Bola.com, Jakarta - Magnet utama semifinal Liga Champions 2022/2023 adalah pertemuan Manchester City Vs Real Madrid. Bukan berarti derbi Milan tak berbobot, tapi perjumpaan raksasa Inggris dan Spanyol bakal lebih seru.
Duel dua raksasa tersebut akan mempertemukan deretan pemain berkualitas, plus perang strategi antarpelatih. Yup, kesekian kalinya, duo pelatih top kelas dunia, Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola bakal saling sikut di pentas balbalan.
Pada laga leg 1, Selasa (9/5/2023), Real Madrid akan beranjangsana ke Etihad Stadium. Sepekan berselang, giliran Manchester City yang menyambangi Santiago Bernabeu.
Perjalanan Lancar
Di fase sebelumnya, Si Putih sukses menyingkirkan wakil Inggris lainnya, Chelsea, dengan kemenangan aggregat 4-0. Sementara itu, City, sukses melumat raksasa Jerman, Bayern Munchen, dengan aggregat mencolok 4-1.
Di babak semifinal nanti, siapa yang bakal berjaya? Ancelotti atawa Guardiola? Menarik untuk dinanti. Satu yang pasti, dua juru taktik sudah beberapa kali bersua dalam ragam palagan, baik di kompetisi domestik, maupun zona Eropa.
Hasilnya? Yuk, lahap infonya di bawah ini :
Man City 2-1 Everton (1/1/2020)
Selama dua tahun, dari 2019 hingga 2021, Carlo Ancelotti menukangi Everton. Sedangkan Pep Guardiola membesut Manchester City. Guardiola telah menghindari pelatih Italia itu selama hampir enam tahun sebelum mereka bertemu lagi dan kali ini di Premier League.
Musim 2019/2020 adalah musim yang cukup sulit bagi City saat Liverpool melenggang meraih gelar. Namun, Guardiola berhasil mencetak kemenangan pertamanya atas Ancelotti pada hari pertama di Tahun Baru 2020.
Real Madrid 1-0 Bayern Munchen (23/4/2014)
Guardiola tak hanya menukangi City dan Barcelona, tapi juga pernah membesut Bayern Munchen. Saat mengawali kariernya sebagai pelatih Barcelona pada 2008, dia berhasil menghindari Ancelotti sehingga Blaugrana sukses meraih dua gelar Liga Champions pada 2009 dan 2011.
Pertemuan pertamanya melawan Ancelotti terjadi setelah dia pindah ke Bayern Munchen. Die Roten menghadapi Real Madrid asuhan Don Carlo di semifinal Liga Champions 2013/2014.
Die Roten mendominasi penguasaan bola, namun tim asuhan Guardiola kalah 0-1 lantaran gol tunggal Karim Benzema.
Bayern Munchen 0-4 Real Madrid (29/4/2014)
Setelah kekalahan 0-1 dalam laga leg 1 semifinal Liga Champions 2013/2014, Bayern Munich bertekad menuntaskan dendam sekaligus membalikkan keadaan. Akan tetapi, raksasa Jerman itu justru hancur lebur dengan kekalahan empat gol tanpa balas.
Pep Guardiola mengaku kalah, juga salah. "Saya salah, bung. Saya benar-benar salah. Ini kesalahan yang monumental. Benar-benar berantakan. Kesalahan terbesar dalam hidup saya sebagai pelatih," katanya waktu itu.
Everton 1-3 Man City (17/2/2021)
Manchester City kembali ke performa terbaiknya pada musim 2020/2021. Hasilnya, mereka memperpanjang keunggulan mereka di puncak klasemen menjadi 10 poin dengan kemenangan 3-1 atas Everton di Goodison Park pada Februari 2021.
Kemenangan tersebut menjadi catatan khusus bagi 'booster' Man City agar bisa berjaya di Liga Inggris.
Everton 0-2 Man City (20/3/2021)
Man City kembali ke Goodison Park sebulan setelah kemenangan liga mereka di Merseyside. Ancelotti mengalahkan Jose Mourinho dalam pertandingan Piala FA yang mendebarkan untuk mengatur pertandingan perempat final melawan City.
Tetapi, perjalanan mereka berakhir pada tahap penutupan ketika Ilkay Gundogan mencetak gol pada menit ke-84. Kevin De Bruyne menambahkan satu detik di menit terakhir waktu normal saat City melaju ke semifinal.