Soal Gaji ASN 2026, Begini Penjelasan Menkeu Purbaya

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa blak-blakan perihal gaji ASN di 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 27 Oktober 2025, 22:20 WIB
Menurut Purbaya sampai dengan akhir triwulan III-2025, kinerja APBN tetap terjaga dengan defisit 1,56 persen PDB dan keseimbangan primer yang positif. (merdeka.com/Arie Basuki)

Bola.com, Jakarta - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, belum dapat memastikan apakah pemerintah akan menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun anggaran 2026.

Purbaya menegaskan bahwa kebijakan terkait hal tersebut masih memerlukan pembahasan lebih lanjut bersama jajaran internal di Kementerian Keuangan.

Advertisement

Ia menyebut, setiap keputusan yang menyangkut pengelolaan keuangan negara tidak bisa diambil atau diumumkan secara terburu-buru tanpa koordinasi matang.

"Saya belum tahu. Nanti saya diskusikan sama teman-teman di kantor," ujar Purbaya saat ditemui di kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (27-10-2025).

 


Lebih Hati-Hati dalam Berbicara

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, bertemu Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, di kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Rabu (15/10/2025). (Liputan6.com/Tira)

Menkeu juga mengaku kini lebih berhati-hati dalam memberikan pernyataan di hadapan publik. Ia menyinggung pengalamannya yang sempat dikritik karena gaya komunikasinya yang dianggap terlalu blak-blakan.

"Katanya ngomongnya harus begitu sekarang, enggak boleh ceplos-ceplos. Nanti saya dimarahin, nanti saya investigasi lagi," ujarnya sambil tersenyum.

Sebelumnya, Purbaya sempat menyinggung adanya kabar mengenai rencana kenaikan gaji ASN tahun depan. Namun, ia menegaskan bahwa informasi tersebut belum dikonfirmasi langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sehingga belum bisa dianggap sebagai keputusan resmi pemerintah.

 


Peluang Kenaikan Gaji Masih Terbuka

Meski belum ada kepastian, Purbaya tidak menutup kemungkinan adanya kenaikan gaji bagi ASN pada 2026.

"Kalau kemungkinan selalu ada, cuma peluangnya berapa, kami enggak tahu," katanya menjawab pertanyaan wartawan.

Kendati begitu, ia menegaskan bahwa dirinya belum menerima perincian ataupun arahan resmi terkait rencana tersebut.

"Saya belum dengar detailnya, jadi belum bisa memastikan apa pun soal itu," jawab Purbaya.

 

Sumber: merdeka.com

Berita Terkait