8 Pemain yang Masa Depannya Bisa Berubah di Tengah Piala Dunia 2026

Berikut delapan pemain yang berpotensi jadi sorotan bursa transfer di tengah Piala Dunia 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 01 Januari 2026, 11:15 WIB
Bruno Fernandes dari Manchester United menyapa setelah pertandingan Premier League Summer Series antara Manchester United dan Everton FC di Stadion Mercedes-Benz pada 3 Agustus 2025 di Atlanta, Georgia. (AJ Reynolds/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Piala Dunia musim panas mendatang di Amerika Utara diharapkan menghadirkan banyak hal: drama, kualitas permainan kelas dunia, kisah-kisah menarik, atmosfer festival, serta, yang hampir tak terelakkan, rumor transfer.

Ketika para pemain terbaik dunia berkumpul di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, para pelatih tim nasional tentu ingin menjaga fokus anak asuhnya dari gangguan di luar lapangan.

Advertisement

Namun, harapan tersebut bukan perkara mudah diwujudkan.

Turnamen terbesar sepak bola dunia itu akan berlangsung beriringan dengan fase menuju dibukanya bursa transfer musim panas. Situasi ini membuat klub dan agen berlomba menyusun langkah sejak dini.

Tak sedikit pemain papan atas yang berpotensi berada di pusat pembicaraan, di saat yang sama mereka dituntut tampil maksimal untuk negaranya.

The Athletic menyoroti delapan nama yang diprediksi bakal ramai dibicarakan di luar pertandingan selama Piala Dunia 2026 berlangsung.


Vinicius

Vinicius Junior ditarik keluar saat Real Madrid menang 2-0 atas Sevilla pada laga pekan ke-17 La Liga di Santiago Bernabeu, Minggu (21/12/2025) dini hari WIB. Ketika berjalan keluar pada menit ke-83, Vinicius mendapat cemoohan dari sejumlah pendukung El Real yang hadir di stadion. (AP Photo/Manu Fernandez)

1. Vinicius Junior — Real Madrid dan Brasil

Real Madrid tentu enggan kehilangan satu di antara pemain paling eksplosif di dunia, terlebih saat Vinicius Junior memasuki fase emas kariernya. Namun, situasi kontrak sang penyerang membuat musim panas mendatang menjadi momen krusial.

Pada akhir Oktober, Vinicius telah menyampaikan kepada manajemen Madrid bahwa ia tidak berencana memperpanjang kontraknya.

Ketika Piala Dunia 2026 berakhir, masa baktinya akan tersisa satu tahun. Relasinya yang kurang harmonis dengan pelatih kepala Xabi Alonso menambah kompleksitas negosiasi.

Kendati klausul rilisnya mencapai 1 miliar euro, Madrid nyaris mustahil membiarkan kontraknya habis dan kehilangan sang pemain secara gratis.

Situasi ini berpotensi menjadi latar menarik di balik kiprah Brasil di Piala Dunia 2026.

2. Bruno Fernandes — Manchester United dan Portugal

Bruno Fernandes juga akan memasuki tahun terakhir kontraknya di Manchester United saat turnamen dimulai. Kondisi ini menempatkan sang gelandang dan Setan Merah pada persimpangan penting.

Pemain berusia 31 tahun itu telah menyatakan tidak akan membicarakan masa depannya hingga Piala Dunia 2026 usai. Namun, dalam realitas bursa transfer modern, komitmen tersebut sulit sepenuhnya dijaga.

Fernandes sempat menjadi incaran Al Hilal dari Arab Saudi musim panas lalu, tetapi memilih bertahan.

Meski begitu, ada sinyal bahwa MU tidak akan menghalanginya jika ia ingin mempertimbangkan tawaran baru, baik dari Timur Tengah maupun Eropa, selagi nilai pasarnya masih terjaga.


Morgan Gibbs-White

Gelandang Nottingham Forest asal Inggris Morgan Gibbs-White (kiri) berebut bola dengan bek Tottenham Hotspur asal Inggris Djed Spence selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Tottenham Hotspur dan Nottingham Forest di Stadion Tottenham Hotspur di London, pada 21 April 2025.Ben STANSALL / AFP

3. Scott McTominay — Napoli dan Skotlandia

Napoli tidak berada di bawah tekanan besar untuk melepas McTominay karena kontraknya masih tersisa dua tahun ketika Skotlandia tampil di Piala Dunia 2026.

