Starting XI Manchester City saat Laga Perdana Pep Guardiola di Liga Inggris : Agak Aneh, Nih

oleh Choki Sihotang diperbarui 25 Mei 2023, 10:37 WIB
Gelandang Manchester City, Raheem Sterling (tengah) dikepung dua pemain Liverpool, Fabinho (kiri) dan Trent Alexander-Arnold dalam laga lanjutan Liga Inggris 2020/21 pekan ke-23 di Anfield Stadium, Minggu (7/2/2021). Manchester City menang 4-1 atas Liverpool. (AFP/Jon Super/Pool)

Bola.com, Jakarta - Siapa manusia paling berbahagia di dunia saat ini? Jawabannya, tak pelak lagi adalah Pep Guardiola. Musim ini, Pep kembali mempersembahkan gelar Liga Inggris kepada Manchester City.

Kepastian tersebut mereka segel usai mengalahkan Chelsea dengan skor 1-0, Minggu (21/5/2023). Donasi tiga angka membuat City sukses mengunci gelar pada pekan ke-36 dengan torehan 88 poin. Koleksi angka mereka tak terkejar lagi oleh pesaing terdekat, Arsenal.

Advertisement

"Kami sangat senang dan kami tak bisa menyangkal itu," kata Guardiola, merespons kesuksesan Erling Halland dkk. Namun, Guardiola mengingatkan pasukannya agar tak hanya dalam euforia.

Melaju ke final Liga Champions, Man City bersua wakil Italia, Inter Milan. Jika tak ada aral melintang ,partai puncak akan dihelat pada 10 Juni mendatang di Ataturk Olympic Stadium, Turki.

 

https://www.newshub.id/interactive2/4425
2 dari 9 halaman

Musim Perdana

Kemenangan 5-0 Manchester City tersebut berhasil menjauhkan jarak poin dari Liverpool yang ditahan imbang oleh Tottenham dengan skor 1-1. Kini, The Cityzens unggul tiga poin dari The Reds. (AFP/Paul Ellis)

Ini merupakan gelar kelima Liga Inggris bagi Guardiola sejak menukangi Man City pada 2016. Sebelumnya, pada musim 2021/2022, 2020/2021, 2018/2019, dan 2017/2018, pria Spanyol berusia 52 tahun itu juga sukses menjadikan City sebagai yang terkuat di kompetisi tertinggi Inggris.

Pada musim pertamanya, Pep Guardiola membawa Man City finis di posisi ketiga Premier League 2016/2017. Pencapaian tersebut lebih baik dari musim sebelumnya, dimana City finis di posisi keempat.

Menarik untuk menoleh kembali, starting XI pertama Guardiola sebagai juru taktik City kala bentrok kontra Sunderland yang berakhir dengan kemenangan 2-1. Di bawah ini adalah skuad pada bagian tengah, sayap dan striker.

Penasaran? Nggak pake lama, inilah mereka dan bagaimana nasib mereka selanjutnya.

 

3 dari 9 halaman

Gelandang : Fernandinho

Fernandinho dikenal sebagai salah satu pemain yang loyal di Manchester City. Ia telah menghabisakan sembilan tahun (2013-2022) bersama The Cityzens sebelum akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Etihad Stadium pada musim ini. Pemain yang perposisi sebagai gelandang tersebut diketahui akan kembali ke negaranya, Brasil dengan membela Atletico Paranaense. Fernandinho sebelumnya pernah membela klub tersebut pada tahun 2002 hingga 2005 sebelum membela Shakhtar Donetsk. (AFP/Jose Coelho)

Datang dari Shakhtar Donetsk pada 2013, gelandang berkebangsaan Brasil ini berkembang pesat selama waktunya di City. Hingga 2022, Fernandinho merupakan satu di antara pemain penting Manchester Biru.

Fernandinho memutuskan pulang kampung dan mengenakan jersey klub masa lalunya, Athletico Paranaense, dan bertahan hingga saat ini. Fans Man City tak akan pernah melupakan pemain yang sebenarnya berstatus serbabisa ini.

 

4 dari 9 halaman

Gelandang : David Silva

Gelandang Manchester City, David Silva, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Newcastle United pada laga lanjutan Premier League pekan ke-34 di Etihad Stadium, Kamis (9/7/2020) dini hari WIB. Manchester City menang 5-0 atas Newcastle. (AFP/Oli Scarff/pool)

Silva adalah legenda kebanggaan Man City. Si mungil nan lincah ini lama membela Man City, dari 2010 sampai 2020.

Satu dekade bersama Man City, Silva terus berkembang menjadi veteran yang andal. Pemilik paspor Spanyol itu memainkan peran kunci yang memungkinkan Guardiola menerapkan filosofi sepakbolanya secara efektif.

Silva pamit dan kembali ke Spanyol setelah satu dekade di Manchester. Meski sudah berusia 37 tahun, otak dan otot Silva masih dipakai Real Sociedad.

 

5 dari 9 halaman

Gelandang : Kevin De Bruyne

De Bruyne tiba di Manchester setahun sebelum Guardiola dengan transfer selangit yang menyulut kritik. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, pemain Belgia itu sukses menjawab keraguan banyak pihak.

Di bawah Guardiola, De Bruyne semakin oke. Bisa dibilang, De Bruyne merupakan jenderal serangan Man City dalam beberapa musim terakhir.

 

6 dari 9 halaman

Sayap Kiri : Raheem Sterling

Sterling berhasil menguras kas Man City sebesar 49 juta pounds pada 2015. Sterling bersinar terang pada tahun-tahun awal Guardiola sebagai nakhoda Man City.

Sayang, di waktu selanjutnya, Sterling mulai meredup. Akhirnya, ia pergi ke Chelsea pada 2022 untuk mencari waktu bermain yang lebih teratur. Tetapi semua tak berjalan seperti yang diharapkan.

Keputusan Chelsea merekrut sederet bintang lapangan tengah membuat Sterling kian terjepit. Santer diwartakan, calon kuat Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, berencana memaksimalkan kembali kinerja Sterling di sayap kiri.

 

7 dari 9 halaman

Striker : Sergio Aguero

Pemain Manchester City, Leroy Sane, merayakan gol yang dicetak Sergio Aguero ke gawang Arsenal pada laga Premier League di Stadion Ettihad, Manchester, Minggu (5/11/2017). City menang 3-1 atas Arsenal. (AP/Martin Rickett)

Tatkala Aguero memutuskan cabut ke Barcelona pada 2021, Pep Guardiola kontan mewek. "Kami tak bisa menggantikannya," kata Guardiola saat itu.

Aguero, selama sekian purnama, menjadi mesin gol utama Man City. Posisi eks tombak Atlético Madrid yang diboyong pada 2011 itu nyaris tak tergantikan.

Di Barcelona, Aguero tak bermain lama. Tahun itu juga ia menyatakan pensiun karena divonis menderita aritmia jantung.

 

8 dari 9 halaman

Sayap Kanan : Nolito

Nolito datang dengan kontrak cukup besar, yakni 13,8 juta pounds atau nyaris Rp 200 miliarpada di musim panas 2016. Kondisi saat itu tak lama setelah Pep Guardiola ditunjuk sebagai pelatih Manchester City.

Nolito gagal bersaing. Pelan namun pasti, namanya mulai tenggelam dan akhirnya dilupakan. Berusia 37 tahun, saat ini Nolito bermain bersama klub antah berantah Ibiza, kasta kedua Spanyol.

Sumber : Planetfootbal

9 dari 9 halaman

Nasib MU?

Berita Terkait