Hasil Uji Coba: Diwarnai Kartu Merah, Timnas Indonesia U-20 Dapat Pelajaran Berharga dari Selandia Baru

oleh Iwan Setiawan diperbarui 19 Feb 2023, 21:46 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-20, Zanadin Fariz mengontrol bola dibayangi pemain Selandia Baru, Jay Joshua Herdman pada laga International Friendly Match U-20 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (19/02/2023). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-20 gagal meraih kemenangan di laga kedua turnamen mini bertajuk International Friendy Match U-20 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (19/02/2023).

Arkhan Fikri dkk menyerah 1-2 dari Selandia Baru U-20. Kekalahan ini jadi sebuah pelajaran berarti bagi Timnas Indonesia U-20. Meskipun mereka di laga sebelumnya menang telak 4-0 dari Fiji.

Advertisement

Sebenarnya, Garuda Muda memiliki lebih banyak peluang. Sayang, Arkhan Fikri, Kakang Rudiana dan lainnya gagal menuntaskan peluang yang didapat.

Sementara Selandia Baru berhasil mencetak dua gol lewat Oliver Colloty dan Jay Joshua. Indonesia baru memperkecil kedudukan lewat tandukan M. Ferrari di masa injury time.

 

 

2 dari 6 halaman

Sempat Kesulitan di Awal Laga

Pemain Timnas Indonesia U-20, Alfriyanto Nico Saputro (kiri) mengontrol bola dibayangi pemain Selandia Baru, Adam Peter Supyk pada laga International Friendly Match U-20 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (19/02/2023). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Di awal permainan, Timnas Indonesia U-20 sempat kesulitan membangun serangan. Arkhan Fikri dkk sulit mengembangkan permainan karena mendapatkan pressing ketat dari lawan.

Bahkan saat Indonesia menguasai bola di daerah sendiri, pemain Selandia Baru sudah menutup ruang geraknya. Sehingga serangan cepat yang jadi andalan Indonesia tak terlihat.

Di sisi lain, Selandia Baru juga belum mampu mengancam gawang Indonesia. Meski bemain lebih sabar, tapi pertahanan Kakang Rudianto dkk cukup solid.

Selandia Baru coba mengandalkan keunggulan postur pemain dengan lebih banyak mengirimkan crossing. Tapi mereka belum bisa membuat crossing yang akurat.

Baru di menit 19, Indonesia mulai punya peluang. Lewat tendangan dari luar kotak penalti yang dilepaskan Arkhan Fikri.

Tapi bola masih bisa ditepis kiper Selandia Baru, Henry Gray. Peluang ini membuat permainan Indonesia mulai lepas. Mereka sudah bisa melewati pressing pemain lawan.

.

3 dari 6 halaman

Arkhan Fikri Gagal Manfaatkan Peluang

Tiga menit berselang, peluang terbaik lahir. Lagi-lagi Arkhan Fikri yang dapat kesempatan mencetak gol. Pemain asal Arema FC itu berhadapan dengan kiper lawan di dalam kotak penalti. Namun tendangan congkelnya masih melambung diatas gawang.

Selandia Baru membalas dengan peluang emas di menit 27. Sebuah tendangan sudut berbuah kemelut didepan gawang Indonesia.

Bek Selandia Baru, Jackson Jarvie tidak terkawal melakukan tandukan. Beruntung bola masih menerpa mistar gawang.

Sebuah akselerasi Achmad Maulana di menit 34 membuat Indonesia kembali punya peluang. Umpan Maulana mengarah kepada Frengky Missa yang muncul dari belakang.

Tapi tendangannya terlalu tinggi. Empat menit kemudian, gilirang Kakang Rudianto yang melakukan percobaan dari luar kotak penalti. Bola yang mengarah ke arah kiri gawang bisa ditepis Henry Gray.

Menit 42, Indonesia nyaris membuka keunggulan. Tendangan winger kiri, Frenky Missa menerpa mistar gawang Selandia Baru.

 

 

.

4 dari 6 halaman

Awal Babak Kedua

Babak kedua, permainan lebih menarik. Dua negara sama-sama bermain lebih agresif. Selandia Baru memperagakan umpan-umpan pendek untuk membuat serangan lebih cepat.

Menit ke-58, sebuah crossing dari sayap kiri Selandia Baru gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper Indonesia, Cahya Supriyadi.

Tepisannya justru memantul ke kaki striker lawan yang baru masuk, Oliver Colloty. Penyerang bernomor 19 itu dengan mudah melanjutkan bola liar dengan tendangan ke gawang yang sudah kosong. Selandia Baru unggul 1-0.

Menit 60, Indonesia punya kans menyamakan kedudukan. Tapi tendangan keras Kakang Rudianto dari dalam kotak penalti masih menyamping dari gawang.

Pelatih Indonesia, Shin Tae-yong coba mempertajam serangan dengan memasukkan empat pemain baru di menit 64. Hugo Samir, Dony Tri Pamungkas, Ferdiansyah Cecep dan Dzaky Asraf.

Sayangnya, sebuah umpan bek Indonesia, Sulthan Zaky, bisa dicuri pemain Selandia Baru di menit 69. Oliver Colloty yang dari kawalan memberikan umpan matang kepada Jay Joshua yang berdiri bebas didepan gawang.

Tendangan Joshua berhasil menembus gawang Cahya Supriyadi. Indonesia tertinggal 0-2.

.

5 dari 6 halaman

Gol Ferrari

Pemain Timnas Indonesia U-20, Frengky Missa menendang bola dibayangi pemain Selandia Baru, Jackson Thomas Jarvie pada laga International Friendly Match U-20 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (19/02/2023). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Upaya memperkecil kedudukan nyaris berhasil di menit 77. Umpan satu dua sentuhan Arkhan Fikri dan Hugo Samir membuat pertahanan Selandia Baru bisa dibongkar.

Sayang, Arkhan yang sudah berhadapan dengan kiper lawan tendangannya masih melepas di kiri gawang. Menit 89, kapten Selandia Baru, Isaac Hughes diganjar kartu kuning kedua karena coba mengulur waktu.

Indonesia bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Di menit 90+3, M. Ferrari memperkecil kedudukan menjadi 1-2 lewat tandukannya.

Indonesia tak punya cukup waktu lagi untuk menyamakan kedudukan. Karena beberapa saat setelah gol itu, peluit panjang ditiup wasit Fariq Hitaba. Selandia Baru menutup laga dengan kemenangan 2-1.

 

 

6 dari 6 halaman

Susunan Pemain

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir hadir pada laga International Friendly Match U-20 antara Timnas Indonesia U-20 melawan Selandia Baru di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (19/02/2023). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

 

Indonesia (3-5-2): Cahya Supriyadi (kiper); Kakang Rudianto, Robi Darwis, Sulthan Zaky (belakang); Alfriyanto Nico, Zanadin Fariz, Arkhan Fikri, Achmad Maulana Syarif, Frengky Missa (tengah); Rabbani Tasnim, Resa Aditya (depan).

Pelatih: Shin Tae-yong.

Selandia Baru (4-3-3): Henry Gray (kiper); Jackson Jarvie, Lukas Heald, Isaac Hughes, Adam Supyk (belakang); Theo Michael, Dan O'Connell, Fin Ngahina (tengah); Jay Joshua, Kian Donkers, Oscar Obel (depan)

Pelatih: Darren Bazeley.

Berita Terkait