Mengenal Seiya da Costa Lay: Pemain Kelahiran Jepang yang Masuk Proyeksi Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2023

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 20 Mar 2023, 09:30 WIB
Seiya da Costa Lay saat berlatih bersama Arema FC. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Jakarta - Satu nama unik muncul pada pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 untuk persiapan SEA Games 2023. Dia adalah Seiya da Costa Lay.

Wonderkid kelahiran Jepang berdarah Indonesia, Portugal, dan China itu masuk bersama 17 pemain lain yang dipanggil pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri.

Advertisement

Bagaimana Seiya da Costa Lay bisa terpantau Indra Sjafri? Meskipun lahir di Jepang, ayahnya adalah orang asli Indonesia yang lahir di Nusa Tenggara Timur.

Selain itu, Seiya da Costa Lay sudah cukup lama bermain untuk Arema FC, sehingga bakatnya terendus oleh insting tajam Indra Sjafri, pelatih Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2023.

 

2 dari 4 halaman

Tidak Perlu Naturalisasi

Pelatih fisik Arema FC, Siswantoro, memantau latihan yang dilakukan gelandang Singo Edan, Seiya da Costa. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Seiya da Costa Lay sejak awal sudah berstatus Warga Negara Indonesia (WNI). Ibunya orang asli Jepang, namun status WNI sudah didapatnya sejak lama.

Di Arema FC, Seiya baru dapat kesempatan bermain satu kali musim ini. Itupun sebagai pengganti, yakni saat melawan Persis Solo. Tapi Seiya turun pada menit 90 menggantikan Evan Dimas.

Pelatih Arema, Joko Susilo memberikan dua pesan kepada mantan anak buahnya di tim Akademi Arema tersebut.

"Seiya masih butuh pengalaman. Kalau punya pengalaman, dia sangat bagus. Untuk menembus SEA Games, ada dua hal yang harus dilakukan. Percaya diri dan kerja keras. Kalau itu dilakukan, saya yakin dia bisa," jelas pelatih yang akrab disapa Getuk ini.

 

3 dari 4 halaman

Karakter Bermain

Pemain Timnas Indonesia U-22, Seiya da Costa Lay (tengah) saat melakukan pemusatan latihan untuk SEA Games 2023 di Lapangan B Kompleks Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (11/03/2023). Sebanyak 17 nama pemain baru bergabung untuk menjalani pemusatan latihan gelombang kedua ini yang berlangsung dari 9-16 Maret 2023. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Arema FC selalu terkenal memiliki gelandang petarung. Menariknya, Seiya bukan tipikal seperti itu, melainkan lebih mirip Evan Dimas.

Gaya bermainnya lebih tenang, sehingga seringkali kalah bersaing dengan pemain Arema FC lainnya sebut saja Jayus Hariono dan Renshi Yamaguchi. Untuk menggeser Evan Dimas pun butuh 'keajaiban'.

Cedera yang didapatnya pada 2021 juga membuat kariernya terhambat. Diketahui, Seiya memilih ke Jepang untuk melakukan pemulihan dan operasi.

 

4 dari 4 halaman

Pekerja Keras

Meski tenang di atas lapangan, karakter khas Jepang terlihat betul pada Seiya. Sekembalinya dari Jepang dan kembali ke Arema FC, pemain berusia 21 tahun ini rajin menambah porsi latihan.

Di mess, Seiya jadi yang paling rajin latihan di tempat gym. Selain itu, saat sore hari tidak ada sesi latihan, dia bermain bola sendiri di lapangan yang dekat dengan mess. Kini kerja kerasnya mulai membuahkan hasil.

Berita Terkait