Juventus Awali Liga Italia dengan Kemenangan Telak, Dusan Vlahovic dan Federico Chiesa Bisa Lebih Baik

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 21 Agu 2023, 08:45 WIB
Selebrasi pemain Juventus saat melawan Udinese (Dok Juventus)

Bola.com, Jakarta - Juventus mengawali Serie A Liga Italia 2023/2024 dengan kemenangan telak 3-0 di markas Udinese, Senin (21/8/2023) dini hari WIB. Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, menegaskan timnya masih bisa berkembang, terutama Federico Chiesa dan Dusan Vlahovic yang mencetak gol dalam laga ini.

Bertandang ke Udinese Arena, Juventus langsung membuka keunggulan saat laga baru berjalan dua menit. Federico Chiesa mencetak gol pembuka kemenangan Juventus setelah menerima umpan dari Dusan Vlahovic.

Advertisement

Setelah itu, Dusan Vlahovic mengambil eksekusi penalti dan berhasil menggandakan keunggulan Juventus pada menit ke-20.

Plus gol yang dicetak Adrien Rabiot pada masa injury time babak pertama, Juventus mengamankan kemenangan di markas Udinese.

Juventus tak hanya mampu mencetak tiga gol dalam pertandingan ini, Wojciech Szczesny berhasil mencatatkan clean sheet pada laga pertama Serie A Liga Italia.

2 dari 5 halaman

Juventus Bisa Lebih Baik

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri melambaikan tangan sebelum pertandingan Liga Italia 2022/2023 antara Juventus melawan Sassuolo di stadion Juventus, Turin pada 15 Agustus 2022. Allegri tercatat menjadi salah satu pelatih paling boros di bursa transfer, yaitu 1,08 miliar Euro. Pada periode pertamanya di Juventus, Allegri mendapat kucuran dana besar. Dia bisa merekrut Cristiano Ronaldo seharga 117 juta euro dan Gonzalo Higuain senilai 90 juta euro. Allegri juga mengeluarkan banyak uang saat bekerja di AC Milan. Pembelian termahalnya di San Siro adalah Zlatan Ibrahimovic pada 2011 seharga 24 juta euro. (AFP/Marco Bertorello)

Setelah pertandingan pertama Juventus pada musim ini, Massimiliano Allegri menegaskan Bianconeri masih bisa menjadi tim yang lebih baik.

"Ada dua area yang masih perlu kami perbaiki," ujar Massimiliano Allegri kepada DAZN seperti dilansir dari Football Italia.

"Pada babak kedua, kami perlu lebih banyak bergerak dan mengontrol bola. Ketika kami membuat kesalahan, kami perlu bertahan lebih baik di setengah area kami," lanjut pelatih Bianconeri itu.

 

3 dari 5 halaman

Chiesa Cocok Jadi Striker

Penyerang Juventus Federico Chiesa. (Isabella BONOTTO / AFP)

Ada kombinasi yang mengesankan di sisi kiri antara Andrea Cambiaso dan Federico Chiesa, di mana wingback Juventus itu juga memberikan umpan silang untuk gol tandukan Adrien Rabiot. Ini membuat Allegri berpikir Chiesa bisa menjadi seorang striker.

"Saya pikir Chiesa adalah seorang striker. Saya mungkin salah, tetapi dalam pandangan saya dia adalah seorang penyerang. Ia terlalu terisolasi ketika bermain melebar, jadi ia tampil baik berpasangan dengan Vlahovic," ujar Allegri.

"Mereka berkembang, tetapi Chiesa lagi-lagi sedikit terlalu melebar. Saya pikir Chiesa bisa mencetak 14 hingga 16 gol pada musim ini dan memainkannya di sisi sayap sedikit reduktif."

"Cambiaso sangat cerdas dan ketika Anda memiliki pemain seperti Chiesa, yang bisa tampil di semua area, Andrea tahu ketika datang momen untuk menutup ruang atau menemukan jarak. Tanpa Chiesa, kami butuh pemain yang lebih linear di sisi sayap pertahanan seperti Kostic," lanjutnya.

 

4 dari 5 halaman

Pembuktian Vlahovic

Selebrasi pemain Juventus, Dusan Vlahovic, setelah mencetak gol kedua bagi timnya ke gawang Atalanta di menit ke-90+8 pada pekan ke-34 Liga Italia 2022/2023 yang berlangsung di Gewiss Stadium, Minggu (7/5/2023). (AP/LaPresse/Spada)

Setelah sejumlah pemberitaan mengenai Massimiliano Allegri yang ingin menukarnya dengan Romelu Lukaku, Vlahovic tampak perlu membuktikan diri di Juventus.

Allegri pun mengakui bahwa Dusan Vlahovic bermain sangat baik dan masih bisa berkembang lebih baik lagi ke depannya.

"Vlahovic memiliki permainan yang bagus, dia keluar dari periode di mana dia tidak banyak bermain. Saat kami membuatnya bergerak cepat segera setelah kami memenangkan kembali bola, di situlah dia bisa berkembang," ujar Allegri.

"Perbedaannya pasti saat kami sedang mengontrol bola, jadi tahu bagaimana kehilangan penanda dan mencari ruang kosong. Itu hal yang sulit dan kami sedang mengusahakan hal itu dengannya," lanjutnya.

5 dari 5 halaman

Persaingan di Serie A Liga Italia

Berita Terkait