahkan Jerman 3-2. (AFP/Staff)

Maradona mendapat godaan luar biasa dari dua klub asal Yorkshire di Liga Inggris. Selepas Piala Dunia 1978, manajer Sheffield United Harry Haslam mendesak klub Divisi Dua itu mendatangkan Maradona yang saat itu berusia 17 tahun. Namun, Sheffield United justru merekrut pemain lain.

Sembilan tahun kemudian, Direktur Pelaksana Leeds United Bill Fotherby mengadakan pembicaraan dengan agen Maradona. Tetapi, Leeds yang saat itu berjuang di Divisi 2 juga tidak jadi memboyong sang pemain.

 

6 dari 9 halaman

5. Rivaldo

Rivaldo - Mantan bomber Timnas Brasil ini merupakan salah satu pengguna nomor punggung 10 terbaik di Barcelona. Penyerang yang meiliki tendangan kaki kiri yang keras ini menggunakan nomor punggung 10 selama dua tahun pada periode 2000-2002. (AFP/Christophe Simon)

Skuad Bolton pada tahun 2004 berisi pemain seperti Jay-Jay Okocha, Fernando Hierro, dan Ivan Campo. Mereka juga mengincar Rivaldo masuk ke skuad besutan Sam Allardyce. Rivaldo tampaknya membutuhkan waktu untuk memikirkannya.

"Saya ingin tantangan mencoba membawa Bolton ke Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka. Ini adalah misi yang menyenangkan," ujar Rivaldo.

Namum, beberapa minggu kemudian, Sam Allardyce mengatakan Rivaldo pemain tidak akan bergabung.

 

7 dari 9 halaman

6. Robert Lewandowski

Robert Lewandowski. Striker Polandia berusia 34 tahun milik Barcelona ini total mencetak 3 kali hattrick pada tahun 2022. Satu hattrick terakhir dicetak Robert Lewandowski saat telah berseragam Barcelona ke gawang Viktoria Plzen pada matchday pertama fase grup Liga Champions musim 2022/2023 (7/9/2022), sementara dua hattrick lainnya dicetak saat ia masih berseragam Bayern Munchen di ajang Bundesliga dan Liga Champions pada musim 2021/2022. (AFP/Pau Barrena)

Eropa terpengaruh efek awan abu vulkanik dari Islandia pada 2010, yang membuat sejumlah penerbangan di berbagai wilayah terganggu. .

Fans Blackburn tampaknya terus menyesali letusan gunung Eyjafjallajokull. Bagaimana tidak, letusan gunung tersebut menggagalkan peluang mereka untuk memboyong Robert Lewandowski yang berusia 21 tahun dari Lech Poznan dengan banderol 4 juta euro.

 

8 dari 9 halaman

7. Zinedine Zidane

Zinedine Zidane - Legenda timnas Prancis ini santer dikaitkan dengan kursi pelatih MU. Juru taktik yang bersinar bersama Real Madrid itu menyatakan tak akan mengambil kesempatan menjadi pelatih Setan Merah lantaran istrinya belum siap pindah ke kota Manchester. (AFP/Javier Soriano)

"Mengapa Anda ingin mendatangkan Zidane ketika kami memiliki Tim Sherwood?" ujar Mantan Presiden Blackburn, Jack Walker, yang masih meragukan kemampuan sang pemain.

Blackburn saat itu telah menjuarai Premier League musim 1994/1995. Sang Manajer Ray Harford dan asisten pelatihnya Derek Fazackerley sebenarnya ingin merekrut Zidane yang berusia 23 tahun meski akhirnya presiden klub menolak.

 

9 dari 9 halaman

8. Roberto Carlos

Penampilan legenda Real Madrid, Roberto Carlos, saat laga persahabatan melawan BaniYas FC di Abu Dhabi, UEA, Jumat (4/12/2015). (EPA/Ali Haider)

Mungkin kita tidak akan melihat tentangan pisang melengkung ala Roberto Carlos jika bermain di klub Liga Inggris. Bermain untuk Aston Villa bisa saja membuatnya tidak dilirik oleh pelatih Timnas Brasil.

"Saya benar-benar hampir bergabung dengan Aston Villa di awal karier saya," kata Carlos kepada The Sun.

"Birmingham juga tertarik, tetapi tidak bergerak dan saya kemudian bergabung dengan Inter Milan," sambungnya hingga pindah ke Real Madrid.

Sumber: PlanetFootball

Berita Terkait