Namun, performa konsistennya selama dua musim di Serie A membuat minat dari klub-klub mapan Eropa, Italia, hingga Arab Saudi diperkirakan meningkat.

Dengan nilai jual yang tengah tinggi, godaan untuk membuka negosiasi bisa muncul, meski hal itu berpotensi mengganggu fokus tim nasional Skotlandia.

4. Morgan Gibbs-White — Nottingham Forest dan Inggris

Gibbs-White sempat diperkirakan hengkang musim panas lalu, tetapi kontribusinya membawa Nottingham Forest lolos ke kompetisi Eropa membuatnya menandatangani kontrak baru berdurasi tiga tahun.

Situasi kini berubah. Kepergian Nuno Espirito Santo dan posisi Forest yang terpuruk di papan bawah Liga Inggris membuat peluang tampil di Eropa musim depan mengecil.

Kondisi finansial itu bisa memaksa klub melepas satu pemain bintang.

Bagi Gibbs-White, ambisi pribadi juga menjadi faktor. Jika ia masuk skuad Inggris, persoalan masa depan klub bisa berjalan beriringan dengan tugas internasionalnya.


Adam Wharton

Gelandang Nottingham Forest asal Skotlandia #08, Elliot Anderson, melanggar gelandang Crystal Palace asal Inggris #20, Adam Wharton, dalam pertandingan Premier League Inggris antara Crystal Palace dan Nottingham Forest di Selhurst Park, London selatan, pada 24 Agustus 2025. (Ben STANSALL/AFP)

5. Tino Livramento — Newcastle United dan Inggris

Newcastle United berharap bisa meredam spekulasi dengan mengikat Livramento melalui kontrak baru sebelum musim berakhir.

Jika gagal, sang bek akan memasuki dua tahun terakhir masa kontraknya saat Piala Dunia 2026 berlangsung, meski ada kemungkinan klausul perpanjangan di pihak klub.

Situasi tersebut membuka celah bagi klub-klub besar untuk mendekat, mengingat reputasi Livramento sebagai bek sayap modern yang sejak lama diminati, termasuk oleh Manchester City.

6. Adam Wharton — Crystal Palace dan Inggris

Peluang Wharton pindah terbilang kecil, mengingat kontraknya masih berlaku hingga 2029 dan ia menjadi bagian penting dari kebangkitan Crystal Palace sejak direkrut dari Blackburn Rovers.

Namun, dampaknya yang signifikan pada usia 21 tahun membuat klub-klub reguler Liga Champions sulit sepenuhnya dikesampingkan.

Wharton diprediksi masuk skuad Inggris di bawah Thomas Tuchel, yang bisa membuatnya harus menimbang masa depan di tengah turnamen.


Maghnes Akliouche

Maghnes Akliouche Masuk Radar Manchester United (AFP)

7. Antoine Semenyo — Bournemouth dan Ghana

Sebelum masa depannya ramai dibicarakan di Piala Dunia 2026, Bournemouth terlebih dahulu harus mempertahankan Semenyo pada bursa Januari 2026, sesuatu yang belum sepenuhnya aman.

Kendati baru menandatangani kontrak hingga 2030, klausul rilis 65 juta paun pada Januari bisa menggoda peminat. Liverpool, Manchester City, dan Tottenham termasuk klub yang pernah menunjukkan ketertarikan.

Jika bertahan hingga akhir musim, nilai klausul rilisnya akan lebih rendah di musim panas, membuka potensi negosiasi baru saat turnamen berlangsung.

8. Maghnes Akliouche — Monaco dan Prancis

Akliouche memilih bertahan di Monaco musim panas lalu demi jam bermain reguler dan peluang menembus skuad Prancis.

Kepindahan pada Januari ini tetap memungkinkan, tetapi skenario paling realistis adalah transfer musim panas.

Dengan Barcelona, Manchester City, dan Paris Saint-Germain sebagai peminat, Monaco dipastikan bakal menerima tawaran besar jika ia dilepas.

Satu-satunya pihak yang mungkin kurang menyambut dinamika ini adalah tim nasional Prancis, yang berharap fokus pemainnya tidak terpecah selama turnamen.

 

Sumber: The Athletic

Berita Terkait