Protes Pro-Palestina dan Keamanan Super Ketat Sambut Timnas Israel di Oslo

Timnas Israel akan menghadapi tuan rumah Norwegia di Oslo dalam laga Grup I kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 11 Oktober 2025, 12:30 WIB
Anggota Kelompok Aksi untuk Palestina berdemonstrasi di luar Stadion Ullevaal di Oslo pada 17 September 2025, menjelang pertandingan kualifikasi Grup I Piala Dunia 2026 antara Norwegia dan Israel pada 11 Oktober. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Ullevaal yang tiketnya telah terjual habis, yang berkapasitas lebih dari 27.000 penonton. (Gorm Kallestad/NTB/AFP)

Bola.com, Jakarta - Otoritas Norwegia menyiapkan operasi keamanan besar menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa antara Timnas Norwegia dan Timnas Israel di Oslo, menyusul protes pro-Palestina yang diperkirakan akan berlangsung pada Sabtu waktu setempat.

Timnas Israel mendarat di Bandara Gardermoen, Oslo, Kamis malam, di tengah peningkatan pengamanan yang ketat.

Advertisement

Sementara itu, Norwegian Palestine Committee telah mengumumkan rencana protes yang bertepatan dengan pertandingan, Sabtu waktu setempat atau Minggu (12-10-2025) dini hari WIB.

Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) menyatakan seluruh hasil penjualan tiket pertandingan akan disumbangkan untuk kegiatan kemanusiaan, khususnya untuk program darurat organisasi Doctors Without Borders di Gaza dan wilayah sekitarnya yang terdampak perang.


Seruan Presiden FIFA

Pemain Israel (dari kiri ke kanan bawah): Bek #03, Roy Revivo, gelandang #20 Dan Biton, gelandang #11 Oscar Gloukh, penyerang #10 Manor Solomon dan bek #02 Eli Dasa (atas) Penyerang #13 Anan Khalaili, bek #12 Stav Lemkin, gelandang #15 Eliel Peretz, bek #05 Idan Nachmias, gelandang #08 Dor Peretz dan penjaga gawang #01 Daniel Peretz berpose untuk foto tim sebelum pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa Grup I antara Israel dan Italia pada 8 September 2025 di Debrecen, Hongaria. (Attila KISBENEDEK/AFP)

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyerukan agar para pengunjuk rasa tetap tenang.

"Sekarang semua orang seharusnya bersyukur atas rencana perdamaian ini dan mendukung prosesnya," kata Infantino kepada wartawan di sela-sela pertemuan European Football Clubs (EFC), Kamis lalu.

"Tentu, ini melampaui sepak bola, tapi sepak bola juga terlibat di dalamnya," imbuhnya.

Serangan Israel ke Gaza dipicu aksi Hamas pada 2023 yang, menurut data Israel, menewaskan sekitar 1.200 orang dan membuat 251 warga menjadi sandera.


Protes Juga Akan Terjadi di Italia

Suporter Italia memegang spanduk bertuliskan 'Berhenti' sebelum dimulainya pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup I zona Eropa antara Israel dan Italia pada 9 September 2025 di Debrecen, Hungaria. (Attila KISBENEDEK/AFP)

Sementara otoritas kesehatan Palestina melaporkan bahwa kampanye darat dan udara Israel selama dua tahun berikutnya menewaskan lebih dari 67.000 orang, hampir sepertiganya di bawah usia 18 tahun.

Baru-baru ini, Israel dan Hamas mencapai kesepakatan untuk gencatan senjata.

Pada Maret lalu, Norwegia mengalahkan Israel 4-2. Dengan lima kemenangan dari lima pertandingan, tim asuhan Stale Solbakken kini berada di jalur untuk lolos ke Piala Dunia pertama mereka sejak 1998.

Minggu depan, Israel dijadwalkan bertandang ke Italia, di mana protes diperkirakan kembali akan menyelimuti laga mereka melawan Squadra Azzurra.

 

Sumber: Inside World Football

Berita Terkait