Balasan Presiden PSG kepada Lionel Messi yang Mengklaim Tak Dihargai Klub Setelah Juarai Piala Dunia 2022

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 25 Sep 2023, 12:35 WIB
Lionel Messi akhirnya secara resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Paris Saint Germain oleh Presiden klub Nasser Al-Khelaifi, Rabu (11/8/2021). (Foto: AFP/Stephane De Sakutin)

Bola.com, Paris - Presiden Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi, membalas kritikan Lionel Messi yang mengklaim tidak mendapat pengakuan dari klub setelah menjuarai Piala Dunia 2022 bersama Argentina. 

Lionel Messi mengantar Argentina merengkuh titel Piala Dunia 2022 di Qatar setelah menundukkan Timnas Prancis di final melalui adu penalti. Ini merupakan gelar pertama La Pulga di Piala Dunia bersama Tim Tango. 

Advertisement

Ia juga melengkapi kesuksesan dengan merebut gelar Bola Emas pada turnamen tersebut. Ini juga menyudahi penantian penantian panjang Messi yang pada empat edisi Piala Dunia yang sebelumnya selalu berujung patah hati. 

Messi, yang bergabung dengan PSG pada 2021 ketika Barcelona tidak dapat mendaftarkan kontraknya tetapi kini telah hijrah ke Inter Miami, dipamerkan dengan trofi pribadinya sekembalinya ke kompleks latihan PSG setelah turnamen.

Dia juga diiberi guard of honour oleh rekan satu timnya menjelang bergulirnya lagi Ligue 1. Namun, Lionel Messi merasa itu belum cukup. 

 

2 dari 4 halaman

Sumber Kekesalan Messi

Lionel Messi cs sukses membawa Tim Tango meraih gelar juara Piala Dunia 2022. Guna memeriahkan perayaan tersebut, Pemerintah Argentina sampai menetapkan hari Selasa 20 Desember 2022 sebagai hari libur nasional. (AP Photo/Martin Meissner)

Lalu apa yang dipermasalahkan Messi? Ia merasa keberhasilannya menjuarai Piala Dunia 2022 kurang mendapat pengakuan klub. 

Pemain Argentina lain seperti Lisandro Martinez, Emiliano Martinez, Julian Alvarez, dan yang lainnya mendapat perlakuan istimewa dari klub masing-masing. Sekembalinya dari turnamen, mereka diarak di depan para penggemar sebelum pertandingan dengan membawa medali dan replika trofi.

Messi tidak menerima satu pun perlakuan itu dari juara Ligue 1 itu, sehingga memicu komentarnya. Messi tampaknya memahami mengapa PSG enggan memujinya di depan para penggemarnya, mengingat Prancis yang dikalahkan Argentina di final.

Nicolas Tagliafico dari Lyon adalah satu-satunya pemain lain yang dikontrak oleh klub Prancis. Namun, faktor itu tidak menghentikan Messi membicarakannya dalam wawancara baru-baru ini dengan ESPN.

"Saya satu-satunya pemain yang tidak mendapat pengakuan dari klub (untuk kemenangan di Piala Dunia 2022), dibanding 25 pemain lain setim di Timnas Argentina," tutur Messi, seperti dikutip dari ESPN.

"Itu bisa dimengerti karena kami, mereka (Prancis) tidak mempertahankan Piala Dunia,” imbuh kapten Argentina itu. 

Lalu, seperti apa komentar Presiden PSG? 

 

3 dari 4 halaman

Pernyataan Presiden PSG

Presiden PSG Nasser Al-Khelaïfi tersenyum saat menyaksikan para pemain mengikuti latihan di pusat pelatihan Ooredoo di Saint-Germain-en-Laye, Paris, (5/3). PSG akan bertanding melawan Real Madrid. (AFP Photo/Franck Fife)

Ditanya tentang komentar Messi dalam wawancaranya dengan RMC, seperti dikutip Give Me Sport, Senin (26/9/2023), Al-Khelaifi berusaha memberikan klarifikasi.

“Seperti yang semua orang lihat – kami bahkan mempublish video – kami menghormati Messi saat latihan, dan kami juga merayakannya secara pribadi,” katanya.

"Tetapi, dengan rasa hormat, kami adalah klub Prancis. Tentu saja, masuk akal untuk merayakannya di stadion." 

"Tetapi kami harus menghormati negara yang ia kalahkan, rakyat Prancis, dan juga para penggemar kami. Messi ada bersama kami, dan dia pemain yang luar biasa. Kami bangga memiliki dia di sini," imbuh Presiden PSG. 

 

4 dari 4 halaman

Tahun Terakhir Messi di PSG Tak Berjalan Mulus

Lionel Messi sukses mencetak dua gol di babak pertama, masing-masing pada menit ke-19 sebagai gol pembuka dan pada menit ke-44 sebagai penutup babak pertama. (AP/Christophe Ena)

Tahun terakhir Messi di Paris tidak berjalan mulus. Fans PSG kerap menyoraki dan mengejeknya setiap nama Messi dibaca di stadion menjelang pertandingan. 

Trofi Piala Dunia merupakan pencapaian paling prestisius bagi Messi. Alhasil, dia kesal karena klub tidak memberikan perayaan yang layak didapatkannya. 

Hubungannya dengan PSG memburuk setelah ia melakukan perjalanan singkat ke Arab Saudi. Ia merampungkan kontraknya hingga musim panas 2021, kemudian menerima pinangan Inter Miami. 

Sumber: ESPN, Give Me Sport

Berita Terkait