Desak Made Rita Kusuma Dewi Akhirnya Dapat Bonus dari Pemprov Bali untuk Emas Asian Games 2022: Kini Fokus Persiapan Olimpiade 2024

oleh Alit Binawan diperbarui 13 Jan 2024, 09:45 WIB
Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya saat menyerahkan secara simbolis bonus untuk peraih emas Asian Games 2022, Desak Made Rita Kusuma Dewi, dengan ditemani Ketum KONI Bali IGN Oka Darmawan dan Sekum KONI Bali I Nyoman Yamadhiputra di Kantor Gubernur Bali pada Jumat (12/1/2024). (Bola.com/Alit Binawan)

Bola.com, Denpasar - Asian Games 2022 sudah berakhir pada Oktober 2023. Hasilnya Indonesia meraih tujuh emas, 11 perak, dan 18 perunggu. Jumlah tersebut sebenarnya tidak mencapai target perolehan emas.

Target saat itu adalah bisa membawa pulang 12 emas. Namun, tujuh emas patut disyukuri. Satu dari tujuh emas Asian Games 2022 ini dipersembahkan oleh pemanjat tebing asal Bali, Desak Made Rita Kusuma Dewi.

Advertisement

Selain emas di nomor world speed putri, Desak Rita juga mempersembahkan medali perunggu di nomor speed woman relay beregu.

Pundi-pundi tabungan Desak Rita pun semakin tebal. Selain dapat bonus dari pemerintah pusat, Pemprov Bali akhirnya juga memberikan bonus.

Bonus ini sudah ditunggu-tunggu. Sebelumnya, Pemkab Buleleng yang merupakan kampung halaman Desak Rita, sudah memberikan bonus terlebih dahulu. Jumlahnya tidak terlalu besar, hanya Rp20 juta.

Sebenarnya bonus ini ditunggu dan berharap Gubernur Bali I Wayan Koster yang menyerahkannya langsung. Namun, pada akhirnya bonus belum bisa diberikan sampai Wayan Koster mengakhiri masa jabatannya.

Yang menyerahkan bonus tersebut adalah Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya di Kantor Gubernur Bali pada Jumat (12/1/2024). Lalu berapa besaran bonus yang diberikan Pemprov Bali?

Total bonus yang diberikan kepada Desak Rita untuk prestasinya di Asian Games 2022 adalah Rp85 juta. Rasa senang pun dilontarkan Desak Rita usai meraih bonus dari Pemprov Bali yang mungkin sudah diharapkannya.

“Sangat bersyukur sekali sebagai atlet Bali, saya selalu mendapatkan dukungan dari Pemkab Buleleng dan Pemprov Bali,” terang Desak Rita singkat.

2 dari 3 halaman

Fokus Persiapan Olimpiade 2024

Reaksi atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi usai mengalahkan Deng Lijuan dari China pada final speed putri Asian Games 2022 di Hangzhou, China, Selasa (3/10/2023). (ADEK BERRY / AFP)

Disinggung mengenai keinginannya terkait bonus Asian Games 2022 itu, Desak Rita hanya mengatakan bonus yang didapat masih akan disimpan terlebih dahulu.

Ia enggan memikirkan terlalu jauh. Sebab fokus utamanya saat ini adalah bisa meraih medali untuk Indonesia di Olimpiade Paris 2024. Olimpiade kali ini menjadi olimpiade pertama untuk Desak Rita.

“Saya sekarang belum berpikir untuk menggunakan bonus ini. Mungkin lebih baik disimpan dulu karena saya masih fokus untuk berlatih dan ingin mewujudkan Mimpi saya meraih emas di Olimpiade," ujar Desak Rita.

"Olimpiade Paris tinggal 7 bulan lagi. Saya rasa sudah sangat dekat. Pasti saya harus mempersiapkannya dengan matang. Saya perlu menjaga kesehatan dan memikirkan hal-hal positif untuk menunjang prestasi,” bebernya.

Persiapan pun dilakukan dengan matang oleh juara dunia panjat tebing di IFSC Climbing World Championship 2023 itu. Juara dunia juga mengantarkannya lolos ke Olimpiade Paris.

3 dari 3 halaman

Membanggakan

Ekspresi bahagia atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi usai memastikan medali emas Asian Games 2022, Selasa (3/10/2023) malam WIB. (Dok. NOC Indonesia)

Selain Desak Rita, skateboarder Bali, Sanggoe Dharma Tanjung, juga mendapatkan bonus dari Pemprov Bali setelah meraih perak di Asian Games 2022 di cabor skateboard nomor men’s street. Sanggoe mendapatkan bonus sebesar Rp35 juta.

Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya pun bangga dengan prestasi Desak Rita dan Sanggoe Tanjung.

“Saat ini saya sangat bahagia dan beruntung bertemu adik-adik kita yang luar biasa. Saya sangat bangga prestasi dari Desak dan Sanggoe, yang bukan hanya mengharumkan nama Bali tapi Indonesia,” bebernya.

Mahendra Jaya pun optimis dengan prestasi Desak Rita dan Sanggoe Tanjung, Bali bisa memiliki prestasi lebih baik di PON XXI/2024, Sumut-Aceh. Menurutnya, prestasi Keduanya menjadi pelecut atlet lain untuk berprestasi.

“Prestasi Desak dan Sanggoe tentu membuat kami lebih optimistis. Saat PON selanjutnya setidaknya bisa mempertahankan prestasi yang luar biasa pada PON Papua lalu, di mana kami dapat posisi kelima. Mereka ini role model untuk anak-anak muda Bali,” tutup Mahendra Jaya.

Berita Terkait