5 Pemain Agresif Sepanjang Sejarah yang Bisa Disebut Seniman Lapangan Hijau

oleh Choki Sihotang diperbarui 10 Apr 2023, 16:17 WIB
Zinedine Zidane. Eks gelandang serang Timnas Prancis dan Real Madrid ini menjadi pesepak bola Eropa kelima alias terakhir yang mampu mengoleksi ketiga gelar prestisius tersebut. Trofi Piala Dunia diraihnya bersama Les Bleus pada edisi 1998, Ballon d'Or juga diraihnya pada edisi 1998 serta trofi Liga Champions diraihnya bersama Real Madrid pada musim 2001/2002. (Kolase AFP)

Bola.com, Jakarta - Beruntunglah kita karena masih bisa menyaksikan dua megastar sepak bola dunia, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Messi, yang kini bermain bersama raksasa Pracis, Paris Saint-Germain (PSG) dan Ronaldo yang merumput bareng klub kaya raya Arab Saudi, Al-Nassr, merupakan dua dari segelintir pesepak bola terhebat dunia sepanjang sejarah.

Messi, 36 tahun, semakin menjulang setelah memenangkan Piala Dunia 2022 bersama Timnas Argentina. Pemilik tujuh Ballon d'Or itu juga didapuk sebagai Pemain Terbaik di pesta bola terakbar empat tahunan yang berlangsung di Qatar.

Advertisement

Tak kalah mentereng, Cristiano Ronaldo juga panen prestasi. Walu tak lagi wara-wiri di kompetisi Eropa, ia tak pernah lekang. Mantan pemain Manchester United, Juventus, serta Real Madrid asal Portugal itu tetap jadi sorotan.

Berikut ini deretan seniman lapangan hijau yang bertipe agresif. Nama mereka terpatri sepanjang sejarah sepak bola.

 

2 dari 6 halaman

George Best (Irlandia Utara)

Lahir: 22 Mei 1946

Meninggal Dunia: 25 November 2005

Tinggi: 175 cm

Posisi: Pemain sayap, gelandang serang

Kariernya diganggu masalah minuman keras, tetapi bakatnya hampir tak tertandingi. Terkenal karena kemampuannya menggiring bola, ia memenangkan Piala Eropa 1968 dan dua gelar liga selama waktunya bersama Manchester United.

Dia mencetak 205 gol yang luar biasa dalam 579 pertandingan, dan memenangkan Ballon d'Or pada tahun 1968.

 

3 dari 6 halaman

Zinedine Zidane (Prancis)

Lahir: 23 Juni 1972

Tinggi: 185 cm

Posisi: Gelandang Serang

Kekuatan individunya adalah kontrol bola, kekuatan fisik, dan umpan. Penampilan terbaiknya sering kali terjadi pada pertandingan yang paling menentukan, menunjukkan karakter yang sesungguhnya.

Sebagai gelandang, ia mencetak 159 gol dalam 789 pertandingan. Bersama Prancis, ia memenangkan Piala Dunia 1998 dan Euro 2000. Bersama Juventus dan Real Madrid, ia memenangkan tiga gelar liga dan satu Piala Eropa.

 

4 dari 6 halaman

Alfredo Di Stéfano (Argentina)

Lahir: 4 Juli 1926

Meninggal Dunia: 7 Juli 2014

Tinggi: 176 cm

Posisi: Striker

Berbekal koleksi 511 gol dalam 702 pertandingan, dia adalah pencetak gol yang produktif Real Madrid. Ia pemain paling lengkap yang pernah menghiasi permainan.

Bersama Real Madrid, Di Stéfano memenangkan lima Piala Eropa yang luar biasa, mencetak gol di semua final. Dia memenangkan 13 gelar liga dalam karirnya (1945–1966).

Sayangnya, rekor internasionalnya buruk karena tidak tampil di Piala Dunia. Ia hanya memenangkan Copa América bersama Argentina.

 

5 dari 6 halaman

Ferenc Puskás (Hongaria)

Lahir: 1 Novembver 1927

Meninggal Dunia: 17 November 2006

Tinggi: 172 cm

Posisi: Striker

Bisa jadi, ia merupakan pencetak gol paling akurat yang pernah ada. Menggabungkan kecakapan penyelesaian akhir dengan kecerdasan umum dan kemampuan untuk menemukan keterampilan baru. Dia dia mencetak 700 gol yang sensasional dalam 705 penampilan selama karirnya (1943–1966).

Bersama Real Madrid, ia memenangkan tiga Piala Eropa dan lima gelar liga. Di Hongaria, dia memenangkan lima gelar liga lagi. Di tingkat internasional, ia memimpin Hongaria ke Final Piala Dunia 1954.

 

6 dari 6 halaman

Franz Beckenbauer (Jerman)

Lahir: 11 Sptember 1945

Tinggi: 181 cm

Posisi: Bek Sayap

Franz Beckenbauer adalah seorang sweeper, alias bek yang memainkan bola untuk berkontribusi dalam serangan. Kondisi itu tidak menghentikannya bisa mencetak 111 gol dalam 776 penampilan bersama Timnas Jerman dan Bayern Munchen.

Beckenbauer adalah kapten utama tetapi, ketika mempertimbangkan dribbling, passing, dan kemampuan teknisnya yang serba bisa. Ia termasuk satu di antara pemain terhebat yang pernah ada.

Dia memenangkan Piala Dunia 1974 dan Kejuaraan Eropa 1972 serta tiga Piala Eropa dan delapan gelar liga selama karir klubnya.

Sumber : Khelnow

Berita Terkait