Cerita Volunteer Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Jalak Harupat: Momen Berharga, Dapat Pengalaman, dan Teman Baru

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 21 Nov 2023, 18:00 WIB
Sejumlah anak muda menjadi volunteer Piala Dunia U-17 2023 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Bola.com, Bandung - Kesuksesan Piala Dunia U-17 2023 tak bisa dipisahkan dari kehadiran para volunteer (sukarelawan). Anak-anak muda Indonesia itu turut berbagi tugas dalam menyukseskan event bergengsi level internasional tersebut.

Satu di antaranya adalah Lailatu Zahra yang menjadi volunteer Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Laila tergabung dalam 18 volunteer lain yang bertugas di Media Operation.

Advertisement

Mereka membagi tugas untuk melayani kinerja awak media hingga para penonton. Laila mengaku senang bisa mendapatkan kesempatan menjadi bagian dalam kesuksesan Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia, khususnya Stadion Si Jalak Harupat.

"Ini kan acara pertama internasional saya. Apalagi berkaitan dengan FIFA dan sejak dulu saya sudah bercita-cita ingin ikut berpartisipasi acara internasional. Alhamdulillah, sekarang dapat dan tidak menyangka banget," kata Laila kepada Bola.com.

Untuk menjadi volunteer Piala Dunia U-17 2023, Laila harus menjalani tahapan panjang. Semua bermula dari mendaftar diri kemudian mengikuti sejumlah seleksi untuk bisa terpilih.

"Awalnya untuk Piala Dunia U-20, namun tidak jadi. Kemudian dipanggil lagi. Tahapannya ada interview, wajib bisa bahasa Inggris, minimal 18 tahun dan kebetulan saya baru lulus jadi mengisi waktu luang," ucap Laila.

---

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Penuh Suka

Sejumlah anak muda menjadi volunteer Piala Dunia U-17 2023 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Menjadi volunteer Piala Dunia U-17 2023 dilalui Laila dengan penuh suka. Menurut wanita asal Garut, Jawa Barat itu, kendala tetap ada namun dilaluinya dengan penuh suka.

"Tidak ribet sama sekali. Soalnya sudah senang dari awal, jadi saya enjoy," jelas Laila.

"Untuk media tidak susah, lebih susah melayani masyarakat. Kebetulan pernah ditempati di tribune atas nah kami harus paham nomor tempat duduk bila ada yang bertanya," ucap Laila.

 

3 dari 4 halaman

Merasa Sedih

Awan hitam di langit Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (14/11/2023), yang membuat laga antara Senegal U-17 vs Polandia U-17 di Grup D Piala Dunia U-17 2023 harus ditunda. (Bola.com/Ikhwan Yanuar Harun)

Pada 16 besar Piala Dunia U-17 2023 menjadi edisi terakhir Stadion Si Jalak Harupat akan menjadi venue. Setelah itu, stadion kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut tuntas menunaikan tugas pada ajang tersebut.

"Sedih ini menjadi yang terakhir setelah tujuh matchday. Soalnya kami sudah lama bersama teman-teman di sini. Awalnya belum kenal karena datang dari berbagai daerah, namun kini sudah akrab," jelas Laila.

"Namun, keluarga bangga sih karena saya menjadi yang pertama ikut berpartisipasi dalam event internasional. Jadi, campur aduk deh," ucap Laila.

4 dari 4 halaman

Berita Terkait